AS Deportasi Migran Terinfeksi Covid-19, Presiden Guatemala Kecam Trump

Presiden Guatemala, Alejandro Giammattei/Net

Presiden Guatemala, Alejandro Giammattei mengecam Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang telah mendeportasi migran yang terinfeksi virus corona baru.

Giammattei mengatakan pada Kamis (21/5), deportasi tersebut telah menambah tekanan bagi lemahnya sistem kesehatan Guatemala dan semakin menyesakkan pusat karantina di sana.

"Guatemala adalah sekutu bagi Amerika Serikat, Amerika Serikat bukan sekutu untuk Guatemala," ujarnya kepada Dewan Atlantik, yang merupakan lembaga think tank urusan internasional yang berbasis di Washington.

"Kami memahami bahwa Amerika Serikat ingin mendeportasi orang, kami memahami itu. Tetapi yang tidak kami pahami adalah mereka mengirimi kami penerbangan yang terkontaminasi," paparnya seperti dimuatCNA.

Dari 2.000 kasus Covid-19 di Guatemala, sebanyak 100 di antaranya merupakan migran yang dideportasi dari AS.

"Tidak apa-apa mereka mengirimi kami orang-orang yang dideportasi, itu adalah masalah kita, pasti, tetapi juga masalah Amerika Serikat. Jadi kita harus berbagi masalah, kita harus adil," tambah Giammattei.

Lebih lanjut, mantan dokter tersebut juga mengecam kegagalan AS mengirim pasokan medis Guatemala.

"Kami melihat bagaimana Amerika Serikat telah membantu negara-negara lain, termasuk dengan ventilator, kami bahkan belum pernah makan jagung," keluh Giammattei.

Dalam sebuah pernyataan setelah komentar Giammattei, Kedutaan Besar AS di Guatemala mengatakan AS sedang mencari cara untuk membantu Guatemala. Termasyk komitemen 2,4 juta dolar AS yang akan diberikan melalui perawatan klinis, pemeriksaan kesehatan masyarakat di titik masuk perbatasan, dan pasokan medis.

Kolom Komentar


Video

Viral Tenaga Medis Keluar Dengan APD Lengkap Sambil Teriak "Kami Capek, Kami Capek"

Jumat, 22 Mei 2020
Video

Habib Umar Assegaf dan Satpol PP Asmadi Saling Memaafkan

Sabtu, 23 Mei 2020
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Pesawat Pakistan di Pemukiman Padat Penduduk

Sabtu, 23 Mei 2020

Artikel Lainnya

Trump Tanggapi Kritikan Soal Main Golf Di Tengah Wabah: Ini Membuatnya Terdengar Seperti Dosa Besar
Dunia

Trump Tanggapi Kritikan Soal..

26 Mei 2020 06:33
Lebih Dari 100 Teroris Kembali Ke Jerman
Dunia

Lebih Dari 100 Teroris Kemba..

25 Mei 2020 17:08
Kim Jong Un Memimpin Pertemuan Komisi Militer Pusat Partai Pekerja
Dunia

Kim Jong Un Memimpin Pertemu..

25 Mei 2020 15:17
Jepang Cabut Status Darurat, Menteri Ekonomi: Tetap Waspada, Kami Tidak Bisa Hilangkan Virus Menjadi Nol
Dunia

Jepang Cabut Status Darurat,..

25 Mei 2020 13:44
Menlu China: UU Baru Terkait Hong Kong Tidak Pengaruhi Hak Dan Kebebasan Penduduk, Juga Kepentingan Investor Asing Yang Sah
Dunia

Menlu China: UU Baru Terkait..

25 Mei 2020 13:03
Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19, Penerbangan Dari Brasil Ke AS Dibatasi
Dunia

Terjadi Lonjakan Kasus Covid..

25 Mei 2020 12:25
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Selandia Baru, PM Ardern: Kami Baik-baik Saja
Dunia

Gempa Magnitudo 5,8 Guncang ..

25 Mei 2020 11:36
Karena Pujiannya Kepada Gadis India, Postingan Ivanka Dibanjiri Kecaman
Dunia

Karena Pujiannya Kepada Gadi..

25 Mei 2020 10:05