Satu Dari Lima Kapal Tanker Iran Berhasil Mendekati Venezuela, Militer Siap Mengawal

Sebuah bendera Iran berkibar dari kapal tanker minyak Adrian Darya-1, yang sebelumnya dikenal sebagai Grace 1, di lepas pantai Gibraltar, 18 Agustus 2019/AFP

Satu dari lima kapal tanker Iran yang membawa muatan bahan bakar berhasil mendekati wilayah perairan Venezuela akhir pekan ini (Sabtu, 23/5).

Menurut data Refinitiv Eikon, pada Sabtu pukul 4:51 sore waktu setempat, kapal tanker yang bernama "Fortune" itu melintas di sebelah utara negara tetangga Venezuela, yakni Kepulauan Karibia, Trinidad dan Tobago.

Televisi pemerintah Venezuela melaporkan bahwa kapal itu akan tiba di perairan negara itu pada pukul 19:00 waktu setempat.

Di sisi Venezuela, menurut data yang sama seperti dilansir Reuters, memperlihatkan gambar-gambar kapal laut dan pesawat yang bersiap untuk menyambut kapal tanker Iran tersebut.

Hal tersebut sesuai dengan janji Kementerian Pertahanan Venezuela yang menyebut bahwa militer siap mengawal tanker begitu mereka mencapai Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Venezuela. Hal ini dikarenakan, pengiriman kapal tanker tersebut dianggap sebagai ancaman oleh Amerika Serikat.

Negeri Paman Sam bahkan menyebut akan menghalau pengiriman tersebut.

"Kami menyambut kapal-kapal dari Republik Islam Iran, yang akan segera tiba di pelabuhan tanah air kami," kata Wakil Presiden Urusan Ekonomi Venezuela yang juga Menteri Perminyakan negara tersebut, Tareck El Aissami, di Twitter.

Menurut keterangan pemerintah Iran dan Venezuela, serta perhitungan pihak ketiga seperti TankerTrackers.com, armada tanker tersebut membawa total 1,53 juta barel bensin dan alkilat ke Venezuela.

Pengiriman itu merupakan hal yang penting bagi Venezuela untuk mengatasi masalah kelangkaan bahan bakar.

Namun di sisi lain, pengiriman bahan bakar dari Iran ke Venezuela itu memicu perselisihan diplomatik, terutama dari Amerika Serikat. Pasalnya, kedua negara berada di bawah sanksi Amerika Serikat.

Sebagai tanggapan, Amerika Serikat membuat semacam ancaman dan tekanan dengan meningkatkan kehadiran angkatan lautnya di Karibia awal Mei ini, dengan dalih meningkatkan operasi anti-narkoba.

Namun Presiden Iran Hassan Rouhani dengan tegas memperingatkan bahwa Iran siap dengan tindakan pembalasan terhadap Amerika Serikat jika Washington bernai cari masalah dengan pengiriman lima kapan tanker tersebut.

"Jika kapal tanker kami di Karibia atau di mana pun di dunia menghadapi masalah yang disebabkan oleh Amerika Serikat, mereka (Amerika Serikat) juga akan mengalami masalah," kata Rouhani dalam percakapan telepon dengan Emir Qatar beberapa waktu lalu.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Tolak Kehadiran Militer China, Warga Kamboja Gelar Aksi Protes Dekat Kedutaan
Dunia

Tolak Kehadiran Militer Chin..

23 Oktober 2020 16:40
Hasil Pemilu Berujung Kerusuhan Berdarah, Sekjen PBB Minta Semua Pihak Di Guinea Tetap Tenang
Dunia

Hasil Pemilu Berujung Kerusu..

23 Oktober 2020 16:04
Kremlin: Presiden Putin Sudah Melakukan Segala Hal Untuk Mendamaikan Armenia Dan Azerbaijan
Dunia

Kremlin: Presiden Putin Suda..

23 Oktober 2020 15:14
Balas Serangan Roket Hamas, Israel Bombardir Situs Pembuatan Senjata Di Jalur Gaza
Dunia

Balas Serangan Roket Hamas, ..

23 Oktober 2020 14:45
Upaya Rahasia Richard Grenell Gulingkan Maduro Gagal
Dunia

Upaya Rahasia Richard Grenel..

23 Oktober 2020 14:38
Soal Bangun Aliansi Militer Dengan China, Vladimir Putin: Sangat Mungkin
Dunia

Soal Bangun Aliansi Militer ..

23 Oktober 2020 14:33
Terbukti Kacaukan Pilpres Amerika, Intelijen AS Jatuhkan Sanksi Kepada Lima Entitas Iran
Dunia

Terbukti Kacaukan Pilpres Am..

23 Oktober 2020 14:24
Khawatir Debu Kuning Musiman Dari China Bawa Virus Corona, Korut Perintahkan Warga Tetap Tinggal Di Dalam Rumah
Dunia

Khawatir Debu Kuning Musiman..

23 Oktober 2020 13:55