Sudah Berlabuh Di Venezuela, Kapal Tanker Iran 'Fortune' Tiba Dengan Selamat Tanpa Gangguan AS

Kapal tanker Iran, Fortune/Net

Kapal tanker berbendera Iran, Fortune, sudah mencapai perairan yuridiksi Venezuela dengan membawa sekitar 45,5 galon bahan bakar minyak.

Saat tiba pada Sabtu (23/5), kapal tersebut langsung dijemput oleh Angkatan Bersenjata Bolivarian Nasional (FANB).

Koresponden TeleSUR, Madeleine Gracia melaporkan, FANB tidak menghadapi masalah ketika menerima kapal tanker tersebut dan menemaninya hingga ke pelabuhan.

"Misi ini berjalan dengan normal," tekan garcia seraoya menambahkan bahwa empat kapal tanker Iran lainnya, Petunia, Forrest, Faxon, dan Clavel akan tiba dalam beberapa jam.

Pengiriman minyak Iran ke Venezuela sendiri menjadi sorotan pasalnya kedua negara tersebut mendapatkan blokade dari Amerika Serikat.

Pekan lalu, seorang pejabat senior pemerintahan Presiden Donald Trump yang tidak disebutkan identitasnya mengatakan, pengiriman bahan bakar Iran tidak hanya tidak disukai oleh AS tetapi juga tidak diterima oleh kawasan.

Ia juga mengatakan pihaknya sedang mencari langkah-langkah yang bisa diambil sebagai respons. Namun hingga saat ini, AS tidak terlihat memberikan langkah secara nyatwa.

Karena kemungkinan akan adanya upaya pemblokiran dari AS, otoritas Iran kemudian memperingatkan AS untuk tidak campur tangan dalam perdagangan antara negara-negara berdaulat.

"Memaksa negara untuk mematuhi tuntutan ilegal AS mengancam multilateralisme, sebagai dasar hubungan internasional, dan menetapkan preseden berbahaya, membuka jalan bagi mereka yang bercita-cita memecah belah, bukan menyatukan negara," ujar Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dalam suratnya yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres pada Jumat (22/5).

Beberapa jam sebelum kedatangan kapal tanker Iran, Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza melakukan pembicaraan dengan anggota Dewan Urusan Hemispheric (COHA) mengenai efek negatif dari tindakan koersif AS.

Melalui konferensi video, Arreaza memberi tahu COHA bahwa blokade AS merupakan tindakan sewenang-wenang dan ilegal terhadap rakyat Venezuela.

Kolom Komentar


Video

Viral Perilaku Pegawai Starbucks Intip Payudara pelanggan dari CCTV

Kamis, 02 Juli 2020
Video

Karpet Merah Perusahaan Relokasi Dari China

Kamis, 02 Juli 2020
Video

Berstatus Tersangka, Jack Boyd Lapian Jalani Pemeriksaan Perdana Di Bareskrim

Jumat, 03 Juli 2020

Artikel Lainnya

Pernah Hadiri Acara Tanpa Masker Pacar Trump Junior Sekaligus Penasehat Kampanye Donald Trump Positif Covid-19
Dunia

Pernah Hadiri Acara Tanpa Ma..

04 Juli 2020 17:34
Antisipasi Infeksi Baru Di Sekitar Pemakaman, Bolivia Membuat Kuburan Massal Untuk Korban Covid-19
Dunia

Antisipasi Infeksi Baru Di S..

04 Juli 2020 17:18
Krisis Lebanon: 75 Persen Rakyat Kelaparan, Dua Warga Memilih Bunuh Diri
Dunia

Krisis Lebanon: 75 Persen Ra..

04 Juli 2020 16:25
Ekstremis ISIS Asal Prancis Hanya Dijatuhi Hukuman 30 Tahun Penjara, Hakim Beralasan Ingin Memberi Secercah Harapan Untuk Berevolusi
Dunia

Ekstremis ISIS Asal Prancis ..

04 Juli 2020 15:52
Aktivis Hong Kong Joshua Wong Bantah Minta Intervensi Jerman
Dunia

Aktivis Hong Kong Joshua Won..

04 Juli 2020 14:55
Marah Banyak Yang Ikut Campur Urusan Hagia Sopia, Erdogan: Kami Melindungi Hak-hak Muslim Negara Ini!
Dunia

Marah Banyak Yang Ikut Campu..

04 Juli 2020 13:53
Peduli Hak Hewan, Tunangan PM Inggris Serukan Boikot Produk Kelapa Yang Eksploitasi Tenaga Monyet
Dunia

Peduli Hak Hewan, Tunangan P..

04 Juli 2020 13:37
iPhone Stop Produksinya Di India, Gara-gara Bentrokan Perbatasan Dan Aksi Boikot
Dunia

iPhone Stop Produksinya Di I..

04 Juli 2020 13:01