Menlu Retno: Kepemimpinan AS Penting Untuk Perdamaian Di Afganistan

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo/Net

Indonesia menyambut semua perkembangan baik yang telah terjadi di Afganistan dalam beberapa waktu terakhir. Mulai dari kesepakatan politik hingga gencatan senjata, termasuk berbagai inisiasi yang dilakukan oleh Amerika Serikat.

Pada 17 Mei, Presiden Ashraf Ghani dan rivalnya, Abdullah Abdullah telah menandatangani perjanjian pembagian kekuasaan guna mengakhiri kebuntuan politik. Kemudian setelah itu, Taliban mengumumkan gencatan senjata secara sukarela selama beberapa hari ketika Hari Raya Idul Fitri.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, langkah-langkah yang telah dilakukan menjadi sangat penting bagi perkembangan proses Intra-Afghan Dialogue.

Itu, ia sampaikan ketika melakukan panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo pada Rabu (27/5).

"Dalam kesempatan itu, Ibu Menlu menegaskan pentingnya leadership atau kepemimpinan dari Amerika untuk terus mendorong proses perdamaian di Afganistan," ungkap Plt. Kepala Biro Dukungan Strategis Pimpinan (BSDP) Kementerian Luar Negeri, Achmad Rizal Purnama dalam konferensi pers virtual pada Rabu.

Selain itu, Rizal juga mengatakan, Retno bersama dengan empat Menteri Luar Negeri lainnya, yaitu Qatar, Norwegia, Jerman, dan Uuzbekistan telah membuat pernyataan bersama.

"Lima negara tersebut terus melihat perkambangan Afganistan dari dekat dan mendorong proses Intra-Afghan Dialogue sehingga perdamaian yang lestari bisa segera tercapai," tambahnya.

Kolom Komentar


Video

Viral Perilaku Pegawai Starbucks Intip Payudara pelanggan dari CCTV

Kamis, 02 Juli 2020
Video

Karpet Merah Perusahaan Relokasi Dari China

Kamis, 02 Juli 2020
Video

Berstatus Tersangka, Jack Boyd Lapian Jalani Pemeriksaan Perdana Di Bareskrim

Jumat, 03 Juli 2020

Artikel Lainnya

Pernah Hadiri Acara Tanpa Masker Pacar Trump Junior Sekaligus Penasehat Kampanye Donald Trump Positif Covid-19
Dunia

Pernah Hadiri Acara Tanpa Ma..

04 Juli 2020 17:34
Antisipasi Infeksi Baru Di Sekitar Pemakaman, Bolivia Membuat Kuburan Massal Untuk Korban Covid-19
Dunia

Antisipasi Infeksi Baru Di S..

04 Juli 2020 17:18
Krisis Lebanon: 75 Persen Rakyat Kelaparan, Dua Warga Memilih Bunuh Diri
Dunia

Krisis Lebanon: 75 Persen Ra..

04 Juli 2020 16:25
Ekstremis ISIS Asal Prancis Hanya Dijatuhi Hukuman 30 Tahun Penjara, Hakim Beralasan Ingin Memberi Secercah Harapan Untuk Berevolusi
Dunia

Ekstremis ISIS Asal Prancis ..

04 Juli 2020 15:52
Aktivis Hong Kong Joshua Wong Bantah Minta Intervensi Jerman
Dunia

Aktivis Hong Kong Joshua Won..

04 Juli 2020 14:55
Marah Banyak Yang Ikut Campur Urusan Hagia Sopia, Erdogan: Kami Melindungi Hak-hak Muslim Negara Ini!
Dunia

Marah Banyak Yang Ikut Campu..

04 Juli 2020 13:53
Peduli Hak Hewan, Tunangan PM Inggris Serukan Boikot Produk Kelapa Yang Eksploitasi Tenaga Monyet
Dunia

Peduli Hak Hewan, Tunangan P..

04 Juli 2020 13:37
iPhone Stop Produksinya Di India, Gara-gara Bentrokan Perbatasan Dan Aksi Boikot
Dunia

iPhone Stop Produksinya Di I..

04 Juli 2020 13:01