Penyidikan Kasus Mantan Penasihat Trump, Hasil Transkip Percakapan Ada Permintaan Flynn Kepada Rusia Untuk Hindari 'Tit For Tat'.

mantan penasihat keamanan nasional Michael Flynn meninggalkan Pengadilan Federal Prettyman setelah sidang hukuman di Pengadilan Distrik AS 18 Desember 2018 di Washington, DC/Net.

Transkip percakapan antara  mantan penasihat keamanan nasional Michael Flynn dan mantan Duta Besar Rusia untuk AS, Sergey Kislyak, diumumkan secara terbuka pada Jumat kemarin.

Flynn, seorang pensiunan letnan jenderal Angkatan Darat yang juga adalah penasihat Presiden Donald Trump, mengaku bersalah pada bulan Desember 2017 karena berbohong kepada FBI tentang percakapannya dengan duta besar Rusia untuk AS pada saat itu, Sergey Kislyak.

Transkip percakapan itu terperinci sejak Desember 2016, pada minggu-minggu sebelum Presiden Donald Trump menjabat, menawarkan bukti publik paling jelas hingga saat ini bahwa Flynn memang membahas sanksi secara khusus selama pembicaraan mereka, meskipun Flynn mengatakan kepada FBI dan Wakil Presiden Mike Pence bahwa mereka tidak melakukannya.

Dalam satu panggilan per 29 Desember 2016, setelah pemerintahan Obama memberikan sanksi kepada Rusia dan mengusir para diplomatnya karena ikut campur dalam pemilihan, Flynn secara khusus menyebutkan tindakan-tindakan itu. Dia kemudian mendesak Rusia untuk membatasi pembalasannya.

"Jangan, jangan melakukannya, jangan melangkah lebih jauh dari yang seharusnya," tambah Flynn dalam transkip itu. "Karena aku tidak ingin kita masuk ke sesuatu yang harus meningkat, pada, kau tahu, 'Tit For Tat'? Itu balasan yang setimpal. Anda masih mendengarkan saya, Duta Besar?"

Trump telah lama berkutat dengan penilaian agen-agen intelijen AS bahwa Rusia ikut campur dalam pemilu 2016.

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence, dalam sebuah wawancara pada 15 Januari 2017, mengatakan ketidaktahuannya. "Itu benar-benar kebetulan bahwa mereka memiliki percakapan," kata Pence ketika itu, "Mereka tidak membahas apa pun yang berkaitan dengan keputusan Amerika Serikat untuk mengusir para diplomat atau memaksakan kecaman terhadap Rusia."

Trump akhirnya memecat Flynn setelah diketahui bahwa Flynn erbohong kepada Pence tentang panggilan itu. Flynn juga mengaku bersalah berbohong kepada FBI tentang panggilan-panggilan Kislyak yang sama.

Namun Trump sejak itu telah berubah pikiran, bersatu untuk membela Flynn ketika Departemen Kehakiman berusaha untuk menjatuhkan kasusnya terhadap dirinya meskipun ada permohonan bersalah sebelumnya, yang kemudian Flynn berusaha untuk menariknya.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Tolak Kehadiran Militer China, Warga Kamboja Gelar Aksi Protes Dekat Kedutaan
Dunia

Tolak Kehadiran Militer Chin..

23 Oktober 2020 16:40
Hasil Pemilu Berujung Kerusuhan Berdarah, Sekjen PBB Minta Semua Pihak Di Guinea Tetap Tenang
Dunia

Hasil Pemilu Berujung Kerusu..

23 Oktober 2020 16:04
Kremlin: Presiden Putin Sudah Melakukan Segala Hal Untuk Mendamaikan Armenia Dan Azerbaijan
Dunia

Kremlin: Presiden Putin Suda..

23 Oktober 2020 15:14
Balas Serangan Roket Hamas, Israel Bombardir Situs Pembuatan Senjata Di Jalur Gaza
Dunia

Balas Serangan Roket Hamas, ..

23 Oktober 2020 14:45
Upaya Rahasia Richard Grenell Gulingkan Maduro Gagal
Dunia

Upaya Rahasia Richard Grenel..

23 Oktober 2020 14:38
Soal Bangun Aliansi Militer Dengan China, Vladimir Putin: Sangat Mungkin
Dunia

Soal Bangun Aliansi Militer ..

23 Oktober 2020 14:33
Terbukti Kacaukan Pilpres Amerika, Intelijen AS Jatuhkan Sanksi Kepada Lima Entitas Iran
Dunia

Terbukti Kacaukan Pilpres Am..

23 Oktober 2020 14:24
Khawatir Debu Kuning Musiman Dari China Bawa Virus Corona, Korut Perintahkan Warga Tetap Tinggal Di Dalam Rumah
Dunia

Khawatir Debu Kuning Musiman..

23 Oktober 2020 13:55