Sejak 18 Maret, Malaysia Sudah Tahan 15.000 Orang Pelanggar MCO

Checkpoint di jalan saat MCO/Net

Sebanyak hampir 15.000 orang sudah ditahan oleh Polisi Diraja Malaysia karena melanggar aturan movement control order (MCO) atau perintah pengendalian gerakan yang berfungsi untuk mengekang penyebaran virus corona baru.

Sejak MCO diberlakukan pada 18 Maret, ada 14.922 orang yang telah ditahan dalam dua fase. Fase 1 berjumlah  orang, sementara 3.627 orang, sementara Fase 2 berjumlah 11.295. Itu artinya naik sebesar 7.668 dari Fase 1.

Direktur Departemen Investigasi Kriminal, Huzir Mohamed, mengatakan lebih banyak orang yang melanggar MCO ketika Fase 2 dilakukan.

"Beberapa dari orang-orang ini ditahan karena melalui penghalang jalan (checkpoint) hingga tiga hingga empat kali dengan tujuan untuk membeli kebutuhan," papar Huzir dalam konferensi pers di Bukit Aman, Malaysia, Minggu (31/5).

"Ada juga individu yang tidak dapat memberikan alasan ketika ditanya," tambahnya seperti dilansir Berita Harian.

Huzir mengatakan, sesuai dengan arahan Menteri Pertahanan Ismail Sabri, polisi akan terus melakukan tindakan penahanan pada setiap orang yang melanggar aturan MCO.

"Kami akan menangkap orang-orang yang terlibat dan membawa mereka ke kantor polisi untuk membuka surat-surat investigasi atas pelanggaran terhadap MCO sebelum mengajukannya ke pengadilan," ujar Huzir.

Ada pun, hingga saat ini, Huzir menyebut, sudah ada 5.930 pelaku yang sudah didakwa di pengadilan atas pelanggaran MCO.

Sementara untuk pemberlakuan Fase 3 MCO, Huzir menegaskan pihaknya tidak akan memberikan kompromi bagi orang yang keluar rumah tanpa alasan yang masuk akal.

Kolom Komentar


Video

Tamu Al Fateh | Teguh Timur | CEO RMOL | Owner Malik Arslan | Jakarta | Indonesia | Al fateh carpets

Rabu, 23 September 2020
Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Pilpres AS 2020, Hasil Jajak Pendapat Perolehan Joe Biden - Donald Trump Hanya Terpaut Tipis
Dunia

Pilpres AS 2020, Hasil Jajak..

25 September 2020 06:51
Nancy Pelosi: Omong-omong Anda Tidak Berada Di Korea Utara Atau Arab Saudi. Ini Amerika, Tuan Trump!
Dunia

Nancy Pelosi: Omong-omong An..

25 September 2020 06:33
Hamas Dan Fatah Mulai Akur, Sepakat Gelar Pemilu Pertama Palestina Sejak 15 Tahun
Dunia

Hamas Dan Fatah Mulai Akur, ..

25 September 2020 06:14
Ditangkap Polisi Hong Kong, Aktivis Joshua Wong Tegaskan Dia Akan Tetap Melawan
Dunia

Ditangkap Polisi Hong Kong, ..

25 September 2020 05:58
Kantong Plastik Berisi Uang Tunai 18 Juta Dolar AS Ditemukan Di Dinding Rumah Pablo Escobar
Dunia

Kantong Plastik Berisi Uang ..

24 September 2020 23:48
Hasil Banding, Pengadilan Di Jerman Izinkan Azan Berkumandang Lagi
Dunia

Hasil Banding, Pengadilan Di..

24 September 2020 19:26
Tak Mau Kalah Dari Trump, Vladimir Putin Ikut Masuk Nominasi Penerima Nobel
Dunia

Tak Mau Kalah Dari Trump, Vl..

24 September 2020 17:47
Kapal Rusia Masuk Perairan Teritorialnya, Swedia Marah: Itu Kejahatan!
Dunia

Kapal Rusia Masuk Perairan T..

24 September 2020 17:14