Makin Rumit, Jubir Tanggapi Tuduhan Mantan Penasihat Obama Bahwa Rusia Berada Di Belakang Kerusuhan AS

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova kecam pernyataan Susan Rice yang menuduh Rusia ada di balik kerusuhan AS/Net

Pernyataan mantan Penasihat Keamanan Nasional AS yang menyebut ada keterlibatan Rusia dalam organisasi kerusuhan di Amerika Serikat ditanggapi dengan keras oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova

"Anda mengulangi kesalahan hari ini, bersama dengan seorang reporter CNN, menggunakan metode manipulasi informasi yang kotor, seperti berita palsu dan sama sekali tidak ada fakta untuk membuktikan tuduhan Anda," tulis Zakharova di laman Facebook, sambil menandai Susan Rice.

"Wawancaramu dengan CNN adalah contoh sempurna kebohongan!" kecam Zakharova.

Kementerian Luar Negeri meminta agar Susan Rice berhenti memainkan "kartu Rusia" dan kembali ke kenyataan.

"Saya ingin mengingatkan Anda bahwa media sosial, yang Anda yakini digunakan oleh agen-agen Rusia untuk memicu protes di kota-kota Amerika, terdaftar di Amerika Serikat, milik Amerika dan diatur oleh undang-undang Amerika," kata Zakharova. "Pergi keluar dan hadapi orang-orangmu! Lihat mata mereka dan coba katakan pada mereka bahwa mereka dikendalikan oleh Rusia melalui YouTube dan Facebook. Dan aku akan duduk dan menonton 'tindakan luar biasa Amerika',” ujar Zakharova, seperti dikutip dari Tass, Senin (1/6).

Kerusuhan massal pecah di Minnesota dan sejumlah negara bagian lain pasca kematian Geoge Floyd. Pria kulit hitam itu tewas setelah mendapat perlakuan keji petugas polisi yang menangkapnya.

Aksi protes itu berubah anarkis dan merupakan kerusuhan menakutkan yang belum pernah terjadi.

Mantan Penasihat Keamanan Nasional untuk Presiden ke-44 Amerika Serikat (AS) Barack Obama, Susan Rice, menuding Rusia bertanggung jawab atas aksi anarkis itu. Bahkan dalam sebuah pernyataan, Susan Rice menegaskan bukan orang Amerika yang berada di balik unjuk rasa besar-besar itu.

Kepolisian di Minnesota, yang menjadi lokasi pusat kerusuhan, menyalahkan 'supremasi kulit putih' dan kartel narkoba yang ada di balik kerusuhan itu.

Sementara Presiden AS Donald Trump dan Departemen Kehakiman menyalahkan gerilyawan sayap kiri 'Antifa'. Sedangkan Susan Rice terang-terangan mengatakan pihak yang benar-benar berada di belakang aksi ini adalah Rusia.

"Saya berani bertaruh, ini perbuatan Rusia," kata Rice. "Saya tidak akan terkejut mengetahui bahwa mereka mendanai dengan cara atau bentuk apa pun."

Beberapa pihak memaklumi Rice berbicara demikian karena belakangan Rusia tengah bersitegang dengan AS dan berusaha mengoyak dari dalam.

Mantan Wali Kota New Orleans, Marc Morial juga sempat menyatakan pada hari Sabtu lalu bahwa agen-agen Rusia telah memicu terjadinya kerusuhan itu.

Namun, Peneliti Global Policy Institute George Szamuely mengatakan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Rusia terlibat dalam aksi ini.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Tamu Al Fateh | Teguh Timur | CEO RMOL | Owner Malik Arslan | Jakarta | Indonesia | Al fateh carpets

Rabu, 23 September 2020
Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Pilpres AS 2020, Hasil Jajak Pendapat Perolehan Joe Biden - Donald Trump Hanya Terpaut Tipis
Dunia

Pilpres AS 2020, Hasil Jajak..

25 September 2020 06:51
Nancy Pelosi: Omong-omong Anda Tidak Berada Di Korea Utara Atau Arab Saudi. Ini Amerika, Tuan Trump!
Dunia

Nancy Pelosi: Omong-omong An..

25 September 2020 06:33
Hamas Dan Fatah Mulai Akur, Sepakat Gelar Pemilu Pertama Palestina Sejak 15 Tahun
Dunia

Hamas Dan Fatah Mulai Akur, ..

25 September 2020 06:14
Ditangkap Polisi Hong Kong, Aktivis Joshua Wong Tegaskan Dia Akan Tetap Melawan
Dunia

Ditangkap Polisi Hong Kong, ..

25 September 2020 05:58
Kantong Plastik Berisi Uang Tunai 18 Juta Dolar AS Ditemukan Di Dinding Rumah Pablo Escobar
Dunia

Kantong Plastik Berisi Uang ..

24 September 2020 23:48
Hasil Banding, Pengadilan Di Jerman Izinkan Azan Berkumandang Lagi
Dunia

Hasil Banding, Pengadilan Di..

24 September 2020 19:26
Tak Mau Kalah Dari Trump, Vladimir Putin Ikut Masuk Nominasi Penerima Nobel
Dunia

Tak Mau Kalah Dari Trump, Vl..

24 September 2020 17:47
Kapal Rusia Masuk Perairan Teritorialnya, Swedia Marah: Itu Kejahatan!
Dunia

Kapal Rusia Masuk Perairan T..

24 September 2020 17:14