Aksi Mulai Mereda, Relawan Turun Membersihkan Sisa Kerusuhan Dan Menghimpun Dana

Relawan membersihkan grafiti di dinding dan puing-puing pasca kerusuhan AS/Net

Beberapa wilayah di Amerika Serikat mulai mereda setelah enam hari berturut-turut kerusuhan memporak porandakan kota. Di Minneapolis,  Minnesota, lokasi awal aksi protes bermula, kelompok-kelompok relawan mulai turun membersihkan puing-puing, sejak Senin hingga hari ini (2/6).

Para relawan mengumpulkan sampah, puing, memasukkannya ke kantong sampah, serta membersihkan kaca yang penuh coretan. Mereka juga menyisir tempat-tempat protes berkecamuk malam sebelumnya, seperti dikutip dari Aljazeerah.

"Kami ingin membantu memberkati kota itu, memberikan kota harapan, memberi kota kepercayaan, dan memberikan kota cinta," kata salah satu pendiri kelompok Support the Cities, yang telah membantu melakukan pembersihan, Richie Stark.

Beberapa orang masih tenggelam dalam aksi protes, sementara yang lain telah mengalihkan enerjinya untuk bebersih. Bagi mereka dukungan bisa diberikan dalam banyak cara, termasuk kegiatan relawan itu.

"Saya hanya berusaha menunjukkan bahwa kita sebagai komunitas dapat mengambil bagian dari dukungan dengan cara yang berbeda," kata relawan lainnya.

Ada juga yang membantu mengecat ulang dinding yang penuh dengan coretan dan kotoran. Toko-toko hancur, fasilitas rusak berat. Para relawan membantu membersihkan bukan dengan hati yang senang tetapi sebaliknya, mereka merasa sedih dan teramat sakit.

"Saya pikir ada banyak kemarahan. Saya pribadi tidak tahu bagaimana bisa menghancurkan sesuatu, atau memecahkannya. Masyarakat kita memang lebih mudah menunjukkan kerusuhan daripada menunjukkan protes damai," kata relawan lainnya.

Tidak sekedar tenaga, para relawan juga mencoba menghimpun dana untuk membantu pemilik kedai atau toko yang hancur. Paling tidak, bantuan itu bisa sedikit melegakan untuk membeli kembai beberapa alat agar usaha mereka bisa berjalan lagi.

Koridor Lake Street, di mana penuh dengan restoran, toko roti, dan pasar imigran yang terkena imbas kerusuhan, terlihat berantakan.

"Diperlukan jutaan dolar untuk membangun kembali dan lebih dari 27 ribu orang telah menyumbang untuk mewujudkannya," ujar laporan Lake Street Council.

Tidak sedikit orang-orang yang mengkritik penjarahan dan kerusuhan yang terjadi, dan menyebutnya sebagai alasan untuk aksi protes atau 'alasan untuk melakukan aksi kriminal.'

"Jendela kaca pecah, entah berapa harganya kini, walau memang akan digantikan oleh asuransi. Tetapi prosesnya memakan waktu yang lama. Kami tidak bisa membuka toko sampai ada penggantian kaca dan pintu," ujar para pemilik toko, seperti dikutip VOA.

"Kami berkumpul bersama untuk satu tujuan baik, yaitu membawa keadilan untuk apa yang terjadi kepada toko-toko ini," ujar Pierre Paul, salah satu penyelenggara di Minneapolis kepada Fox9.

"Dan semoga saja kami bisa membawa kembali keadilan untuk warga Amerika keturunan Afrika."
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

WHO Kecam Pembuat Vaksin Yang Prioritaskan Keuntungan Di Tengah Pandemi
Dunia

WHO Kecam Pembuat Vaksin Yan..

19 Januari 2021 14:01
Jepang Dalam Mode Siaga Tinggi, Temukan Kasus Varian Baru Tanpa Riwayat Perjalanan Ke Inggris
Dunia

Jepang Dalam Mode Siaga Ting..

19 Januari 2021 13:26
Klaim Tak Punya Kasus Virus Corona, Turkmenistan Jadi Negara Asia Tengah Pertama Yang Daftarkan Vaksin Rusia
Dunia

Klaim Tak Punya Kasus Virus ..

19 Januari 2021 13:22
Imbauan Carrie Lam: Sebaran Covid-19 Tidak Berhubungan Dengan Ras Atau Etnis
Dunia

Imbauan Carrie Lam: Sebaran ..

19 Januari 2021 13:04
Tidak Bijak Bagi Joe Biden Untuk Mengubur Pencapaian Manis Donald Trump Atas Korea Utara
Dunia

Tidak Bijak Bagi Joe Biden U..

19 Januari 2021 12:38
Pemilu Palestina, PM Mohammed Shtayyeh Minta Uni Eropa Kirim Pengamat Independen
Dunia

Pemilu Palestina, PM Mohamme..

19 Januari 2021 12:15
Kecewa Dengan UE, Kosovo Putuskan Untuk Ambil Sikap Dalam Waktu Dekat
Dunia

Kecewa Dengan UE, Kosovo Put..

19 Januari 2021 11:49
Jepang: Tuntutan Kompensasi Korsel Atas Korban Jugun Ianfu Merusak Hubungan
Dunia

Jepang: Tuntutan Kompensasi ..

19 Januari 2021 11:37