Demo Tanpa Jarak Sosial Di Amsterdam Buat Pakar Kesehatan Ketakutan: Bisa Jadi Penyebaran Super

Demonstrasi di Amsterdam, Belanda pada 1 Juni 2020/Net

Gelombang protes solidaritas anti-rasisme di Amsterdam kemarin telah menyisakan begitu banyak kekhawatiran bagi pemerintah Belanda dan para pakar kesehatan.

Pasalnya, protes yang dipicu oleh kematian warga Amerika Serikat (AS) berkulit hitam, George Floyd, tersebut tidak dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (1/6). Peserta unjuk rasa yang diperkirakan hanya 200 hingga 300 orang kemudian membengkak menjadi ribuan orang.

Walikota Amsterdam, Femke Halsema, mengatakan bahwa pemerintah kota terperangah dengan jumlah peserta yang besar dan tidak bisa melakukan intervensi. Pada akhirnya, ia mengatakan hanya membela hak publik untuk melakukan demonstrasi.

"Saya telah melihat bagaimana pertemuan ini berkembang menjadi peristiwa besar di Berlin dan London dan kota-kota AS," ujar Helsema dalam sebuah wawancara yang dikutip CNA.

Bukan hanya Halsema, anggota parlemen Klass Dijkhof juga mengungkapkan kekhawatirannya akan potensi lonjakan kasus Covid-19 di Belanda. Ia kemudian mendesak warga yang mengikuti unjuk rasa untuk melakukan karantina mandiri selama dua pekan.

Di sisi lain, demonstrasi terbesar sejak kuncian dilakukan tersebut juga dikatakan oleh seorang ahli virus di rumah sakit UMC Amsterdam, Menno de Jong bisa menciptakan penyebaran super.

"Ini persis apa yang tidak kita inginkan. Anda tidak perlu menjadi ahli virus untuk mencapai kesimpulan ini. Ada alasan kita berbicara mengenai jarak sosial selama berbulan-bulan. Ini bisa berpotensi menjadi peristiwa yang disebut penyebaran super," ujarnya.

Hingga saat ini, Belanda sendiri sudah mencatat hampir enam ribu kematian akibat Covid-19. Pemerintah juga sudah memberikan aturan denda sekitar 400 dolar AS bagi warga yang melarang aturan pembatasan sosial.

Kolom Komentar


Video

Viral Perilaku Pegawai Starbucks Intip Payudara pelanggan dari CCTV

Kamis, 02 Juli 2020
Video

Karpet Merah Perusahaan Relokasi Dari China

Kamis, 02 Juli 2020
Video

Berstatus Tersangka, Jack Boyd Lapian Jalani Pemeriksaan Perdana Di Bareskrim

Jumat, 03 Juli 2020

Artikel Lainnya

Pernah Hadiri Acara Tanpa Masker Pacar Trump Junior Sekaligus Penasehat Kampanye Donald Trump Positif Covid-19
Dunia

Pernah Hadiri Acara Tanpa Ma..

04 Juli 2020 17:34
Antisipasi Infeksi Baru Di Sekitar Pemakaman, Bolivia Membuat Kuburan Massal Untuk Korban Covid-19
Dunia

Antisipasi Infeksi Baru Di S..

04 Juli 2020 17:18
Krisis Lebanon: 75 Persen Rakyat Kelaparan, Dua Warga Memilih Bunuh Diri
Dunia

Krisis Lebanon: 75 Persen Ra..

04 Juli 2020 16:25
Ekstremis ISIS Asal Prancis Hanya Dijatuhi Hukuman 30 Tahun Penjara, Hakim Beralasan Ingin Memberi Secercah Harapan Untuk Berevolusi
Dunia

Ekstremis ISIS Asal Prancis ..

04 Juli 2020 15:52
Aktivis Hong Kong Joshua Wong Bantah Minta Intervensi Jerman
Dunia

Aktivis Hong Kong Joshua Won..

04 Juli 2020 14:55
Marah Banyak Yang Ikut Campur Urusan Hagia Sopia, Erdogan: Kami Melindungi Hak-hak Muslim Negara Ini!
Dunia

Marah Banyak Yang Ikut Campu..

04 Juli 2020 13:53
Peduli Hak Hewan, Tunangan PM Inggris Serukan Boikot Produk Kelapa Yang Eksploitasi Tenaga Monyet
Dunia

Peduli Hak Hewan, Tunangan P..

04 Juli 2020 13:37
iPhone Stop Produksinya Di India, Gara-gara Bentrokan Perbatasan Dan Aksi Boikot
Dunia

iPhone Stop Produksinya Di I..

04 Juli 2020 13:01