Kematian George Floyd, Polisi Yang Dipecat Menghilang Dari Minneapolis Dan Punya Catatan Kriminal Lain

Aksi Protes Kematian George Floyd/Net

Tou Thao berdiri menyaksikan ketiga rekannya menjepit tubuh George Floyd. Pria kulit hitam itu ditangkap atas laporan pemilik toko di mana Floyd membayar dengan uang palsu 20 dolar AS untuk membeli rokok dan miuman. Ketiga rekannya menjepit di bagian dada, leher, dan bagian bawah tubuh Floyd.

Perwira polisi Minnesota berusia 34 tahun itu memberi tahu orang-orang di sekitar untuk menjaga jarak sementara para petugas terus menjepit George Floyd hingga akhirnya, Floyd kehilangan kesadaran dan meninggal dunia.

Selama delapan menit dan 46 detik, Thao, seorang veteran pasukan 10 tahun, tidak melakukan apa pun, berdiri di lokasi kejadian sambil sesekali mengingatkan orang-orang untuk menjaga jarak.

Kematian Floyd menimbulkan aksi protes dan belakangan meletuskan kerusuhan massal yang beringas. Thao bersama dua rekannya dipecat dari pekerjaannya sementara Chauvin, yang menjepit Floyd pada bagan leher hingga tewas, ditahan dan diancam 20 tahun penjara.

Thao yang ketakutan atas kerusuhan massal itu segera meninggalkan Amerika. Star Tribune di Minnesota melaporkan Thao minggat dengan menutup media sosial dan mematikan saluran teleponnya. Thao kabur.

Pengacaranya mengatakan dia "aman di tempat lain". Tapi tidak peduli seberapa jauh dia melangkah, dia tidak bisa lepas dari masa lalunya, tulis media nzherald.

Selain dipecat atas kasus kematian Floyd, ternyata Thao sedang menghadapi enam tuduhan lainnya secara terpisah, menurut catatan data pelaporan.

Dua tahun lalu, Thao dan seorang perwira Minnesota melakukan tindakan kekerasan kepada pria kulit hitam, Lamar Ferguson, yang kemudian kasusnya diselesaikan di luar pengadilan dengan uang damai sebesar 25.000 dolar AS.

Kejadian tahun 2014 lalu itu,  Lamar saat itu tidak melakukan tindakan kejahatan apa pun kecuali sedang berjalan bersama isterinya yang sedang hamil. Tiba-tiba Thao mendekati dan bertanya apa yang sedang dilakukannya. Merasa tidak melakukan apa pun, Lamar terus berjalan.

"Mereka tidak punya alasan untuk menghentikan saya, mereka mulai bertanya kepada saya sejumlah pertanyaan, ke mana saya akan pergi," kata Lamar, mengutip US Sun, Rabu (3/5).

"Mereka tidak menemukan obat-obatan atau senjata apa pun. [Thao] adalah yang paling agresif, saya diborgol dalam beberapa menit pertama kejadian. Saya dipukuli. Saya ngeri. Saya masih di gang, mereka mulai mengayunkanku dan membantingku ke tanah."

Saat berada di luar negara bagian, sebuah konspirasi muncul yang menghubungkan Thao dengan istri petugas Derek Chauvin, polisi yang menjepit leher Floyd. The Associated Press melaporkan adanya isu bahwa Thao adalah saudara lelaki Kellie, istri Chauvin.

Namun, pengacara Kellie mengatakan, Chauvin memang memiliki saudara lelaki yang bekerja di kepolisian St. Paul terdekat, tetapi dia tidak memiliki hubungan keluarga dengan Thao, menurut pengacara perceraiannya.

Thao bukan satu-satunya perwira yang melarikan diri dari Minneapolis setelah video kematian Floyd mulai beredar dan para perusuh turun ke Twin Cities.

Menurut Tribune, petugas Thomas Lane, yang pertama kali berada di tempat kejadian pada penangkapan Senin lalu, "pergi dari Minneapolis" dan "tidak memberi tahu siapa pun ke mana ia pergi".

J Alexander Kueng, perwira keempat yang terlibat dalam kematian Floyd, diyakini tetap tinggal bersama keluarga di Minneapolis.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

WHO Kecam Pembuat Vaksin Yang Prioritaskan Keuntungan Di Tengah Pandemi
Dunia

WHO Kecam Pembuat Vaksin Yan..

19 Januari 2021 14:01
Jepang Dalam Mode Siaga Tinggi, Temukan Kasus Varian Baru Tanpa Riwayat Perjalanan Ke Inggris
Dunia

Jepang Dalam Mode Siaga Ting..

19 Januari 2021 13:26
Klaim Tak Punya Kasus Virus Corona, Turkmenistan Jadi Negara Asia Tengah Pertama Yang Daftarkan Vaksin Rusia
Dunia

Klaim Tak Punya Kasus Virus ..

19 Januari 2021 13:22
Imbauan Carrie Lam: Sebaran Covid-19 Tidak Berhubungan Dengan Ras Atau Etnis
Dunia

Imbauan Carrie Lam: Sebaran ..

19 Januari 2021 13:04
Tidak Bijak Bagi Joe Biden Untuk Mengubur Pencapaian Manis Donald Trump Atas Korea Utara
Dunia

Tidak Bijak Bagi Joe Biden U..

19 Januari 2021 12:38
Pemilu Palestina, PM Mohammed Shtayyeh Minta Uni Eropa Kirim Pengamat Independen
Dunia

Pemilu Palestina, PM Mohamme..

19 Januari 2021 12:15
Kecewa Dengan UE, Kosovo Putuskan Untuk Ambil Sikap Dalam Waktu Dekat
Dunia

Kecewa Dengan UE, Kosovo Put..

19 Januari 2021 11:49
Jepang: Tuntutan Kompensasi Korsel Atas Korban Jugun Ianfu Merusak Hubungan
Dunia

Jepang: Tuntutan Kompensasi ..

19 Januari 2021 11:37