Kerusuhan Amerika, 70 Lokasi Tes Virus Corona Rusak Berat

Aksi Kerusuhan di Minneapolis, AS/Net

Sebanyak 70 lokasi tes virus corona terpaksa harus ditutup sejak kerusuhan di beberapa wilayah Amerika Serikat meletus. Kementerian Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat Amerika (HHS) menjelaskan lokasi tes virus corona tersebut berdekatan dengan titik-titik kerusuhan.

Demi alasan keamanan, HHS melakukan penutupan hingga waktu yang belum bisa ditentukan karena kebanyakan dari 70 lokasi itu, sebagian rusak berat dan membutuhkan banyak perbaikan.

"Kami menutupnya atas alasan keamanan dan ancaman kekerasan. Lokasi tes tersebut kebanyakan berada di apotek swasta dengan lingkungan rawan," ujar pihak HHS dalam keterangannya, dikutip dari The Washington Post, Kamis (4/6).

Asisten Sekretaris Bagian Kesehatan HHS, Brett Giroir, menerangkan rusaknya beberapa lokasi itu bukan karena aksi kekerasan seperti terkena timpukan batu secara tidak sengaja, melainkan memang karena ada penjarahan. 

"Kemungkinan akan memakan waktu agak lama untuk buka kembali," ujarnya.
Ini berarti kecemasan akan munculnya kasus baru kian meningkat. Kerusuhan akan memicu penularan virus, kemudian ditambah dengan kendala berkurangnya lokasi tes Covid-19.

Giroir mengungkapkan biasanya dalam situasi normal Amerika bisa menggelar hingga 500 ribu tes.

Saat ini, beberapa negara bagian di AS mengingatkan potensi peningkatan angka kasus pasca kerusuhan, dan berharap otoritas segera mengimbau agar warganya melakukan pengecekan.

Diketahui warga yang terlibat dalam aksi protes yang berujung kerusuhan itu sebagian besar tidak menggunakan masker dan mengabaikan aturan jarak. Mereka berkerumun berdesakan.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

WHO Kecam Pembuat Vaksin Yang Prioritaskan Keuntungan Di Tengah Pandemi
Dunia

WHO Kecam Pembuat Vaksin Yan..

19 Januari 2021 14:01
Jepang Dalam Mode Siaga Tinggi, Temukan Kasus Varian Baru Tanpa Riwayat Perjalanan Ke Inggris
Dunia

Jepang Dalam Mode Siaga Ting..

19 Januari 2021 13:26
Klaim Tak Punya Kasus Virus Corona, Turkmenistan Jadi Negara Asia Tengah Pertama Yang Daftarkan Vaksin Rusia
Dunia

Klaim Tak Punya Kasus Virus ..

19 Januari 2021 13:22
Imbauan Carrie Lam: Sebaran Covid-19 Tidak Berhubungan Dengan Ras Atau Etnis
Dunia

Imbauan Carrie Lam: Sebaran ..

19 Januari 2021 13:04
Tidak Bijak Bagi Joe Biden Untuk Mengubur Pencapaian Manis Donald Trump Atas Korea Utara
Dunia

Tidak Bijak Bagi Joe Biden U..

19 Januari 2021 12:38
Pemilu Palestina, PM Mohammed Shtayyeh Minta Uni Eropa Kirim Pengamat Independen
Dunia

Pemilu Palestina, PM Mohamme..

19 Januari 2021 12:15
Kecewa Dengan UE, Kosovo Putuskan Untuk Ambil Sikap Dalam Waktu Dekat
Dunia

Kecewa Dengan UE, Kosovo Put..

19 Januari 2021 11:49
Jepang: Tuntutan Kompensasi Korsel Atas Korban Jugun Ianfu Merusak Hubungan
Dunia

Jepang: Tuntutan Kompensasi ..

19 Januari 2021 11:37