Mengenang George Floyd, Universitas AS Buat Beasiswa Memorial

George Floyd/Net

Nama George Floyd menjadi yang paling banyak disebut sejak sepuluh hari terakhir. Pria kulit hitam tersebut menjadi bukti bahwa rasisme masih mendarah daging, bukan hanya di Amerika Serikat (AS), namun juga dunia.

Kematian Floyd telah memicu protes anti-rasisme di dunia. Ia meninggal setelah lehernya ditindih lutut petugas polisi kulit putih bernama Derek Chauvin.

Meski sudah mengerang kesakitan dan mengatakan "Saya tidak bisa bernapas", leher Floyd tidak dilepaskan hingga akhirnya ia meninggal dunia.

Pada Kamis (4/6), ratusan pelayat memenuhi pelayanan di North Central University, Minneapolis, Minnesota. Di sana ada keluarga Floyd, pengacara Ben Crump, dan beberapa tamu selebriti. Mereka datang untuk mengenang Floyd.

"Semua orang ini datang untuk melihat saudara saya. Luar biasa bagi saya, bahwa dia menyentuh hati banyak orang. Karena dia telah menyentuh hati kami," ucap saudara laki-laki Floyd, Philonise, di acara itu, seperti dikutip Anadolu Agency.

"Kami menginginkan keadilan untuk George. Ia akan mendapatkannya," tambahnya.

Dalam acara tersebut. Kepala North Central University, Scott Hagan, mengumumkan pembentukan Beasiswa Memorial George Floyd.

"Saya sekarang menantang setiap presiden universitas di Amerika Serikat untuk mendirikan Dana Beasiswa Memorial George Floyd kalian sendiri," ujarnya.

Pendeta Al Sharpton yang berada di antara keluarga Floyd mengatakan pria Afrika-Amerika tersebut telah dibunuh oleh pandemik yang sudah lama berada di masyarakat, yaitu pandemik rasisme dan diskriminasi.

"Dia meninggal karena kerusakan peradilan pidana Amerika yang umum. Ini bukan pemakaman yang normal, bukan keadaan yang normal, tapi itu terlalu umum dan kita perlu menanganinya," kata Sharpton.

Selain acara di Minnesota, sebuah upacara peringatan juga akan diadakan di Raeford, North Carolina, tempat Floyd dilahirkan pada Sabtu (6/6).

Sementara itu, peringatan pribadi juga akan berlangsung pada Senin (8/6) dan Selasa (9/6) di Houston, Texas, tempat Floyd dibesarkan. Pemakaman sendiri dijadwalkan pada Selasa pekan depan pukul 11.00 waktu setempat.

Kolom Komentar


Video

Viral Perilaku Pegawai Starbucks Intip Payudara pelanggan dari CCTV

Kamis, 02 Juli 2020
Video

Karpet Merah Perusahaan Relokasi Dari China

Kamis, 02 Juli 2020
Video

Berstatus Tersangka, Jack Boyd Lapian Jalani Pemeriksaan Perdana Di Bareskrim

Jumat, 03 Juli 2020

Artikel Lainnya

Pernah Hadiri Acara Tanpa Masker Pacar Trump Junior Sekaligus Penasehat Kampanye Donald Trump Positif Covid-19
Dunia

Pernah Hadiri Acara Tanpa Ma..

04 Juli 2020 17:34
Antisipasi Infeksi Baru Di Sekitar Pemakaman, Bolivia Membuat Kuburan Massal Untuk Korban Covid-19
Dunia

Antisipasi Infeksi Baru Di S..

04 Juli 2020 17:18
Krisis Lebanon: 75 Persen Rakyat Kelaparan, Dua Warga Memilih Bunuh Diri
Dunia

Krisis Lebanon: 75 Persen Ra..

04 Juli 2020 16:25
Ekstremis ISIS Asal Prancis Hanya Dijatuhi Hukuman 30 Tahun Penjara, Hakim Beralasan Ingin Memberi Secercah Harapan Untuk Berevolusi
Dunia

Ekstremis ISIS Asal Prancis ..

04 Juli 2020 15:52
Aktivis Hong Kong Joshua Wong Bantah Minta Intervensi Jerman
Dunia

Aktivis Hong Kong Joshua Won..

04 Juli 2020 14:55
Marah Banyak Yang Ikut Campur Urusan Hagia Sopia, Erdogan: Kami Melindungi Hak-hak Muslim Negara Ini!
Dunia

Marah Banyak Yang Ikut Campu..

04 Juli 2020 13:53
Peduli Hak Hewan, Tunangan PM Inggris Serukan Boikot Produk Kelapa Yang Eksploitasi Tenaga Monyet
Dunia

Peduli Hak Hewan, Tunangan P..

04 Juli 2020 13:37
iPhone Stop Produksinya Di India, Gara-gara Bentrokan Perbatasan Dan Aksi Boikot
Dunia

iPhone Stop Produksinya Di I..

04 Juli 2020 13:01