Kerusuhan AS, Pria Di Kentucky Meninggal Dengan Cara Mengenaskan

Kerusuhan di AS/Net

Diperkirakan lebih dari 10.000 orang ditangkap atas peristiwa kerusuhan yang terjadi di beberapa wilayah di Amerika Serikat, sementara 13 orang tewas.

Televisi KTLA, yang bermarkas di Los Angeles, melaporkan aksi protes kematian Floyd telah berubah menjadi kerusuhan masal, menyebabkan ratusan toko rusak berat, lebih dari 10.000 orang diamaknkan polisi.

Para korban berasal dari Chicago (Illinois), Detroit (Michigan), Omaha (Nebraska), Iowa, Oakland (California) dan Louisville (Kentucky). Mayoritas korban adalah kulit hitam.

Banyak juga korban luka-luka tetapi angka persisnya belum ada yang merilis. Menurut laporan AP, Jumat (5/6) pihak kepolisian susah payah mengamankan wilayah karena kerusuhan yang terjadi berubah menjadi brutal. Banyak yang memanfaatkan situasi ini dengan melakukan penjarahan kepada toko-toko, merampok, membakar, dan merusak.

Salah satu korban tewas mengenaskan adalah pemilik restoran barbekyu, David McAtee. Ia tewas pada hari Senin ketika polisi dan pasukan Garda Nasional berusaha mengusir kerumunan dari tempat parkir di dekat bisnisnya di Kentucky.

Pria Afrika-Amerika berusia 53 tahun diduga menjadi korban salah tembak aparat. Mc Atee yang semasa hidupnya sering membawakan makanan gratis kepada polisi, ditembak setelah petugas dilaporkan mendengar suara tembakan dan kemudian menembak ke arah kerumunan. Ia tewas dengan cara menyedihkan.

Dalam proses penyelidikan diketahui bahwa petugas yang terlibat dalam penembakan itu gagal mengaktifkan kamera tubuh mereka. Kepala polisi Louisville pun dipecat.

Pada hari Selasa, departemen kepolisian setempat merilis rekaman pengawasan yang menunjukkan McAtee menembakkan pistol dari pintu toko barbekyu saat situasinya terbuka. McAtee mengangkat tangannya melewati ambang pintunya, tetapi tangannya terhalang dari pandangan kamera. Setelah dia terkena peluru, dia tersandung, menjatuhkan pistol dan jatuh ke tanah.

Yang disayangkan keterangan polisi terdengar ragu, menyulitkan proses penyelidikan. Belum jelas mengapa McAtee menembakkan pistolnya dan atas alasan apa. Ketika ditanya apakah video menunjukkan pria berusia 53 tahun itu menembaki polisi, Schroeder mengatakan, "kami tidak tahu".

Kemudian, seorang wanita berusia 22 tahun di Iowa ditembak pada hari Senin ketika meninggalkan protes di luar Walmart. Ia sedang naik mobil bersama seorang teman ketika aksi unjuk rasa mulai lepas kendali. Pada saat itulah, dia terkena peluru.

Belum jelas peluru dari arah mana. Kematiannya membuat keluarganya terluka. “Dia selalu tersenyum, selalu tertawa. Itu sebabnya sangat sedih bahwa dia diambil dengan cara yang begitu kejam," kata Bibinya, Amy Hale, seperti dikutip dari News.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

WHO Kecam Pembuat Vaksin Yang Prioritaskan Keuntungan Di Tengah Pandemi
Dunia

WHO Kecam Pembuat Vaksin Yan..

19 Januari 2021 14:01
Jepang Dalam Mode Siaga Tinggi, Temukan Kasus Varian Baru Tanpa Riwayat Perjalanan Ke Inggris
Dunia

Jepang Dalam Mode Siaga Ting..

19 Januari 2021 13:26
Klaim Tak Punya Kasus Virus Corona, Turkmenistan Jadi Negara Asia Tengah Pertama Yang Daftarkan Vaksin Rusia
Dunia

Klaim Tak Punya Kasus Virus ..

19 Januari 2021 13:22
Imbauan Carrie Lam: Sebaran Covid-19 Tidak Berhubungan Dengan Ras Atau Etnis
Dunia

Imbauan Carrie Lam: Sebaran ..

19 Januari 2021 13:04
Tidak Bijak Bagi Joe Biden Untuk Mengubur Pencapaian Manis Donald Trump Atas Korea Utara
Dunia

Tidak Bijak Bagi Joe Biden U..

19 Januari 2021 12:38
Pemilu Palestina, PM Mohammed Shtayyeh Minta Uni Eropa Kirim Pengamat Independen
Dunia

Pemilu Palestina, PM Mohamme..

19 Januari 2021 12:15
Kecewa Dengan UE, Kosovo Putuskan Untuk Ambil Sikap Dalam Waktu Dekat
Dunia

Kecewa Dengan UE, Kosovo Put..

19 Januari 2021 11:49
Jepang: Tuntutan Kompensasi Korsel Atas Korban Jugun Ianfu Merusak Hubungan
Dunia

Jepang: Tuntutan Kompensasi ..

19 Januari 2021 11:37