Kecewa Dengan Trump, Mantan Menlu AS Dari Partai Republik Nyatakan Dukungannya Untuk Biden

Collin Powell, Mantan Menlu AS/Net

Mantan Menteri Luar Negeri AS ke-65¸ Colin Powell,  menyatakan dukungannya untuk capres dari Demokrat, Joe Biden.

Mantan perwira militer dan diplomat top Amerika di bawah presiden Partai Republik ini telah mengeluarkan pernyataan yang sangat berani, bahwa saat ini dia tidak bisa mendukung Donald Trump pada pilpres Nopember mendatang.

Menurutnya, kebijakan Presiden AS Donald Trump keluar dari konstitusi AS atau Undang-undang dan membuat demokrasi di AS menjadi berbahaya.
“Dalam hal apa pun saya tidak dapat mendukung Presiden Trump tahun ini,” tegas Powell, seperti dikutip dai CNN, Minggu (7/6).

Ketua Kepala Staf Gabungan semasa Perang Teluk tahun 1991 ini juga melemparkan tuduhan bahwa Trump telah menyebar kebohongan dan hinaan ke negara lain, sehingga telah melemahkan Amerika di mata dunia.
"Kami memiliki konstitusi. Kami harus mengikuti konstitusi itu. Sementara presiden (Trump) menjauh darinya," kata Powell.

Sebaliknya, Powell mengakui mengagumi sosok Biden dan mengungkapkan bahwa ‘ia dekat’ dengan Joe Biden dalam soal isu-isu sosial dan politik.

“Saya bekerja bersama Biden selama 35, atau 40 tahun, dan kini ia merupakan kandidat presiden, dan saya akan mendukungnya,” ujar Powell. Ia menegaskan bahwa ia tidak sedang diminta untuk berkampanye oleh Biden.

Powell pun menegaskan bahwa ia akan memilih Biden, melangkah lebih jauh daripada beberapa Republikan lainnya yang mengatakan mereka tidak mendukung Trump tetapi juga belum mendukung Biden.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Izzat al-Douri Si Manusia Es Tangan Kanan Mendiang Saddam Hussein Dan Buronan AS, Meninggal Dunia
Dunia

Izzat al-Douri Si Manusia Es..

27 Oktober 2020 06:59
Dewan Muslim: Islam Tidak Sedang Dianiaya Di Prancis, Mereka Bebas Jalankan Ibadah
Dunia

Dewan Muslim: Islam Tidak Se..

27 Oktober 2020 06:49
Kim Jong Un: Kemenangan Besar Yang Diraih DPRK dan China Adalah Takdir Mereka Sebagai Satu Kesatuan Suka Dan Duka
Dunia

Kim Jong Un: Kemenangan Besa..

27 Oktober 2020 06:39
Serukan Boikot Produk Prancis, Presiden Erdogan Dikeroyok Pemimpin Senior Uni Eropa
Dunia

Serukan Boikot Produk Pranci..

27 Oktober 2020 06:15
Dukung Aksi Pembunuhan Samuel Paty Sebagai Konsekuensi Hina Nabi, Anggota Parlemen Tunisia Dituntut Mundur
Dunia

Dukung Aksi Pembunuhan Samue..

27 Oktober 2020 05:49
Raja Malaysia Tolak Usulan Keadaan Darurat, PM Muhyiddin Gagal Dapat 'Angin Segar' Untuk Anggaran Yang Akan Datang
Dunia

Raja Malaysia Tolak Usulan K..

26 Oktober 2020 22:19
BKSAP DPR: Pemerintah Harus Panggil Duta Besar Prancis Untuk Kecam Sikap Presiden Marcon
Dunia

BKSAP DPR: Pemerintah Harus ..

26 Oktober 2020 22:11
Kremlin Risih Joe Biden Jadikan Rusia Sebagai Ancaman Nomor Satu AS
Dunia

Kremlin Risih Joe Biden Jadi..

26 Oktober 2020 19:02