Dua Kali Diserang Virus Komputer, Sarajevo Tidak Bisa Terbitkan Akta Lahir Dan Dokumen Lainnya

Orang-orang yang mengenakan masker sedang antri di depan kantor kotamadya Centar di Sarajevo/Net

Di tengah hantaman virus corona, virus lain juga menyerang Kota Sarajevo. Untuk kedua kalinya dalam dua minggu, virus ini telah merusak sistem keamanan komputer di kota itu sehingga banyak pekerjaan yang terganggu.

Kerusakan itu juga membuat Sarajevo terpaksa berhenti mengeluarkan akta kelahiran karena virus komputer telah mengunci dokumen dalam basis datanya. Pusat Kota Centar, yang kantornya bersebelahan dengan gedung kepresidenan Bosnia, mengatakan lewat situs webnya bahwa masalah yang disebabkan oleh "virus ransomware" terdeteksi pada hari Sabtu.

Virus tersebut memblokir sistem komputer dan pencetusnya menuntut pembayaran sebagai imbalan untuk menghapusnya.

Beberapa pihak menduga bahwa itu adalah serangan hacker, tetapi pemerintah kota sendiri telah membantahnya. Akta kelahiran dan kematian warga Bosnia yang teregister pada elektronik pusat dalam entitas Federasi Bosnia tidak sedang dalam bahaya, klaim Kementerian Dalam Negeri, seperti dikutip dari Balkan Insigh, Senin (8/6).

"Informasi tentang serangan yang ditargetkan pada sistem IT di Kota Pusat kami dan telah menghancurkan pendataan dan dokumen, itu tidak benar," tegas aparat pemerintahan kota.

Ia menambahkan, masalah itu dilaporkan ke polisi karena ini adalah kedua kalinya dalam dua minggu setelah ini terjadi. Jadi bukan karena adanya hacker. Ia meyakini ini hanya serangan virus biasa.

Sebelumnya, pada 22 Mei, pemerintah kota melaporkan di situs webnya bahwa masalah akta kelahiran, kematian, dan pernikahan dihentikan karena adanya 'masalah listrik' dan berjanji akan segera memperbaikinya.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Nicolas Maduro: Solidaritas Venezuela Untuk Palestina Tidak Pernah Goyah
Dunia

Nicolas Maduro: Solidaritas ..

30 September 2020 00:56
Nagorno-Karabakh Semakin Membara, Rusia Desak Turki Dukung Gencatan Senjata
Dunia

Nagorno-Karabakh Semakin Mem..

30 September 2020 00:36
Presiden Venezuela Tegaskan Itikad Baik Penyelesaian Damai Sengketa Guayana Esequiba
Dunia

Presiden Venezuela Tegaskan ..

30 September 2020 00:25
Di Tengah Polemik, TikTok Rilis Panduan Untuk Pemilu AS 2020
Dunia

Di Tengah Polemik, TikTok Ri..

30 September 2020 00:09
Menhan Taiwan: Tidak Ada Tanda-tanda China Siapkan Perang
Dunia

Menhan Taiwan: Tidak Ada Tan..

29 September 2020 23:55
Sang Juru Damai, Emir Kuwait Sheikh Sabah Meninggal Dunia Pada Usia 91 Tahun
Dunia

Sang Juru Damai, Emir Kuwait..

29 September 2020 23:11
Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31