AS-Irak Kembali Tegaskan Komitmen Rencana Penarikan Pasukan

Tentara Amerika Serikat di Irak/Net

Rencana Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, untuk menarik pasukannya dari Irak semakin nyata. Perdana Menteri Irak, Mustafa Al-Kadhimi bahkan kembali menegaskan komitmen tersebut.

Dalam Dialog Strategis AS-Irak, kantor berita negara  INA pada Jumat (12/6) melaporkan, kedua negara sudah mengakui keputusan parlemen Irak pada awal tahun ini untuk penarikan pasukan AS dan pasukan koalisi lainnya.

Meski begitu, seperti dikutip dari Reuters, kantor berita tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Juga tidak jelas apakah penarikan itu termasuk pelatih militer yang oleh sebagian besar pihak, termasuk beberapa yang didukung oleh kelas berat regional Iran, mengatakan akan diterima untuk tetap di Irak.

Seperti halnya yang dikatakan oleh Al-Kadhimi, dalam pernyataan bersama Dialog Strategis AS-Irak, Washington mengatakan akan terus mengurangi pasukan dan membahas dengan pemerintah Irak status pasukan yang tersisa.

AS juga menekankan pihaknya tidak akan mencari pangkalan permanen atau kehadiran militer permanen di Irak.

Dalam dialog tersebut, AS juga menawarkan untuk memberi penasihat ekonomi yang bisa bekerja secara langsung dengan pemerintah Irak untuk membantu memajukan dukungan internasional bagi upaya reformasi Irak.

Tawaran tersebut diberikan karena kondisi pandemik Covid-19 yang sudah meruntuhkan ekonomi hampir semua negara, tidak terkecuali Irak.

Kolom Komentar


Artikel Lainnya

Inggris Amankan 60 Juta Dosis Kandidat Vaksin Covid-19 Buatan Novavax
Dunia

Inggris Amankan 60 Juta Dosi..

14 Agustus 2020 12:42
Sambut Normalisasi Hubungan Dengan UEA, Presiden Israel Undang Putra Mahkota MBZ Ke Yerusalem
Dunia

Sambut Normalisasi Hubungan ..

14 Agustus 2020 12:15
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Sebut Pembebasan Ratusan Narapidana Taliban Ancaman Bagi Dunia
Dunia

Presiden Afghanistan Ashraf ..

14 Agustus 2020 12:08
Diprotes Pengusaha, Malaysia Cabut Pembatasan Rekrutmen TKA
Dunia

Diprotes Pengusaha, Malaysia..

14 Agustus 2020 11:58
Orangtua Kamala Harris Bukan WN AS, Donald Trump Pertanyakan Kelayakan Sang Pendamping Joe Biden
Dunia

Orangtua Kamala Harris Bukan..

14 Agustus 2020 11:38
Akhirnya Pemerintah Lebanon Libatkan Penyelidik Internasional Selidiki Ledakan Beirut Termasuk FBI
Dunia

Akhirnya Pemerintah Lebanon ..

14 Agustus 2020 11:31
Siapa Yang Paling Diinginkan Oleh Negara-negara Monarki Teluk, Trump Atau Biden?
Dunia

Siapa Yang Paling Diinginkan..

14 Agustus 2020 11:20
Turki: Normalisasi Hubungan Israel-UEA Khianati Rakyat Palestina
Dunia

Turki: Normalisasi Hubungan ..

14 Agustus 2020 10:41