Isu Rasisme Kembali Digaungkan, Polisi-polisi Di Minneapolis Akhirnya Mengundurkan Diri

Polisi di Minneapolis/Net

Polisi-polisi di Minneapolis kecewa. Isu rasisme digunakan untuk melemahkan posisi mereka, sementara kondisi yang sebenarnya tidak benar-benar seperti itu,.

Setelah kematian George Floyd dan Amerika Serikat diserang kerusuhan anti rasial yang begitu besar dan meluas selama beberapa minggu, publik kembali menyaksikan gelombang kemarahan berikutnya. Seorang pria kulit hitam, Rayshard Brooks, menjadi korban penembakan aparat polisi pasa Sabtu (14/6).
Kematian Brooks terjadi hampir tiga pekan setelah peristiwa George Floyd. Demonstrasi kembali berkobar.

Di tengah pandemik, Amerika seperti tidak henti diterjang amukan rakyatnya sendiri. Sekitar dua bulan lalu, aksi demontrasi terjadi di penjuru Amerika yang menolak karantina dan menuntut pencabutan kuncian. Aksi itu cukup mengkhawatirkan di saat upaya aparat menangani penyebaran virus corona.

Kemudian di minggu terakhir bulan Mei, Amerika diserang amukan massa karena peristiwa kematian George Floyd dan tuntutan penolakan rasisme. Kini, di pertengahan Juni, rakyat Amerika kembali marah atas kematian, lagi-lagi, pria kulit hitam karena tindakan aparat polisi.

Setelah semua itu, beberapa aparat polisi mengundurkan diri.

Ketua Serikat Polisi Seattle Mike Solan menekankan perlunya tindakan lebih keras, menyusul kekhawatiran akan terjadi gelombang kekerasan di kota lainnya, seperti kasus Floyd.

”Siapa pun harusnya prihatin, ini akan membesar ke seluruh negeri. Sangat jelas, pejabat terpilih Seattle kurang melakukan politik untuk menegakkan kepatuhan hukum. Ini seperti negara yang telah kehilangan hukum.”

Sebelumnya, pada awal Juni, puluhan Polisi telah mengajukan aksi mengundurkan diri setelah dua rekannya dipecat karena dianggap melakukan kekerasan kepada pendemo. Salah satu pendemo saat itu mengatakan, mereka seperti kehilangan arah karena tidak diperbolehkan bertindak apa pun padahal nyawa mereka sendiri tengah terancam.

Beberapa polisi telah menyatakan mengundurkan diri. Mike Solan belum bisa memastikan berapa banyak dan siapa saja yang berhenti.

Namun, Departemen Kepolisian Minneapolis (MPD) mengatakan bahwa lebih dari setengah lusin petugas polisi sedang dalam proses pengunduran diri, seperti dikutip dari Fox News.

Para pejabat MPD tidak menyebutkan secara spesifik apakah mundurnya mereka secara khusus karena kematian Floyd dan kerusuhan rasial, tetapi keputusan untuk berhentu dibuat baru-baru ini.

Pejabat MPD mengatakan sebagian petugas mengajukan berhenti dengan beberapa alasan.

Departemen kepolisian telah sering menghadapi tuduhan kebrutalan dan diskriminasi terhadap Afrika-Amerika dan minoritas lainnya, selama berpuluh tahun. Salah satu pejabat mengatakan, padahal mereka telah bekerja keras sebaik-baiknya.

Wakil Kepala Henry Halvorson mengatakan bahwa beberapa petugas meninggalkan pekerjaan tanpa mengajukan dokumen yang benar, menciptakan kebingungan tentang siapa yang masih bekerja dan siapa yang tidak.

"Kita perlu menyelesaikan proses untuk memastikan bahwa kita tahu siapa yang terus bekerja," tulis Halvorson.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

WHO Kecam Pembuat Vaksin Yang Prioritaskan Keuntungan Di Tengah Pandemi
Dunia

WHO Kecam Pembuat Vaksin Yan..

19 Januari 2021 14:01
Jepang Dalam Mode Siaga Tinggi, Temukan Kasus Varian Baru Tanpa Riwayat Perjalanan Ke Inggris
Dunia

Jepang Dalam Mode Siaga Ting..

19 Januari 2021 13:26
Klaim Tak Punya Kasus Virus Corona, Turkmenistan Jadi Negara Asia Tengah Pertama Yang Daftarkan Vaksin Rusia
Dunia

Klaim Tak Punya Kasus Virus ..

19 Januari 2021 13:22
Imbauan Carrie Lam: Sebaran Covid-19 Tidak Berhubungan Dengan Ras Atau Etnis
Dunia

Imbauan Carrie Lam: Sebaran ..

19 Januari 2021 13:04
Tidak Bijak Bagi Joe Biden Untuk Mengubur Pencapaian Manis Donald Trump Atas Korea Utara
Dunia

Tidak Bijak Bagi Joe Biden U..

19 Januari 2021 12:38
Pemilu Palestina, PM Mohammed Shtayyeh Minta Uni Eropa Kirim Pengamat Independen
Dunia

Pemilu Palestina, PM Mohamme..

19 Januari 2021 12:15
Kecewa Dengan UE, Kosovo Putuskan Untuk Ambil Sikap Dalam Waktu Dekat
Dunia

Kecewa Dengan UE, Kosovo Put..

19 Januari 2021 11:49
Jepang: Tuntutan Kompensasi Korsel Atas Korban Jugun Ianfu Merusak Hubungan
Dunia

Jepang: Tuntutan Kompensasi ..

19 Januari 2021 11:37