Setelah Rusia, Kini Jerman Ikut Bicara Soal Bentrokan India Dan China

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas/Net

Meski menyatakan diri tak mungkin terlibat secara langsung dalam konflik China-India, Jerman akan berupaya menggunakan pengaruhnya untuk mencegah bentrokan militer kedua negara.

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas pada hari Rabu (17/6) meminta China dan India untuk mengurangi ketegangan dan menyelesaikan konflik perbatasan Himalaya mereka secara damai.

“Ini adalah dua negara besar dan saya tidak ingin mulai memikirkan konflik yang dapat terjadi jika bentrokan ini menghasilkan eskalasi militer yang nyata. Itu sebabnya kami berusaha di semua level di kedua sisi untuk menghasilkan de-escalation,” kata Maas, seperti dikutip dari DW, Kamis (18/6).

“Saya tidak berpikir bahwa Jerman perlu terlibat di mana-mana sebagai mediator. Tetapi kami duduk di Dewan Keamanan PBB dan kami akan memimpin kepresidenan pada bulan Juli," katanya.

“Saya percaya harapan dalam komunitas internasional adalah bahwa negara-negara seperti India dan China seharusnya tidak terlibat dalam konflik yang tidak hanya akan mempengaruhi kedua negara, tetapi juga seluruh wilayah.”

Maas mengatakan, Jerman sebisa mungkin akan berusaha untuk memengaruhi kedua belah pihak agar tidak terjadi eskalasi yang lebih lanjut.

"Dan itulah mengapa kami melakukan apa yang kami bisa untuk memengaruhi kedua belah pihak dengan pesan yang jelas untuk menguraikan konflik ini dan menghindari eskalasi lebih lanjut, terutama eskalasi militer."

Selama beberapa minggu terakhir, telah terjadi ketegangan antara  pasukan Cina dan India di beberapa lokasi di sepanjang perbatasan de facto kedua negara, yang dikenal sebagai Garis Kontrol Aktual (LAC).

Terbaru, kedua negara terlibat pertempuran yang menewaskan 20 tentara India. Insiden teersebut merupakan bentrokan mematikan pertama di perbatasan dalam beberapa dasawarsa.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31
Pilpres AS 2020, Para Dukun Peru Beraksi Untuk Menangkan Pilihan Mereka
Dunia

Pilpres AS 2020, Para Dukun ..

29 September 2020 16:07
Kunjungi Zona Demiliterisasi, Menlu Dominic Raab: Inggris Selalu Dukung Perdamaian Korea
Dunia

Kunjungi Zona Demiliterisasi..

29 September 2020 15:35
Nicolas Maduro: Pandemik Covid-19 Perburuk Kesenjangan Sosial Di Dunia
Dunia

Nicolas Maduro: Pandemik Cov..

29 September 2020 15:23
Jelang Debat Presiden Malam Ini, Gedung Putih Yakin Trump Sudah Sangat Siap Dengan Semua Topik
Dunia

Jelang Debat Presiden Malam ..

29 September 2020 15:21
Memaksimalkan Tenaga Lokal, Kuwait Pecat Semua Karyawan Ekspatriat
Dunia

Memaksimalkan Tenaga Lokal, ..

29 September 2020 15:00
Melesat Menuju 5G, Singapura Kumpulkan Ribuan Tenaga Kerja Profesional
Dunia

Melesat Menuju 5G, Singapura..

29 September 2020 14:55