Khawatir Krisis Pangan, Jepang Sumbang 2,2 Juta Dolar AS Untuk Perangi Wabah Belalang Di Sudan Selatan

Lelaki di Samburu berusaha menangkis segerombolan belalang gurun/Net

Wabah belalang menjadi hal yang sangat mengkhawatirkan bagi penduduk Sudan Selatan. Banyak yang takut wabah ini akan merusak lahan pertanian sehingga akan mengganggu pasokan pangan yang akan menyebabkan krisis yang lebih serius di negara itu.

Untuk mengatasi hal tersebut Pemerintah Jepang telah menyumbangkan dana sebesar 2,2 juta dolar dalam upaya membantu  perang melawan serangan belalang di Sudan Selatan.

Kementerian Luar Negeri Jepang dalam pernyataannya pada Rabu (24/6) mengatakan, dana tersebut dimaksudkan untuk mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh belalang padang pasir.

“Di Sudan Selatan, ada kekhawatiran bahwa negara itu akan menghadapi krisis pangan yang serius karena kerusakan belalang di samping kerusakan yang disebabkan oleh banjir sejak tahun lalu. Diharapkan pemberian bantuan bantuan akan meningkatkan kondisi gizi sekitar 49.900 orang,” tulis pernyataan tersebut, seperti dikutip dari The East African, Kamis (25/6).

Menteri Pertanian dan Ketahanan Pangan Sudan Selatan, Onyoti Adigo mengatakan, sekelompok belalang pemakan tanaman turun di Kabupaten Magwi, Sudan Selatan, yang berbatasan dengan Uganda sejak Februari lalu.

Sebagai tanggapan, perwakilan negara dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) mengatakan lembaga itu akan segera menempatkan 1.000 penyemprot belakang untuk melawan invasi.

Akhir Februari lalu, Amerika mengumumkan akan membantu sebesar 8 juta dolar AS untuk mendukung operasi regional guna mengendalikan belalang di Ethiopia, Kenya dan Somalia.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Viral Perilaku Pegawai Starbucks Intip Payudara pelanggan dari CCTV

Kamis, 02 Juli 2020
Video

Karpet Merah Perusahaan Relokasi Dari China

Kamis, 02 Juli 2020
Video

Berstatus Tersangka, Jack Boyd Lapian Jalani Pemeriksaan Perdana Di Bareskrim

Jumat, 03 Juli 2020

Artikel Lainnya

Pernah Hadiri Acara Tanpa Masker Pacar Trump Junior Sekaligus Penasehat Kampanye Donald Trump Positif Covid-19
Dunia

Pernah Hadiri Acara Tanpa Ma..

04 Juli 2020 17:34
Antisipasi Infeksi Baru Di Sekitar Pemakaman, Bolivia Membuat Kuburan Massal Untuk Korban Covid-19
Dunia

Antisipasi Infeksi Baru Di S..

04 Juli 2020 17:18
Krisis Lebanon: 75 Persen Rakyat Kelaparan, Dua Warga Memilih Bunuh Diri
Dunia

Krisis Lebanon: 75 Persen Ra..

04 Juli 2020 16:25
Ekstremis ISIS Asal Prancis Hanya Dijatuhi Hukuman 30 Tahun Penjara, Hakim Beralasan Ingin Memberi Secercah Harapan Untuk Berevolusi
Dunia

Ekstremis ISIS Asal Prancis ..

04 Juli 2020 15:52
Aktivis Hong Kong Joshua Wong Bantah Minta Intervensi Jerman
Dunia

Aktivis Hong Kong Joshua Won..

04 Juli 2020 14:55
Marah Banyak Yang Ikut Campur Urusan Hagia Sopia, Erdogan: Kami Melindungi Hak-hak Muslim Negara Ini!
Dunia

Marah Banyak Yang Ikut Campu..

04 Juli 2020 13:53
Peduli Hak Hewan, Tunangan PM Inggris Serukan Boikot Produk Kelapa Yang Eksploitasi Tenaga Monyet
Dunia

Peduli Hak Hewan, Tunangan P..

04 Juli 2020 13:37
iPhone Stop Produksinya Di India, Gara-gara Bentrokan Perbatasan Dan Aksi Boikot
Dunia

iPhone Stop Produksinya Di I..

04 Juli 2020 13:01