AS Masukkan 20 Perusahaannya Ke Dalam Misi Militer Partai Komunis, China Ajukan Protes Keras

Bendera China dan Amerika Serikat/Net

China mengajukan protes atas langkah Amerika Serikat yang mengklasifikasikan 20 perusahaannya sebagai misi militer dari Partai Komunis.

Protes tersebut diumumkan oleh jurubicara Kementerian Luar Negeri China pada Senin (29/6), melansir Sputnik.

"Mengenai tekanan tidak masuk akal yang diberikan pihak AS pada perusahaan China, kami telah berulang kali menyatakan posisi kami. Kami ingin menekankan lagi bahwa AS, berulang-ulang, menggeneralisasi konsep keamanan nasional, menyalahgunakan kekuasaan negara, dan memberikan tekanan pada perusahaan China. Semua ini bertentangan dengan prinsip-prinsip ekonomi pasar yang selalu dipuji AS," papar jurubicara tersebut.

"China mengekspresikan oposisi yang kuat terhadap ini," tekannya.

Lebih lanjut, jurubicara tersebut mengatakan, Kementerian Luar Negeri  mendesak Washington untuk berhenti memberikan tekanan kepada perusahaan-perusahaan China dan memberikan kondisi yang adil bagi kelancaran operasi mereka di AS.

Melalui surat yang dikirimkan oleh Departemen Pertahanan AS kepada parlemen pada Rabu (24/6), ada 20 perusahaan China yang diduga dimiliki atau dikendalikan oleh militer Partai Komunis China.

Berdasarkan surat tersebut, AS bisa memberikan sanksi tambahan kepada perusahaan-perusahaan yang terdaftar.

Dalam daftar tersebut, selain tentunya terdapat nama Huawei Technologies Co. dan Hangzhou Hikvision Digital Techlogy Co., juga mencakup China Railway Construction Corp, China Telecommunications Corp, China Aerospace Science and Industry Corp, dan Panda Electronics Group.

Kolom Komentar


Video

Tamu Al Fateh | Teguh Timur | CEO RMOL | Owner Malik Arslan | Jakarta | Indonesia | Al fateh carpets

Rabu, 23 September 2020
Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Pilpres AS 2020, Hasil Jajak Pendapat Perolehan Joe Biden - Donald Trump Hanya Terpaut Tipis
Dunia

Pilpres AS 2020, Hasil Jajak..

25 September 2020 06:51
Nancy Pelosi: Omong-omong Anda Tidak Berada Di Korea Utara Atau Arab Saudi. Ini Amerika, Tuan Trump!
Dunia

Nancy Pelosi: Omong-omong An..

25 September 2020 06:33
Hamas Dan Fatah Mulai Akur, Sepakat Gelar Pemilu Pertama Palestina Sejak 15 Tahun
Dunia

Hamas Dan Fatah Mulai Akur, ..

25 September 2020 06:14
Ditangkap Polisi Hong Kong, Aktivis Joshua Wong Tegaskan Dia Akan Tetap Melawan
Dunia

Ditangkap Polisi Hong Kong, ..

25 September 2020 05:58
Kantong Plastik Berisi Uang Tunai 18 Juta Dolar AS Ditemukan Di Dinding Rumah Pablo Escobar
Dunia

Kantong Plastik Berisi Uang ..

24 September 2020 23:48
Hasil Banding, Pengadilan Di Jerman Izinkan Azan Berkumandang Lagi
Dunia

Hasil Banding, Pengadilan Di..

24 September 2020 19:26
Tak Mau Kalah Dari Trump, Vladimir Putin Ikut Masuk Nominasi Penerima Nobel
Dunia

Tak Mau Kalah Dari Trump, Vl..

24 September 2020 17:47
Kapal Rusia Masuk Perairan Teritorialnya, Swedia Marah: Itu Kejahatan!
Dunia

Kapal Rusia Masuk Perairan T..

24 September 2020 17:14