Perjuangan UNICEF Di Tengah Pandemik; 1,3 Juta Anak Di Sudan Selatan Kekurangan Gizi Akut

Dengan bantuan dari UNICEF anak-anak Sudan Selatan terlihat sehat dan bisa pergi ke sekolah/Net

Di tengah cengkeraman pandemik Covid-19, UNICEF melakukan berbagai upaya untuk tetap memberikan bantuan reguler kesehatan kepada anak-anak di Sudan Selatan.

Perwakilan UNICEF di Sudan Selatan, Mohamed Ag Ayoya, menjelaskn sekitar 84.625 anak-anak di negara itu menderita kekurangan gizi akut dan telah dirawat sejak awal tahun.

“Sementara kami terlibat dalam respon terhadap penyakit Covid-19 bersama dengan mitra kami, sebisa mungkin kami terus menerapkan program regular, untuk memastikan akses ke layanan kesehatan dan nutrisi yang kritis untuk menyelamatkan jiwa bagi anak-anak, mengatasi kekurangan gizi akut yang parah, serta penyakit mematikan anak seperti malaria, infeksi saluran pernapasan akut dan penyakit diare,” kata Ayoya, dikutip dari AA, Selasa (30/6).

“Jika tidak melakukan hal itu akan memperburuk keadaan sejumlah besar anak-anak di Sudan Selatan karena penyakit dan bahkan mungkin kematian. Kami tidak bisa menerima itu terjadi,” katanya.

Pemberlakuan pembatasan untuk mencegah penyebaran virus corona menjadi tantangan tersendiri bagi para relawan dalam menyalurkan berbagai bantuan.

“Karena pembatasan langkah-langkah pergerakan diberlakukan untuk menahan penyebaran Covid-19, kami juga telah berjuang untuk melakukan perjalanan dan mengirimkan pasokan ke seluruh negeri, dan beberapa program kami harus ditunda atau diperkecil. Kami berharap bahwa kondisi ini akan segera diatasi,” ungkapnya.

“Karena sudah jelas bahwa Covid-19 telah menjadi bagian dari kenyataan Sudan Selatan untuk sementara waktu. Meski demikian semua harus dilakukan untuk memastikan anak-anak terus menerima layanan dasar kesehatan, nutrisi yang baik, pendidikan, WASH  ( air, sanitasi dan kebersihan) dan perlindungan, yang menjadi hak mereka,” lanjut Ayoya.

Dalam sebuah laporan yang dikeluarkan pada Oktober 2019, UNICEF menilai bahwa, sekitar 1,3 juta anak-anak Sudan Selatan di bawah usia lima tahun berisiko menderita kekurangan gizi akut pada tahun 2020.

Laporan itu menyoroti fakta nyata bahwa hanya ada 7 persen anak-anak Sudan Selatan yang berusia di bawah lima tahun menikmati makanan yang cukup.

Ini menggarisbawahi hubungan antara kekurangan gizi anak dan resiko penyakit umum, termasuk malaria, yang katanya sering berawal darikekurangan gizi.

Organisasi global itu juga mengungkapkan bahwa hanya 50 persen rumah tangga di Sudan Selatan yang memiliki akses ke air bersih, sementara hanya 10 persen memiliki akses ke sanitasi yang lebih baik.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Viral Perilaku Pegawai Starbucks Intip Payudara pelanggan dari CCTV

Kamis, 02 Juli 2020
Video

Karpet Merah Perusahaan Relokasi Dari China

Kamis, 02 Juli 2020
Video

Berstatus Tersangka, Jack Boyd Lapian Jalani Pemeriksaan Perdana Di Bareskrim

Jumat, 03 Juli 2020

Artikel Lainnya

Pernah Hadiri Acara Tanpa Masker Pacar Trump Junior Sekaligus Penasehat Kampanye Donald Trump Positif Covid-19
Dunia

Pernah Hadiri Acara Tanpa Ma..

04 Juli 2020 17:34
Antisipasi Infeksi Baru Di Sekitar Pemakaman, Bolivia Membuat Kuburan Massal Untuk Korban Covid-19
Dunia

Antisipasi Infeksi Baru Di S..

04 Juli 2020 17:18
Krisis Lebanon: 75 Persen Rakyat Kelaparan, Dua Warga Memilih Bunuh Diri
Dunia

Krisis Lebanon: 75 Persen Ra..

04 Juli 2020 16:25
Ekstremis ISIS Asal Prancis Hanya Dijatuhi Hukuman 30 Tahun Penjara, Hakim Beralasan Ingin Memberi Secercah Harapan Untuk Berevolusi
Dunia

Ekstremis ISIS Asal Prancis ..

04 Juli 2020 15:52
Aktivis Hong Kong Joshua Wong Bantah Minta Intervensi Jerman
Dunia

Aktivis Hong Kong Joshua Won..

04 Juli 2020 14:55
Marah Banyak Yang Ikut Campur Urusan Hagia Sopia, Erdogan: Kami Melindungi Hak-hak Muslim Negara Ini!
Dunia

Marah Banyak Yang Ikut Campu..

04 Juli 2020 13:53
Peduli Hak Hewan, Tunangan PM Inggris Serukan Boikot Produk Kelapa Yang Eksploitasi Tenaga Monyet
Dunia

Peduli Hak Hewan, Tunangan P..

04 Juli 2020 13:37
iPhone Stop Produksinya Di India, Gara-gara Bentrokan Perbatasan Dan Aksi Boikot
Dunia

iPhone Stop Produksinya Di I..

04 Juli 2020 13:01