Serukan Muslim Bersatu Lawan Israel, Mahathir: Mereka bermasalah Di Eropa, Sekarang Membuat Tanah Air Untuk Yahudi Dengan Ambil Tanah Palestina

Orang-orang menikmati akses gratis ke Temple Mount/Net

Negara-negara Muslim semestinya bersatu melawan Israel dalam upayanya mencaplok wilayah Palestina, bukan malah saling berseteru meributkan hal-hal yang justru memecahbelah rasa persaudaraan.

Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad menyoroti perseteruan antar negara-negara Muslim yang membuat hatinya sedih. Ia memohon agar Muslim di seluruh dunia berhenti berseteru.

"Saya tahu ada kekuatan besar yang ingin melihat ketidakstabilan negara-negara Muslim. Kami malah melakukan hal seperti menolong Israel dengan bertarung satu sama lain," kata Mahathir dalam wawancara di televisi Lebanon Al-Mayadeen, dikutip dari Jerusalem Post, Rabu (1/7).

Ia mengungkapkan kekecewaannya melihat sebagian negara Muslim malah sibuk bertarung yang mana situasi tersebut tentunya akan menguntungkan Israel. Padahal, Israel bersama sekutunya punya kekuatan untuk terus mengadu domba negara Muslim.

"Jadi, Israel tidak perlu repot membunuh Muslim karena kita melakukannya sendiri untuk mereka," ujarnya.

Mahathir mengajak semua umat Muslim bersatu menghalangi rencana Israel mencaplok wilayah Palestina. Rencana aneksasi Israel di Tepi Barat adalah bagian dari upaya Israel mengukuhkan posisinya.

"Seluruh Israel dibentuk dari tanah Palestina. Itu sungguh salah, makanya kita harus menentang pembentukan negara Israel," ucap Mahathir.

Israel memilih tanah Palestina untuk mendirikan sebuah negara karena Israel memiliki bantuan dari kekuatan besar.

"Mereka bermasalah di Eropa dengan kaum Yahudi. Jadi, mereka ingin membuat tanah air untuk Yahudi, dan mereka mengambil tanah Palestina," ungkap Mahathir.

Akan tetapi, Mahathir mengakui, upaya menghadang langkah Israel bukan merupakan tindakan yang mudah. Sebab, Israel didukung oleh kekuatan politik besar di belakangnya yang siap pasang badan.

"Kekuatan besar mendukung Israel karena mereka itu yang telah membuat negara Israel," keluhnya prihatin.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Artikel Lainnya

Inggris Amankan 60 Juta Dosis Kandidat Vaksin Covid-19 Buatan Novavax
Dunia

Inggris Amankan 60 Juta Dosi..

14 Agustus 2020 12:42
Sambut Normalisasi Hubungan Dengan UEA, Presiden Israel Undang Putra Mahkota MBZ Ke Yerusalem
Dunia

Sambut Normalisasi Hubungan ..

14 Agustus 2020 12:15
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Sebut Pembebasan Ratusan Narapidana Taliban Ancaman Bagi Dunia
Dunia

Presiden Afghanistan Ashraf ..

14 Agustus 2020 12:08
Diprotes Pengusaha, Malaysia Cabut Pembatasan Rekrutmen TKA
Dunia

Diprotes Pengusaha, Malaysia..

14 Agustus 2020 11:58
Orangtua Kamala Harris Bukan WN AS, Donald Trump Pertanyakan Kelayakan Sang Pendamping Joe Biden
Dunia

Orangtua Kamala Harris Bukan..

14 Agustus 2020 11:38
Akhirnya Pemerintah Lebanon Libatkan Penyelidik Internasional Selidiki Ledakan Beirut Termasuk FBI
Dunia

Akhirnya Pemerintah Lebanon ..

14 Agustus 2020 11:31
Siapa Yang Paling Diinginkan Oleh Negara-negara Monarki Teluk, Trump Atau Biden?
Dunia

Siapa Yang Paling Diinginkan..

14 Agustus 2020 11:20
Turki: Normalisasi Hubungan Israel-UEA Khianati Rakyat Palestina
Dunia

Turki: Normalisasi Hubungan ..

14 Agustus 2020 10:41