Farah.ID
Farah.ID

Aktivis Nathan Law Kabur, Umumkan Dirinya Telah Tinggalkan Hong Kong

LAPORAN: RENI ERINA
  • Jumat, 03 Juli 2020, 10:25 WIB
Aktivis Nathan Law Kabur, Umumkan Dirinya Telah Tinggalkan Hong Kong
Aktivis Hong Kong Nathan Law/Net
Nathan Law, salah satu aktivis demokrasi muda paling terkemuka di Hong Kong, mengumumkan bahwa ia telah melarikan diri ke luar negeri pada hari Kamis (2/7). Hal itu dilakukan sebagai tanggapan terhadap Beijing yang memberlakukan undang-undang keamanan baru.

“Saya telah meninggalkan Hong Kong dan melanjutkan kerja advokasi di tingkat internasional,” kata Law dalam pesan singkatnya kepada wartawan, seperti dikutip dari AFP, Jumat (3/7).

Merujuk pada resiko, dirinya menolak mengatakan di negara mana kini ia tinggal.

“Berdasarkan penilaian risiko, saya tidak akan mengungkapkan terlalu banyak tentang keberadaan dan situasi pribadi saya sekarang,” tambahnya.

Pada hari Rabu (1/7), penangkapan pertama dilakukan di bawah undang-undang, terutama untuk pengunjuk rasa yang kedapatan memiliki bendera atau stiker pro-kemerdekaan.

Law adalah anggota pendiri Demosisto, sebuah partai pro-demokrasi yang dibubarkan awal pekan ini sebagai tanggapan terhadap undang-undang keamanan.

Law dan anggota partai terkemuka lainnya seperti mantan pemimpin mahasiswa Joshua Wong  sering digambarkan sebagai ‘tangan hitam’ dan separatis yang berkonspirasi dengan orang asing untuk melemahkan China.

Dalam sebuah posting foto di Facebook pada  Kamis (2/7), Law menggambarkan dirinya yang menatap Hong Kong ketika pesawatnya terbang.

“Ketika saya melihat ke bawah pada keindahan Hong Kong dari pesawat, gambar ini telah menjadi salah satu pemandangan yang tak terlupakan dalam pikiran saya," tulisnya.

“Aku harap hari itu akan tiba ketika aku bisa kembali lagi ke Hong Kong dan aku masih bisa menjadi pemuda yang belum melupakan aspirasi awalnya.”

“Saya berharap yang terbaik bagi HongKong, dan saya berharap kemuliaan akan segera kembali ke kota," tambahnya.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA