Angela Merkel Khawatir China Kikis Otonomi Hong Kong, Tapi Uni Eropa Butuh Kesepakatan Dagang

Kanselir Jerman, Angela Merkel/Net

Kanselir Jerman, Angela Merkel mengaku khawatir China mengikis otonomi Hong Kong dengan diberlakukannya UU keamanan nasional.

Merkel mengatakan akan mengangkat masalah masa depan Hong Kong dan isu hak asasi manusia China selama masa kepresidenan Jerman di Uni Eropa (UE) yang dimulai pada bulan ini.

Hal tersebut dikatakan Merkel ketika berbicara kepada Majelis Tinggi Parlemen Bundesrat pada Jumat (3/7).

"Berdasarkan dialog terbuka, kami juga berbicara tentang aturan hukum dan hak asasi manusia, serta masa depan Hong Kong di mana kami khawatir prinsip penting 'satu negara, dua sistem; sedang terkikis," ujar Merkel, melansir Reuters.

Namun, ia juga mengatakan, selama masa kepresidenan Jerman, kesepakatan dagang dengan China akan menjadi priorias.

"Agar hubungan yang sukses dengan China dan untuk mewakili kepentingan Eropa kita secara efektif, Eropa harus berbicara dengan satu suara," ucap Merkel.

"Hanya bersama 27 negara anggota UE yang memiliki bobot yang cukup untuk mencapai kesepakatan ambisius dengan China," sambungnya.

Selama ini, UE menghadapi tekanan dari kelompok-kelompok hak asasi manusia dan para aktivis untuk tidak memprioritaskan kepentingan ekonomi, setelah China mengesahkan UU keamanan nasional Hong Kong.

Sementara itu, kesepakatan dagang antara China dan UE sudah memasuki enam tahun perundingan. UE sendiri berharap bisa memajukan perdagangan dengan China, khususnya untuk bidang otomotif, biotek, dan mikro elektronik.

Kolom Komentar


Artikel Lainnya

Inggris Amankan 60 Juta Dosis Kandidat Vaksin Covid-19 Buatan Novavax
Dunia

Inggris Amankan 60 Juta Dosi..

14 Agustus 2020 12:42
Sambut Normalisasi Hubungan Dengan UEA, Presiden Israel Undang Putra Mahkota MBZ Ke Yerusalem
Dunia

Sambut Normalisasi Hubungan ..

14 Agustus 2020 12:15
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Sebut Pembebasan Ratusan Narapidana Taliban Ancaman Bagi Dunia
Dunia

Presiden Afghanistan Ashraf ..

14 Agustus 2020 12:08
Diprotes Pengusaha, Malaysia Cabut Pembatasan Rekrutmen TKA
Dunia

Diprotes Pengusaha, Malaysia..

14 Agustus 2020 11:58
Orangtua Kamala Harris Bukan WN AS, Donald Trump Pertanyakan Kelayakan Sang Pendamping Joe Biden
Dunia

Orangtua Kamala Harris Bukan..

14 Agustus 2020 11:38
Akhirnya Pemerintah Lebanon Libatkan Penyelidik Internasional Selidiki Ledakan Beirut Termasuk FBI
Dunia

Akhirnya Pemerintah Lebanon ..

14 Agustus 2020 11:31
Siapa Yang Paling Diinginkan Oleh Negara-negara Monarki Teluk, Trump Atau Biden?
Dunia

Siapa Yang Paling Diinginkan..

14 Agustus 2020 11:20
Turki: Normalisasi Hubungan Israel-UEA Khianati Rakyat Palestina
Dunia

Turki: Normalisasi Hubungan ..

14 Agustus 2020 10:41