Inggris Siapkan Dana Rp 150 Miliar Untuk Kajian Efek Jangka Panjang Covid-19

Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock/Net

RMOL Inggris merasa perlu mengkaji efek jangka panjang Covid-19 pada tubuh manusia. Untuk kebutuhan ini, otoritas kesehatan Inggris telah menyiapkan dana senilai 10,5 juta dolar atau sekitar Rp150 miliar.

Kementerian Kesehatan Inggris mengatakan kajian itu diperlukan untuk mengetahui dampak Covid-19 terhadap kesehatan selain gangguan pernapasan. Kajian ini juga untuk mencari tahu mengapa ada orang-orang yang tidak menunjukkan gejala meskipun terpapar Covid-19.

Menteri Kesehatan Matt Hancock mengatakan, kajian ini dilakukan untuk mengetahui efek fisik dan non-fisik dari Covid-19 atau Corona terhadap seseorang.

"Kita terus berjuang melawan pandemik global ini juga mencari tahu efek jangka panjang,” katanya, dikutip Reuters, Minggu (5/7).

Kementerian Kesehatan mengatakan ada 10 ribu orang yang akan ikut dalam studi medis ini. Universitas Leicester dan rumah sakit di kota itu akan memimpin studi ini.

Peneliti akan mengambil sampel darah dan paru-paru dari pasien Covid-19. Mereka akan menganalisis sampel ini menggunakan teknologi visual canggih.

Temuan dari studi Covid-19 ini akan digunakan untuk mengembangkan pola baru perawatan yang lebih sesuai untuk masing-masing pasien.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Nicolas Maduro: Solidaritas Venezuela Untuk Palestina Tidak Pernah Goyah
Dunia

Nicolas Maduro: Solidaritas ..

30 September 2020 00:56
Nagorno-Karabakh Semakin Membara, Rusia Desak Turki Dukung Gencatan Senjata
Dunia

Nagorno-Karabakh Semakin Mem..

30 September 2020 00:36
Presiden Venezuela Tegaskan Itikad Baik Penyelesaian Damai Sengketa Guayana Esequiba
Dunia

Presiden Venezuela Tegaskan ..

30 September 2020 00:25
Di Tengah Polemik, TikTok Rilis Panduan Untuk Pemilu AS 2020
Dunia

Di Tengah Polemik, TikTok Ri..

30 September 2020 00:09
Menhan Taiwan: Tidak Ada Tanda-tanda China Siapkan Perang
Dunia

Menhan Taiwan: Tidak Ada Tan..

29 September 2020 23:55
Sang Juru Damai, Emir Kuwait Sheikh Sabah Meninggal Dunia Pada Usia 91 Tahun
Dunia

Sang Juru Damai, Emir Kuwait..

29 September 2020 23:11
Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31