Mantan Kepala MI6 Keukeuh Minta Dunia Jangan Kesampingkan Teori Konspirasi Virus Corona Bocor Dari Lab Wuhan

Mantan Kepala Intelijen MI6, Sir Richard Dearlove, yakin virus corona baru berasal dari kebocoran laboratorium Wuhan, China/Net

Mantan Kepala Intelijen Inggris, MI6, Sir Richard Dearlove berpegang teguh pada pendiriannya bahwa virus corona baru atau SARS-CoV-2 merupakan hasil buatan manusia yang bocor dari laboratorium Wuhan.

Petinggi MI6 pada 1999-2004 tersebut pada Minggu (5/7) memperingatkan dunia agar tidak mengesampingkan kemungkinan tersebut, yang selama ini dianggap sebagai teori konspirasi tidak berdasar.

Kepada Sky News, mantan mata-mata tersebut mengatakan virus tersebut bocor karena catatnya keamanan laboratorium Wuhan.

"Saya percaya teori bahwa itu adalah kebocoran yang direkayasa dari Institut Virologi Wuhan. Saya tidak mengatakan apa-apa selain itu adalah hasil dari kecelakaan dan bahwa virus tersebut merupakan konsekuensi dari eksperimen fungsi yang dilakukan di Wuhan," papar Dearlove.

Komentar Dearlove sendiri muncul ketika Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada akhirnya mengirim tim ahli ke China untuk melakukan penyelidikan mengenai asal usul virus corona baru yang menyebabkan pandemik.

"Ada akumulasi bukti bahwa ini adalah sesuatu yang harus didiskusikan secara terbuka di komunitas internasional. Jika kita memiliki penyelidikan di Inggris tentang pandemik dan kebijakan pemerintah, itu harus dimulai dengan sains. Dari mana sebenarnya virus ini berasal?" lanjutnya.

Meski begitu, selama ini komunitas intelijen Inggris, Amerika Serikat (AS), dan banyak negara telah menolak hipotesis bahwa Covid-19 buatan manusia. Alih-alih, mereka mendukung teori bahwa virus corona baru muncul pada hewan seperti kelelawar dan trenggiling sebelum melompat ke manusia.

Menanggapi hal tersebut, Dearlove mengatakan, mereka harus lebih dulu memahami sains.

"Mereka jelas belum membaca sains dan mereka belum berusaha memahaminya," ujarnya.

"Tanggung jawab sekarang berada di kepemimpinan China untuk menjelaskan mengapa teori dan hipotesis (virus corona) direkayasa itu salah," sambungnya.

Selam ini, China telah ditekan mengenai asal usul virus corona baru yang pertama kali diyakini ditemukan di Wuhan pada akhir 2019. Meski begitu, pemerintah China telah menolak klaim bahwa virus hasil kebocoran lab.

Hingga saat ini, virus corona baru telah menginfeksi lebih dari 11,4 juta orang di dunia dengan lebih dari 530 ribu kematian.

Kolom Komentar


Video

Puting Beliung Gegerkan Wonogiri!

Rabu, 20 Januari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Bencana Lewat Politik

Kamis, 21 Januari 2021
Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021

Artikel Lainnya

Bagi-bagi Vaksin, India Kirim 1,5 Juta Dosis Untuk Myanmar
Dunia

Bagi-bagi Vaksin, India Kiri..

22 Januari 2021 18:04
15 Tahun Mendekam Di Penjara Israel, Narapidana Palestina Meninggal Dunia Setelah Disuntik Vaksin Virus Corona
Dunia

15 Tahun Mendekam Di Penjara..

22 Januari 2021 17:37
Sekian Lama Bertahan, Hong Kong Akhirnya Bersiap Lockdown Ribuan Warga Karena Virus Corona
Dunia

Sekian Lama Bertahan, Hong K..

22 Januari 2021 17:13
Empat Pejabat Tinggi Irak Dicopot Usai Serangan Bom Kembar Di Baghdad
Dunia

Empat Pejabat Tinggi Irak Di..

22 Januari 2021 17:09
Petugas Krematorium Jerman: Masih Banyak Yang  Anggap Remeh Corona, Padahal Sudah Ratusan Peti Mati Di Sini
Dunia

Petugas Krematorium Jerman: ..

22 Januari 2021 16:34
Tombol Merah Ajaib Trump Sudah Tidak Ada Lagi Di Meja Presiden Biden
Dunia

Tombol Merah Ajaib Trump Sud..

22 Januari 2021 16:16
Rapper Top AS Lil Wayne Ungkap Terima Kasih Kepada Donald Trump Atas Pengampunannya
Dunia

Rapper Top AS Lil Wayne Ungk..

22 Januari 2021 16:05
PBB Adopsi Resolusi Baru Untuk Perangi Sektarianisme Dan Lindungi Situs Suci
Dunia

PBB Adopsi Resolusi Baru Unt..

22 Januari 2021 15:46