Polisi Dubai Tangkap Dua Gembong Narkoba Asal Australia Yang Selundupkan Tiga Ton Obat Terlarang

Kedua tersangka berencana meninggalkan UEA tetapi rencana mereka digagalkan oleh Polisi Dubai/Net

Polisi Dubai telah menangkap dua warga negara Australia yang diduga sebagai gembong dari operasi impor obat-obatan terlarang. Keduanya menyelundupkan hampir tiga ton narkoba ke Australia dengan nilai 150 juta dolar AS.

Panglima Polisi Dubai, Mayor Jenderal Abdullah Khalifa Al Merri, mengatakan dua orang yang menjadi target penangkapan sejak lama ini adalah Benjamin Neil dan Mathew John. Keduanya merupakan bagian dari geng narkoba Millstream.

Orang-orang itu diyakini telah meninggalkan Australia pada tahun 2015. Penangkapan dilakukan setelah Pemberitahuan Merah Interpol dikeluarkan. Intelijen mengungkapkan bahwa mereka berencana meninggalkan UEA.

Berkat kerja sama yang baik dan bertukar informasi dengan pihak berwenang Australia, kedua gembong narkoba itu berhasil ditangkap dalam waktu tujuh hari setelah menerima surat perintah merah dari Interpol.

“Keberhasilan operasi datang setelah arahan dan dukungan dari Letjen. Sheikh Saif bin Zayed Al Nahyan, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Dalam Negeri, untuk bekerja dengan negara-negara lain dalam memerangi kejahatan terorganisir. Polisi Dubai memiliki kemampuan untuk menyelesaikan kasus-kasus misterius dan menangkap para penjahat paling berbahaya,” kata Mayjen Al Merri dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Gulfnews, Jumat (10/7).

Asisten Panglima Urusan Investigasi Kriminal Mayor Jenderal Khalil Ebrahim Al Mansouri mengatakan informasi yang dipertukarkan dengan pihak berwenang Australia dianalisis di pusat data Kepolisian Dubai dengan dua tersangka yang diidentifikasi tinggal di Dubai.

“Tim petugas menangkap keduanya berdasarkan surat perintah merah untuk penyelundupan narkoba dan perdagangan zat-zat yang dikendalikan. Mereka dirujuk ke otoritas terkait untuk ekstradisi,” kata Mayjen Al Mansouri.

Menurut media Australia, selama penyelidikan, para detektif menemukan impor obat transnasional dan operasi pencucian uang yang signifikan serta kegiatan kriminal terorganisir lainnya.

Komisaris Polisi Federal Australia (AFP), Reece Kershaw, memuji kerja sama Polisi Dubai dalam melacak dan menangkap dua tersangka.

"Polisi Federal Australia, bersama dengan Kepolisian New South Wales, ingin berterima kasih kepada Polisi Dubai atas kerja keras mereka dalam menyelidiki dan menangkap para penjahat yang dicari ini," kata Kershaw.

Penangkapan terakhir para tersangka Australia di Dubai ini adalah hasil dari kemitraan yang telah lama terjalin antara kedua agen kepolisian.

“AFP dan Polisi Dubai telah menjadi mitra dekat dan dipercaya para penegak hukum selama bertahun-tahun. Kami sangat menghargai kepemimpinan dan komitmen yang ditunjukkan oleh Polisi Dubai dalam perang global melawan kejahatan terorganisir,” ujar Kershaw.

Komisaris Kershaw menekankan bahwa AFP dan Polisi Dubai memelihara jalinan komunikasi secara aktif, untuk membahas cara-cara baru dalam memerangi kelompok kejahatan terorganisir lintas negara yang berdampak pada Australia dan UEA.

"AFP dan Polisi Dubai saling bahu membahu memerangi sindikat kejahatan lintas negara yang beroperasi di Australia dan UEA. Kami akan terus bekerja sama secara erat untuk membongkar sindikat-sindikat ini dan membawa pelaku ke pengadilan,” tambah Kershaw.

Brigadir Jamal Al Jallaf, Direktur Departemen Investigasi Kriminal di Kepolisian Dubai, mengatakan bahwa polisi telah aktif berkoordinasi dengan lembaga penegak hukum internasional, dalam menangkap setidaknya 52 orang buronan internasional pada tahun ini.

Para pelaku itu terlibat dalam kejahatan berat seperti terorisme, kejahatan terorganisir, pencucian uang, pembunuhan dan narkoba. Mereka dicari di beberapa negara seperti Belanda, Belgia, Inggris, Swedia, Australia, Pakistan, India, Cina dan negara-negara lain.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Artikel Lainnya

Jelang 17 Agustus, Dubes Suriah Beri Ucapan HUT RI Ke-75
Dunia

Jelang 17 Agustus, Dubes Sur..

14 Agustus 2020 18:03
Para Dokter Lancarkan Aksi Protes, 8.300 Klinik Di Korea Selatan Tutup
Dunia

Para Dokter Lancarkan Aksi P..

14 Agustus 2020 17:22
Usai UEA, Israel Targetkan Normalisasi Hubungan Dengan Bahrain
Dunia

Usai UEA, Israel Targetkan N..

14 Agustus 2020 16:32
Aplikasi WeChat Di AS Malah Booming Jelang Berlakunya Larangan
Dunia

Aplikasi WeChat Di AS Malah ..

14 Agustus 2020 16:11
Makin Tidak Akur, India Stop Pakai Kapal China Untuk Kirim Minyak
Dunia

Makin Tidak Akur, India Stop..

14 Agustus 2020 16:09
Presiden Ilham Aliyev: Turki Akan Jadi Mitra Utama Kerjasama Militer Azerbaijan
Dunia

Presiden Ilham Aliyev: Turki..

14 Agustus 2020 15:52
Bukan Hanya Pelabuhan Beirut, Beberapa Lokasi Ini Menyimpan Bahan Peledak Yang Berbahaya Dan Belum Diamankan
Dunia

Bukan Hanya Pelabuhan Beirut..

14 Agustus 2020 15:41
Virus Corona Sudah Menyebar, Selandia Baru Perpanjang Lockdown Auckland
Dunia

Virus Corona Sudah Menyebar,..

14 Agustus 2020 15:06