Pria Yang Diduga Mata-mata Mesir Disebut Tidak Memiliki Akses Ke Informasi Sensitif Parlemen Jerman

Kanselir Jerman Angela Merkel menyambut Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi di Berlin pada 20 November 2019/Net

Hasil penyelidikan badan intelijen domestik Jerman (BfV), mengatakan bahwa anggota staf di kantor pers pemerintah Jerman, yang semula diduga menjadi mata-mata dan bekerja untuk intelijen Mesir, ternyata tidak memiliki akses ke informasi sensitif.

Hal itu disampaikan oleh juru bicara pemerintah, seraya mengatakan bahwa karyawan itu hanya memiliki akses ke informasi umum yang berkaitan dengan program kunjungan parlemen setiap tahun.

“Akses langsung ke data dari program kunjungan parlemen atau database kantor pers pemerintah khususnya akreditasi media dan layanan media, tidak memungkinkan," katanya, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (10/7).

Sebelumnya, sebuah laporan pemerintah mengatakan pada hari Kamis (9/7) tentang seorang pria yang bekerja di kantor pers yang dipimpin oleh Steffen Seibert, kepala juru bicara Kanselir Angela Merkel diduga menjadi mata-mata untuk Mesir.

Menurut laporan pihak terkait, tugas utama agen dinas rahasia Mesir di Jerman di antaranya mengumpulkan informasi tentang anggota kelompok seperti Ikhwanul Muslimin. Mereka juga tertarik pada anggota komunitas Kristen Koptik dan merekrut warga negara Mesir sebagai mata-mata.

“Ada indikasi bahwa agen Mesir berusaha merekrut orang Mesir yang tinggal di Jerman untuk tujuan intelijen melalui kunjungan mereka ke misi diplomatik Mesir di Jerman dan perjalanan mereka ke Mesir,” kata laporan itu, seperti dikutip dari AFP. 
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31
Pilpres AS 2020, Para Dukun Peru Beraksi Untuk Menangkan Pilihan Mereka
Dunia

Pilpres AS 2020, Para Dukun ..

29 September 2020 16:07
Kunjungi Zona Demiliterisasi, Menlu Dominic Raab: Inggris Selalu Dukung Perdamaian Korea
Dunia

Kunjungi Zona Demiliterisasi..

29 September 2020 15:35
Nicolas Maduro: Pandemik Covid-19 Perburuk Kesenjangan Sosial Di Dunia
Dunia

Nicolas Maduro: Pandemik Cov..

29 September 2020 15:23
Jelang Debat Presiden Malam Ini, Gedung Putih Yakin Trump Sudah Sangat Siap Dengan Semua Topik
Dunia

Jelang Debat Presiden Malam ..

29 September 2020 15:21
Memaksimalkan Tenaga Lokal, Kuwait Pecat Semua Karyawan Ekspatriat
Dunia

Memaksimalkan Tenaga Lokal, ..

29 September 2020 15:00
Melesat Menuju 5G, Singapura Kumpulkan Ribuan Tenaga Kerja Profesional
Dunia

Melesat Menuju 5G, Singapura..

29 September 2020 14:55