Seorang Bocah Terbawa Arus Di Pantai Palm Beach Mesir, 10 Orang Yang Menolongnya Ikut Terseret Dan Tewas

Pantai di Mediterania yang cukup membahayakan karena memiliki arus yang deras/Net

Sebelas orang tenggelam di lepas pantai Mesir utara pada Jumat (10/7) di sebuah pantai yang terkenal dengan arusnya yang deras dan dermaga berbatu. Tragedi bermula dari seorang anak yang terseret arus.

Tragedi itu terjadi di Palm Beach, di kota Mediterania Alexandria, ketika seorang bocah lelaki berlari ke laut dan berenang. Dia mulai mengalami kesulitan menahan ombak. Kantor administrasi pariwisata pusat kota itu mengatakan bocah itu mulai terseret arus.

Seorang pria mencoba menyelamatkannya. Ia  melompat dan berenang mendekati bocah itu, sayangnya dia sendiri terjebak dalam arus.

Kejadian itu membuat para pengunjung lainnya merasa cemas dan ikut membantu kedua orang itu. Beramai-ramai, satu per satu sembilan orang laki-laki melompat ke laut untuk membantu menyelamatkan.  

Saat itu ombak terlihat biasa,  tetapi arusnya sangat menyeret, membuat orang terbawa jauh dari lepas pantai, tidak mampu bertahan. Sembilan orang itu malah ikut terbawa arus sehingga mereka semua meninggal. Kepolisian mengatakan, belum diketahui apakah sembilan orang itu saling berhubungan atau hanya kebetulan sama-sama sedang berekreasi.

Ketika dilakukan pencarian, Tim Darurat hanya menemukan enam mayat, sedangkan sisanya belum ditemukan. Pencarian berakhir pada Jumat malam, dikutip dari TN, Sabtu (11/7).

Perairan Alexandria adalah lokasi liburan yang populer di musim panas. Karena adanya wabah virus corona, pantai pun ditutup. Mereka yang datang berenang biasanya adalah pendatang gelap. Penjaga pantai pun tidak bertugas karena pandemik.

Mereka yang datang biasanya pagi hari saat fajar untuk menghindari penangkapan oleh polisi yang mencoba membubarkan kerumunan dan menegakkan pembatasan terkait virus corona di pantai-pantai di daerah itu.

Palm Beach telah lama dikenal sebagai perairannya yang cukup berbahaya karena arusnya. Setiap tahun ada saja korban yang terseret arus dan tenggelam. Belum lagi garis pantainya yang berbatu, bukan berpasir. Ini juga cukup membahayakan karena bisa melukai.

Anggota parlemen berulang kali menuntut agar pantai ditutup untuk umum.

Cuaca Mesir cukup panas saat ini, melebihi 40 derajat celcius.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31
Pilpres AS 2020, Para Dukun Peru Beraksi Untuk Menangkan Pilihan Mereka
Dunia

Pilpres AS 2020, Para Dukun ..

29 September 2020 16:07
Kunjungi Zona Demiliterisasi, Menlu Dominic Raab: Inggris Selalu Dukung Perdamaian Korea
Dunia

Kunjungi Zona Demiliterisasi..

29 September 2020 15:35
Nicolas Maduro: Pandemik Covid-19 Perburuk Kesenjangan Sosial Di Dunia
Dunia

Nicolas Maduro: Pandemik Cov..

29 September 2020 15:23
Jelang Debat Presiden Malam Ini, Gedung Putih Yakin Trump Sudah Sangat Siap Dengan Semua Topik
Dunia

Jelang Debat Presiden Malam ..

29 September 2020 15:21
Memaksimalkan Tenaga Lokal, Kuwait Pecat Semua Karyawan Ekspatriat
Dunia

Memaksimalkan Tenaga Lokal, ..

29 September 2020 15:00
Melesat Menuju 5G, Singapura Kumpulkan Ribuan Tenaga Kerja Profesional
Dunia

Melesat Menuju 5G, Singapura..

29 September 2020 14:55