Infeksi Terus Melambung, Afrika Selatan Larang Penjualan Alkohol

Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa/Net

Pemerintah Afrika Selatan kembali memberlakukan larangan penjualan alkohol dan menetapkan kembali jam malam karena terjadi lonjakan kasus Covid-19.

Hal tersebut diumumkan oleh Presiden Cyril Ramaphosa dalam pidato yang disiarkan di televisi pada Minggu (12/7), melansir Reuters.

Pada akhir Maret, pemerintahan Ramaphosa telah memberlakukan kuncian paling ketat untuk menghentikan lonjakan infeksi. Namun langkah tersebut menghancurkan perekonomian sehingga kuncian dilonggarkan.

Meski begitu, keputusan tersebut tampaknya membuat angka kasus Covid-19 semakin meningkat secara signifikan. Afrika Selatan bahkan telah mencatatkan rekor kasus harian tertinggi baru-baru ini.

Ramaphosa mengatakan, dengan kondisi tersebut, rumah sakit dan klinik sudah tidak mampu menahan beban.

"Ini adalah pertarungan untuk menyelamatkan setiap kehidupan, dan kita harus menyelamatkan setiap tempat tidur. Badai virus corona jauh lebih ganas dan lebih merusak daripada yang kita tahu," ujarnya.

Berdasarkan pengumuman Ramaphosa, jam malam diberlakukan sejak Senin (13/7) mulai pukul 9 malam hingga 4 pagi. Siapapun tidak boleh melanggar kecuali mereka yang dengan alasan pekerjaan atau membutuhkan bantuan medis.

Kewajiban memakai masker diperketat. Kunjungan keluarga dan kegiatan sosial masih tetap dilarang.

Menurut Ramaphosa, proyeksi saat ini menunjukkan, puncak infeksi di Afrika Selatan akan terjadi pada akhir Juli hingga akhir Septermber.

Dari perhitungan para ilmuan, ada sekitar 40.000 hingga 50.000 kematian di Afrika Selatan akibat Covid-19 sebelum akhir tahun.

"Kita harus menjadikannya tugas paling penting untuk membuktikan bahwa proyeksi ini salah," tegas Ramaphosa.

Saat ini, Afrika Selatan menjadi negara dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi di Afrika, yaitu 276.242 kasus. Angka kematian di sana sudah mencapai 4.079.

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Nicolas Maduro: Solidaritas Venezuela Untuk Palestina Tidak Pernah Goyah
Dunia

Nicolas Maduro: Solidaritas ..

30 September 2020 00:56
Nagorno-Karabakh Semakin Membara, Rusia Desak Turki Dukung Gencatan Senjata
Dunia

Nagorno-Karabakh Semakin Mem..

30 September 2020 00:36
Presiden Venezuela Tegaskan Itikad Baik Penyelesaian Damai Sengketa Guayana Esequiba
Dunia

Presiden Venezuela Tegaskan ..

30 September 2020 00:25
Di Tengah Polemik, TikTok Rilis Panduan Untuk Pemilu AS 2020
Dunia

Di Tengah Polemik, TikTok Ri..

30 September 2020 00:09
Menhan Taiwan: Tidak Ada Tanda-tanda China Siapkan Perang
Dunia

Menhan Taiwan: Tidak Ada Tan..

29 September 2020 23:55
Sang Juru Damai, Emir Kuwait Sheikh Sabah Meninggal Dunia Pada Usia 91 Tahun
Dunia

Sang Juru Damai, Emir Kuwait..

29 September 2020 23:11
Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31