Usai Bentrok Pasukan Tentara Armenia Dengan Azerbaijan Situasi Di Perbatasan Tavush Kembali Normal

Pasukan Armenia berjaga di perbatasan usai insiden serangan 12 Juli 2020/Net

Angkatan Bersenjata Armenia memegang kendali penuh atas situasi yang terjadi di perbatasan Tavush. Anggota parlemen dari fraksi My Step, Tigran Karapetyan, mengatakan hal itu pada postingan media sosialnya.

“Ada semangat juang di desa kami, yang tidak mungkin digambarkan dengan kata-kata. Bangsa kita ini tidak terkalahkan,” kata Karapetyan pada postingannya, dikutip dari akun resmi Radio Of Armenia, Senin (13/7).

Tigran Karapetyan dan anggota parlemen Sipan Pashinyan berangkat ke provinsi Tavush setelah menerima laporan tentang bentrokan di sepanjang perbatasan Armenia-Azerbaijan.

Anggota parlemen mengunjungi desa-desa Aygepar, Tavush, dan Movses, memastikan kondisi terkini. Seperti yang dikatakan pasukan Armenia bahwa kondisi di Tavush saat ini cukup terkendali. Sekaligus menegaskan bahwa berita adanya pasukan Armenia yang terluka adalah tidak benar.

Tidak ada korban dari pihak Armenia. Begitu juga dengan warga sipil tidak ada yang terluka. Para anggota parlemen mengingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh berita tidak benar.

Kepala Departemen Informasi Pusat Kantor Presiden Republik Artsakh, Vahram Petrosyan, mengatakan hal yang sama bahwa situasi di sepanjang garis batas antara angkatan bersenjata Artsakh dan Azerbaijan relatif tenang.

"Angkatan Darat Pertahanan terus memenuhi tugasnya dengan penuh percaya diri," kata Petrosyan sambil berharap malam akan lebih damai lagi dan dapat memenuhi kebutuhan pelayanan bagi semua prajurit yang menjaga perbatasan Armenia.

Petrosyan secara berkala memberikan informasi terkait kondisi terkini untuk menghapus kekhawatiran yang bisa saja muncul setelah laporan bentrokan di perbatasan Armenia-Azerbaijan.

Sebelumnya diberitakan ada dua tentara Azerbaijan yang tewas dan lima lainnya terluka. Namun, Kementerian Pertahanan Azerbaijan memberikan pembaruan informasi yang menyebutkan korban tewas bertambah lagi satu.

Insiden dimulai lewat tengah hari, Minggu (12/7), di mana prajurit-prajurit Angkatan Bersenjata Azerbaijan  berusaha perbatasan negara Republik Armenia.

Pasukan Armenia dipukul mundur oleh mereka tetapi tidak ada korban yang jatuh dari pihak Armenia.

Pasukan Azerbaijan kemudian melakukan upaya kedua untuk menangkap pos perbatasan Armenia menggunakan tembakan artileri. Namun, kali itu pasukan Azerbaijan yang terpaksa mundur dengan korban berjatuhan.

Menteri Luar Negeri, Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan, terus-menerus berhubungan dengan Ketua Bersama OSCE Minsk Group dan Perwakilan OSCE Minsk untuk menyampaikan situasi di lapangan dan konsekuensi dari eskalasi lebih lanjut.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Luis Arce Menang Pemilu, Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Tinggalkan Argentina Menuju Venezuela
Dunia

Luis Arce Menang Pemilu, Man..

24 Oktober 2020 11:56
Diduga Kunjungi Restoran Di Tengah Pandemi Dan Langgar Aturan Yang Dibuatnya, Menkes Ceko Terancam Dipecat
Dunia

Diduga Kunjungi Restoran Di ..

24 Oktober 2020 11:11
Kelompok Yahudi Di AS Terpecah Karena Normalisasi Sudan-Israel, Dewan Demokratik: Ini  Alat Politik Trump
Dunia

Kelompok Yahudi Di AS Terpec..

24 Oktober 2020 10:39
Fauci: Trump Belum Menghadiri Pertemuan Gugus Tugas Virus Corona Gedung Putih Dalam Beberapa Bulan
Dunia

Fauci: Trump Belum Menghadir..

24 Oktober 2020 10:03
Mengapa Pelosi Mendesak Agar Berhati-hati Terhadap Pernyataan Tentang Pemilu AS Yang Dikeluarkan Intelijen?
Dunia

Mengapa Pelosi Mendesak Agar..

24 Oktober 2020 09:21
Ada Ancaman Teroris Dan Penculikan, Kedubes AS Di Turki Tangguhkan Layanan Visa
Dunia

Ada Ancaman Teroris Dan Penc..

24 Oktober 2020 08:56
Meskipun Tertinggal Di Belakang China, India Berpotensi Menjadi Negara Kuat
Dunia

Meskipun Tertinggal Di Belak..

24 Oktober 2020 07:48
Normalisasi Hubungan Sudan-Israel, Netanyahu Senang Palestina Meradang
Dunia

Normalisasi Hubungan Sudan-I..

24 Oktober 2020 07:34