132 Ribu Dolar AS Terkumpul Selama Satu Bulan Dari Pelanggaran Masker Di India

Polisi India/Net

Polisi India dibuat kesal oleh orang-orang yang ngeyel tidak mau memakai masker dan jaga jarak sosial saat melakukan aktivitas di tempat umum. Padahal mereka telah menerapkan aturan denda bagi siapa saja yang melanggar aturan itu selama pandemik.

Masker yang tergantung di telinga atau tidak menutupi hidung menjadi pemandangan yang biasa di jalanan India. Yang lebih parah, banyak yang tidak memakai masker sama sekali. Padahal India menjadi negara dengan kasus Covid-19 tertinggi ketiga di dunia dengan lebih dari 900 ribu kasus.

Polisi Delhi mengatakan mereka telah mengeluarkan lebih dari 42.000 denda kepada orang-orang yang tidak mengenakan masker atau melanggar aturan jarak sosial lainnya sejak Maret lalu. Bahkan pada hari Minggu, jumlah orang yang melanggar dan kena denda bisa mencapai 792 orang dalam sehari saja.

Denda yang diberikan beragam jumlahnya berkisar dari 200 rupee di Bangalore hingga 1.000 rupee di Mumbai. Bila dijumlah, pihak kepolisian telah mengumpulkan ratusan ribu dolar dari hasil denda selama pandemik.

Kepala polisi Bangalore, Hemant Nimbalkar mengumumkan di Twitter pada pekan lalu bahwa pasukannya telah mengumpulkan denda dari para pelanggar masker senilai lebih dari 132 ribu dolar AS hanya dalam waktu satu bulan.

“Kami sama sekali tidak bangga dengan prestasi ini,” katanya, seraya memohon penghormatan yang lebih besar untuk jarak sosial ketika kasus-kasus meningkat di kota selatan, seperti dikutip dari AFP, Selasa (14/7).

Munish Tiwari, salah seorang penegemudi angkutan umum di  New Delhi, mengatakan dia telah menerima dua kali denda seharga 500 rupee atau setara dengan 6,50 dolar AS gara-gara dia tidak mematuhi aturan menggunakan masker saat mengemudi.

“Pakai masker itu tidak nyaman dan saya tidak bisa bernapas ketika saya harus memakainya. Aku hanya memakainya ketika ada penumpang saja, tetapi begitu pintu ditutup dan mereka pergi, biasanya aku melepasnya. Aku mudah dimangsa polisi,” katanya.

Pelanggar di kota-kota di seluruh India menceritakan kisah yang mirip dengan Tiwari.

Harish Kumar misalnya, seorang seniman yang menjual suvenir keagamaan di luar kuil Hyderabad, mengatakan bahwa kelebihan berat badan sudah membuatnya kesulitan untuk bernafas dan mengenakan masker memperburuk itu.

“Ketika saya berada di toko saya, saya melepas topeng dan ketika saya keluar saya memakainya,” kata Harish.

Di satu jalan Hyderabad, seorang guru bernama Sunitha Michael dengan masker yang menggantung dibawah dagunya, dia beralasan baru saja melakukan percakapan telepon.

"Sejujurnya, saya benci harus memakai masker karena ribet, tetapi saya harus mematuhi pedoman," katanya.

Di Firozabad, negara bagian utara Uttar Pradesh, para pelanggar yang tidak bisa membayar dengan menggantinya dengan kewajiban menghadiri kelas selama empat jam tentang jarak sosial dan mereka dihukum dengan  menulis ‘masker harus dipakai’ sebanyak 500 kali. Namun pesan yang ditulis nampaknya masih sulit untuk direalisasikan ke dalam bentuk perbuatan.

Perdana Menteri India Narendra Modi baru-baru ini mengeluarkan caciannya  kepada 1,3 miliar orang di negara itu karena ceroboh dengan tidak menjaga jarak sosial.

Per Senin (13/7) India memiliki lebih dari 900 ribu kasus virus dan lebih dari 23.000 meninggal menurut data Wolrdometer. Para ahli mengatakan puncaknya masih akan berlangsung beberapa minggu lagi.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Artikel Lainnya

Jelang 17 Agustus, Dubes Suriah Beri Ucapan HUT RI Ke-75
Dunia

Jelang 17 Agustus, Dubes Sur..

14 Agustus 2020 18:03
Para Dokter Lancarkan Aksi Protes, 8.300 Klinik Di Korea Selatan Tutup
Dunia

Para Dokter Lancarkan Aksi P..

14 Agustus 2020 17:22
Usai UEA, Israel Targetkan Normalisasi Hubungan Dengan Bahrain
Dunia

Usai UEA, Israel Targetkan N..

14 Agustus 2020 16:32
Aplikasi WeChat Di AS Malah Booming Jelang Berlakunya Larangan
Dunia

Aplikasi WeChat Di AS Malah ..

14 Agustus 2020 16:11
Makin Tidak Akur, India Stop Pakai Kapal China Untuk Kirim Minyak
Dunia

Makin Tidak Akur, India Stop..

14 Agustus 2020 16:09
Presiden Ilham Aliyev: Turki Akan Jadi Mitra Utama Kerjasama Militer Azerbaijan
Dunia

Presiden Ilham Aliyev: Turki..

14 Agustus 2020 15:52
Bukan Hanya Pelabuhan Beirut, Beberapa Lokasi Ini Menyimpan Bahan Peledak Yang Berbahaya Dan Belum Diamankan
Dunia

Bukan Hanya Pelabuhan Beirut..

14 Agustus 2020 15:41
Virus Corona Sudah Menyebar, Selandia Baru Perpanjang Lockdown Auckland
Dunia

Virus Corona Sudah Menyebar,..

14 Agustus 2020 15:06