Muncul Dua Kasus Impor, Thailand Perketat Aturan Masuk Orang Asing

Seorang staf hotel mengenakan pelindung wajah/Net

Pemerintah Thailand kembali memperketat aturan masuk warga asing, setelah muncul dua kasus impor Covid-19 yang memicu kekhawatiran adanya transmisi lokal.

Hingga Selasa (14/7), Thailand sudah mencatatkan 50 hari tanpa transmisi lokal Covid-19.

Namun munculnya dua kasus impor dari warga asing pada pekan ini membuat 400 orang diisolasi. Mereka diketahui telah melakukan kontak langsung dan tidak langsung dengan kasus.

Dua kasus impor baru di Thailand tersebut adalah seorang awak pesawat militer Mesir berusia 43 tahun di Provinsi Rayong timur dan seorang anak perempuan berusia 9 tahun, keluarga seorang diplomat Sudan di Bangkok.

Keduanya dikecualikan dari karantina wajib selama 14 hari ketika tiba di Thailand.

Pemerintah berdalih, pengecualian tersebut dikarenakan diplomat dan perwakilan militer termasuk ke dalam kategori orang asing yang diizinkan masuk sejak Maret dengan persyaratan isolasi mandiri. Namun aturan tersebut banyak dikritik karena terlalu longgar.

"Ini seharusnya tidak terjadi, saya benar-benar menyesal hal itu terjadi dan saya ingin meminta maaf kepada publik," kata Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha, seperti dikutip CNA.

Di media sosial, warga Thailand mengungkap kekhawatiran akan adanya gelombang kedua infeksi. Mereka juga takut jika harus melakukan kuncian di tengah situasi yang perlahan kembali normal seperti saat ini.

Namun pada Selasa, dua sekolah di Bangkok ditutup, 10 lainnya di Provinsi Rayong juga melakukan hal yang sama. Area perbelanjaan dan jalan-jalan di provinsi tersebut pun sepi. Sekitar 90 persen pemesanan hotel dibatalkan.

Tempat-tempat tersebut ditutup karena pada Rabu (8/7), warga Mesir menghabiskan waktu di sebuah mal sebelum berangkat pada Sabtu (11/7).

Kunjungan jangka pendek oleh pengusaha dan tamu negara yang dibuka kembali pada 1 Juli kembali ditangguhkan.

Saat ini, Thailand sudah mencatatkan 3.227 kasus Covid-19 dengan 58 kematian.

Kolom Komentar


Artikel Lainnya

Inggris Amankan 60 Juta Dosis Kandidat Vaksin Covid-19 Buatan Novavax
Dunia

Inggris Amankan 60 Juta Dosi..

14 Agustus 2020 12:42
Sambut Normalisasi Hubungan Dengan UEA, Presiden Israel Undang Putra Mahkota MBZ Ke Yerusalem
Dunia

Sambut Normalisasi Hubungan ..

14 Agustus 2020 12:15
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Sebut Pembebasan Ratusan Narapidana Taliban Ancaman Bagi Dunia
Dunia

Presiden Afghanistan Ashraf ..

14 Agustus 2020 12:08
Diprotes Pengusaha, Malaysia Cabut Pembatasan Rekrutmen TKA
Dunia

Diprotes Pengusaha, Malaysia..

14 Agustus 2020 11:58
Orangtua Kamala Harris Bukan WN AS, Donald Trump Pertanyakan Kelayakan Sang Pendamping Joe Biden
Dunia

Orangtua Kamala Harris Bukan..

14 Agustus 2020 11:38
Akhirnya Pemerintah Lebanon Libatkan Penyelidik Internasional Selidiki Ledakan Beirut Termasuk FBI
Dunia

Akhirnya Pemerintah Lebanon ..

14 Agustus 2020 11:31
Siapa Yang Paling Diinginkan Oleh Negara-negara Monarki Teluk, Trump Atau Biden?
Dunia

Siapa Yang Paling Diinginkan..

14 Agustus 2020 11:20
Turki: Normalisasi Hubungan Israel-UEA Khianati Rakyat Palestina
Dunia

Turki: Normalisasi Hubungan ..

14 Agustus 2020 10:41