AS Sajikan Bukti Virus Corona Bocor Dari Laboratorium China

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat merilis bukti bahwa virus corona bocor dari laboratorium di China/Net

Amerika Serikat memperkuat tuduhannya soal asal mula virus corona atau Covid-19 yang kini menjadi pandemi global. Sederet pejabat top di negeri Paman Sam, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump beberapa dalam sejumlah kesempatan kerap menunjuk hidung China sebagai asal mula virus corona.

Tudingan semacam itu tidak jarang mengundang cibiran publik, karena dilontarkan tanpa bukti yang disajikan.

Seakan hendak membungkam cibiran-cibiran miring tersebut, pada akhir pekan ini (Sabtu, 18/7), Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat merilis apa yang mereka sebut sebagai bukti bahwa virus corona berasal dari China.

Pihak kementerian merilis dua kabel diplomatik tahun 2018. Kabel diplomatik pertama mencatat bahwa Institut Virologi Wuhan (WIV) yang terletak di Wuhan, China memiliki kekuarangan yang serius. Untuk diketahui, Wuhan adalah kota di China di mana virus corona pertama kali mewabah awal tahun lalu.

"(WIV memiliki) kekurangan serius dari teknisi dan penyelidik terlatih yang diperlukan untuk mengoperasikan laboratorium dengan pengamanan tinggi ini dengan aman," begitu kutipan kabel diplomatik tersebut.

Isi kabel diplomatik yang pertama kali dipublikasikan oleh Washington Post itu juga mencatat bahwa hubungan antara WIV dan University of Texas Medical Branch di Galveston dapat membantu mengurangi kekurangan di WIV tersebut. Dalam kabel diplomatik yang sama disebutkan bahwa lembaga yang berbasis di Amerika Serikat itu melatih teknisi untuk bekerja di WIV.

Sementara itu, kabel diplomatik kedua yang dirilis juga terkait dengan WIV. kebel diplomatik bulan April 2018 itu mengutip seorang pejabat Perancis yang mengatakan bahwa "para ahli Perancis telah memberikan pelatihan bimbingan dan keamanan hayati ke laboratorium, yang akan berlanjut". Namun bagian lain dari kedua kabel diplomatik itu dihilangkan, sehingga informasiyang disampaikan tidak seutuhnya.

Dutipan dua isi kabel diplomatik tersebut agaknya dimunculkan ke publik sebagai "bukti" atau paling tidak "umpan" bagi tuduhan dari para pejabat Amerika Serikat yang menuduh bahwa virus corona "bocor" dari laboratorium di China.

Salah satu pejabat top Amerika Serikat yang sangat vokal menyuarakan tuduhan terhadap China adalah Meteri Luar Negeri Mike Pompeo. Dikabarkan CNN, dia bahkan pernah dengan lantang menuduh bahwa virus corona itu bisa lolos dari WIV.

Namun baru-baru ini dia agaknya melunakkan tuduhannya.

"Kami tahu itu (virus corona) dimulai di Wuhan, tetapi kami tidak tahu dari mana atau dari siapa, dan itu adalah hal-hal penting," kata Pompeo dalam sebuah wawancara pada pertengahan Mei lalu.
Tag:

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31
Pilpres AS 2020, Para Dukun Peru Beraksi Untuk Menangkan Pilihan Mereka
Dunia

Pilpres AS 2020, Para Dukun ..

29 September 2020 16:07
Kunjungi Zona Demiliterisasi, Menlu Dominic Raab: Inggris Selalu Dukung Perdamaian Korea
Dunia

Kunjungi Zona Demiliterisasi..

29 September 2020 15:35
Nicolas Maduro: Pandemik Covid-19 Perburuk Kesenjangan Sosial Di Dunia
Dunia

Nicolas Maduro: Pandemik Cov..

29 September 2020 15:23
Jelang Debat Presiden Malam Ini, Gedung Putih Yakin Trump Sudah Sangat Siap Dengan Semua Topik
Dunia

Jelang Debat Presiden Malam ..

29 September 2020 15:21
Memaksimalkan Tenaga Lokal, Kuwait Pecat Semua Karyawan Ekspatriat
Dunia

Memaksimalkan Tenaga Lokal, ..

29 September 2020 15:00
Melesat Menuju 5G, Singapura Kumpulkan Ribuan Tenaga Kerja Profesional
Dunia

Melesat Menuju 5G, Singapura..

29 September 2020 14:55