Rumania Berlakukan Undang-undang Wajib Rawat Inap Dan Karantina Untuk Pasien Corona

Tentara Rumania saat persiapan membangun rumah sakit penanganan Covid-19 di Budapest pada Maret 2020 lalu/Net

Banyaknya warga yang tidak ingin melakukan karantina atau dirawat ketika mereka telah terpapar virus corona, membuat Pemerintah Rumania mengambil tindakan tegas. Rumania mengesahkan undang-undang yang mengharuskan orang yang terinfeksi virus corona untuk menjalani karantina, melakukan perawatan medis, dan tidak meninggalkan rumah sakit. Undang-undang itu mulai berlaku pada Selasa (21/7), hari ini.

Kasus baru virus corona yang terus bertambah setiap harinya menyusul banyaknya warga yang mulai mengabaikan aturan kesehatan bahkan membangkang, membuat pemerintah cukup kesulitan mengatasi wabah ini. Rumania melaporkan pada bulan ini jumlah kasus infeksi virus corona meningkat tajam.

Pemerintah Romania pun menggunakan serangkaian dekrit kabinet untuk mewajibkan pasien Covid-19 di rawat di rumah sakit dan orang yang terinfeksi melakukan karantina mandiri. Namun, Mahkamah Agung negara itu mengeluarkan keputusan pada awal Juli lalu bahwa pemerintah tidak bisa memberlakukan tindak pencegahan semacam itu hanya dengan dekrit.

Langkah-langkah yang bertujuan untuk menahan laju penyebaran virus tersebut harus melalui undang-undang parlementer. Maka, parlemen Romania pun segera mengesahkan undang-undang yang langsung diberlakukan itu.

Menteri Kesehatan Rumania Nelu Tataru mengumumkan berlakunya aturan itu di stasiun televisi swasta Digi 24, pada Selasa (21/7).

"Mulai besok kami memiliki hukum, kami dapat menegaskan seseorang yang terjangkit untuk dirawat inap, kami dapat meminta orang yang terpapar virus untuk diisolasi. Jika kami menegakkan tuas ini kami dapat mengurangi angka infeksi," kata Tataru, dikutip dari Reuters.

Tataru menambahkan angka kasus infeksi di Romania dapat bertambah 1.000 per hari. Pemerintah dapat memutuskan untuk mengkarantina perusahaan atau permukiman tertentu.  

Perdana Menteri Romania Ludovic Orban mengatakan pemerintah belum memperkirakan dampak dari adanya undang-undang ini. Namun ia berharap semua berjalan baik.

Banyak warga Rumania yang mulai bosan dan tidak lagi mempercayai Covid-19 seperti pada awal-awal dulu. Mereka mengabaikan aturan kesehatan dan tidak ingin percaya lagi pada masker dan jaga jarak. Akibatnya kasus terus melambung tinggi.

Per Senin (20/7) Romania mencatat 38.139 kasus infeksi, 22.747 pasien sudah pulih dan 2.038 meninggal dunia.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Tamu Al Fateh | Teguh Timur | CEO RMOL | Owner Malik Arslan | Jakarta | Indonesia | Al fateh carpets

Rabu, 23 September 2020
Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Pilpres AS 2020, Hasil Jajak Pendapat Perolehan Joe Biden - Donald Trump Hanya Terpaut Tipis
Dunia

Pilpres AS 2020, Hasil Jajak..

25 September 2020 06:51
Nancy Pelosi: Omong-omong Anda Tidak Berada Di Korea Utara Atau Arab Saudi. Ini Amerika, Tuan Trump!
Dunia

Nancy Pelosi: Omong-omong An..

25 September 2020 06:33
Hamas Dan Fatah Mulai Akur, Sepakat Gelar Pemilu Pertama Palestina Sejak 15 Tahun
Dunia

Hamas Dan Fatah Mulai Akur, ..

25 September 2020 06:14
Ditangkap Polisi Hong Kong, Aktivis Joshua Wong Tegaskan Dia Akan Tetap Melawan
Dunia

Ditangkap Polisi Hong Kong, ..

25 September 2020 05:58
Kantong Plastik Berisi Uang Tunai 18 Juta Dolar AS Ditemukan Di Dinding Rumah Pablo Escobar
Dunia

Kantong Plastik Berisi Uang ..

24 September 2020 23:48
Hasil Banding, Pengadilan Di Jerman Izinkan Azan Berkumandang Lagi
Dunia

Hasil Banding, Pengadilan Di..

24 September 2020 19:26
Tak Mau Kalah Dari Trump, Vladimir Putin Ikut Masuk Nominasi Penerima Nobel
Dunia

Tak Mau Kalah Dari Trump, Vl..

24 September 2020 17:47
Kapal Rusia Masuk Perairan Teritorialnya, Swedia Marah: Itu Kejahatan!
Dunia

Kapal Rusia Masuk Perairan T..

24 September 2020 17:14