Jerman: Jika Ingin Berhubungan Baik Dengan Uni Eropa, Turki Harus Setop Pengeboran Di Siprus

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dan Kanselir Jerman, Angela Merkel/Net

Turki harus segera menghentikan operasi pengeboran di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Siprus, Mediterania Timur. Lantaran operasi semacam itu bisa menciptakan kemunduran hubungan antara Ankara dan Uni Eropa (UE).

Demikian yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas kepada wartawan pada Selasa (21/7). Di mana pernyataan tersebut muncul setelah ia bertemu dengan Menteri Luar Negeri Yunani, Nikos Dendias.

"Kami berbicara tentang Turki dan pengeboran. Posisi kami jelas mengenai pengeboran dan operasi Turki di Mediterania, hukum internasional harus dihormati," ujar Maas seperti dikutip Sputnik.

"Kemajuan dalam hubungan UE dengan Turki akan dilihat melalui prisma ini jika semua kegiatan Turki di Mediterania Timur dihentikan," sambungnya.

Maas mengungkap, selama kepresidenan Jerman di UE yang terhitung per 1 Juli 2020, blok tersebut akan membahas solusi praktis untuk mengakhiri kegiatan pengeboran Turki di Mediterania Timur.

"Kami mengharapkan Turki untuk menghentikan operasi pengeboran di dekat Siprus dan tidak memulai kegiatan baru juga. Ini adalah kondisi untuk kemajuan. Ada tingkat persatuan yang besar di UE tentang masalah ini," terang Maas.

Sejak 1974, Siprus telah terpecah antara komunitas Yunani dan Turki. Operasi pengeboran Turki di Mediterania Timur menjadi titik pertikaian antara Ankara dan Nikosia. Otoritas Yunani dan Siprus menganggap Turki telah melanggar kedaulatan mereka.

Sementara itu, Turki mendukung gerakan kemerdekaan Siprus Turki yang berada di utara pulau tersebut. Sembari melakukan pengeboran di wilayah yang diyakini kaya akan cadangan hidrokarbon.

Alhasil, aksi Turki tersebut juga memicu konflik di Eropa, mengingat Republik Siprus telah diakui secara internasional.

UE telah berulang kali mengutuk tindakan tersebut. Namun, Turki mengatakan tidak akan menghentikan eksplorasi dan pengeboran di lepas pantai Siprus. UE telah memberlakukan sanksi pribadi terhadap individu dan perusahaan yang terlibat dalam pengeboran, yang meliputi pembekuan aset dan larangan bepergian ke negara-negara anggota UE.

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Nicolas Maduro: Solidaritas Venezuela Untuk Palestina Tidak Pernah Goyah
Dunia

Nicolas Maduro: Solidaritas ..

30 September 2020 00:56
Nagorno-Karabakh Semakin Membara, Rusia Desak Turki Dukung Gencatan Senjata
Dunia

Nagorno-Karabakh Semakin Mem..

30 September 2020 00:36
Presiden Venezuela Tegaskan Itikad Baik Penyelesaian Damai Sengketa Guayana Esequiba
Dunia

Presiden Venezuela Tegaskan ..

30 September 2020 00:25
Di Tengah Polemik, TikTok Rilis Panduan Untuk Pemilu AS 2020
Dunia

Di Tengah Polemik, TikTok Ri..

30 September 2020 00:09
Menhan Taiwan: Tidak Ada Tanda-tanda China Siapkan Perang
Dunia

Menhan Taiwan: Tidak Ada Tan..

29 September 2020 23:55
Sang Juru Damai, Emir Kuwait Sheikh Sabah Meninggal Dunia Pada Usia 91 Tahun
Dunia

Sang Juru Damai, Emir Kuwait..

29 September 2020 23:11
Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31