Setelah Amerika Dan Inggris Kini Giliran Prancis Bakal Singkirkan Huawei

Ilustrasi/Net

Menyusul AS dan Inggris, Prancis akhirnya memutuskan untuk tidak lagi mengizinkan peralatan 5G Huawei digunakan di negara mereka.

Sebuah sumber menyebutkan, pemerintah telah mengatakan kepada operator telekomunikasi yang berencana untuk membeli peralatan 5G Huawei bahwa mereka tidak akan dapat memperbarui lisensi untuk peralatan begitu masanya berakhir, yang secara efektif menghapuskan perusahaan China itu keluar dari jaringan seluler.

Seperti negara-negara lainnya di Eropa, Prancis meletakkan pasar ponsel 5G generasi berikutnya di tengah badai geopolitik yang berkembang antara dua negara adidaya.

Amerika Serikat telah sesumbar bahwa peralatan perusahaan Huawei dapat digunakan oleh pemerintah China untuk spionase dan telah mendesak sekutunya untuk melarangnya. Tudingan itu telah dibantah oleh Huawei dan Beijing.

Badan keamanan siber Prancis ANSSI mengatakan bulan ini akan mengizinkan operator untuk menggunakan peralatan termasuk Huawei, di bawah lisensi tiga hingga delapan tahun. Tapi badan itu mendesak perusahaan telekomunikasi agar tidak menggunakan peralatan perusahaan milik China itu, dikutip dari Reuters, Kamis (23/7).

Sumber mengatakan ANSSI telah memberi tahu sebagian besar keputusan lisensi kepada para operator. Mereka mengatakan sebagian besar otorisasi untuk peralatan Huawei adalah tiga atau lima tahun, sementara sebagian besar untuk peralatan yang berasal dari Ericsson atau Nokia menerima lisensi selama delapan tahun.

Operator Perancis mungkin masih bisa mendapatkan otorisasi delapan tahun untuk peralatan Huawei dalam beberapa kasus, dan belum bisa memutuskan untuk menggunakan peralatannya untuk periode waktu itu, kata sumber tersebut. Tapi tetap saja pada akhirnya mereka harus membongkarnya juga.

Salah satu sumber mengatakan akan sulit bagi operator telekomunikasi untuk mengambil risiko berinvestasi dalam peralatan Huawei, mengingat teknologi seluler baru seperti 5G membutuhkan setidaknya delapan tahun untuk menghasilkan pengembalian investasi.

"Memberikan tiga tahun sama dengan penolakan secara halus," ungkap sumber itu.

Larangan itu tentu saja akan sangat menyusahkan Bouygues Telecom dan Altice Europe's SFR, dua operator telekomunikasi Prancis yang sudah menggunakan peralatan Huawei dalam jaringan seluler mereka saat ini.

Otorisasi baru untuk peralatan jaringan 5G terkait dengan peralatan 4G yang ada, artinya jika seorang operator memilih pemasok berbeda untuk 5G, itu juga harus mengganti infrastruktur 4G yang ada.

Perusahaan operator sendiri telah mengatakan kemungkinan mereka akan dipaksa untuk mengganti jaringan, dan biayanya tentu saja sangat besar. Hal itu telah mendorong perusahaan operator untuk meminta kompensasi dari negara.

Bouygues dan Altice menolak mengomentari apakah mereka telah mengajukan lisensi Huawei atau keputusan lisensi apa pun, atau apakah mereka telah mengadakan percakapan informal dengan ANSSI. Mereka juga menolak berkomentar apakah mereka akan membatalkan rencana pembelian untuk peralatan Huawei.

Dua operator utama Prancis lainnya, leader Orange dan Iliad, mengandalkan Nokia, Ericsson atau keduanya untuk jaringan seluler mereka.

Sebelumnya pemerintah Inggris telah memutuskan untuk membersihkan Huawei dari jaringan 5G mereka pada 2027 mendatang. Meskipun kelompok-kelompok telekomunikasi besar sangat bergantung pada teknologi perusahaan asal China itu.

"Posisi Prancis mirip dengan Inggris, tetapi komunikasi pemerintah berbeda. Huawei tidak bisa berbuat banyak tentang itu," kata sebuah sumber.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Nicolas Maduro: Solidaritas Venezuela Untuk Palestina Tidak Pernah Goyah
Dunia

Nicolas Maduro: Solidaritas ..

30 September 2020 00:56
Nagorno-Karabakh Semakin Membara, Rusia Desak Turki Dukung Gencatan Senjata
Dunia

Nagorno-Karabakh Semakin Mem..

30 September 2020 00:36
Presiden Venezuela Tegaskan Itikad Baik Penyelesaian Damai Sengketa Guayana Esequiba
Dunia

Presiden Venezuela Tegaskan ..

30 September 2020 00:25
Di Tengah Polemik, TikTok Rilis Panduan Untuk Pemilu AS 2020
Dunia

Di Tengah Polemik, TikTok Ri..

30 September 2020 00:09
Menhan Taiwan: Tidak Ada Tanda-tanda China Siapkan Perang
Dunia

Menhan Taiwan: Tidak Ada Tan..

29 September 2020 23:55
Sang Juru Damai, Emir Kuwait Sheikh Sabah Meninggal Dunia Pada Usia 91 Tahun
Dunia

Sang Juru Damai, Emir Kuwait..

29 September 2020 23:11
Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31