Jubir China: Ada Maling Teriak Maling

Ilustrasi/Net

Tiongkok mengatakan yang selama ini melakukan kegiatan spionase terluas di dunia justru adalah Amerika Serikat, bukan China. Demi memanipulasi politik dan taktik untuk keluar dari dilema tanggapan Covid-19 yang tidak kompeten, AS malah menuduh Tiongkok meretas dan memata-matai mereka tanpa investigasi dan bukti substantif.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok bahkan secara terang-terangan meminta AS untuk menghentikan cara-cara mereka mencoreng pemerintah China dengan tuduhan semacam itu.

“Kami menuntut agar AS segera berhenti mencoreng China pada keamanan siber," kata jubir Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin pada jumpa pers, seperti dikutip dari Global Times, Rabu (22/7).

“AS telah melakukan kegiatan spionase terluas di dunia, tetapi AS melakukan tuduhan tak berdasar terhadap negara-negara lain atas serangan dunia maya. Ini seperti maling teriak maling," kata Wang.

Wang mengatakan dunia maya seharusnya tidak menjadi medan perang baru. Negara-negara yang mencari apa yang disebut hegemoni dunia maya melalui strategi dunia maya ofensif hanya akan menembak diri mereka sendiri.

Liu Xiaoming, duta besar Tiongkok untuk Inggris, mengatakan dalam sebuah tweet pada hari Rabu (22/7), bahwa tuduhan semacam itu merupakan penghinaan bagi para ilmuwan China dan pencapaian mereka. Juga dapat merusak kerja sama internasional dalam penelitian dan pengembangan. Dunia harus sangat menentang dan menolak klaim tidak berdasar seperti itu, kata Liu.

Tanggapan China datang setelah Departemen Kehakiman AS pada Selasa (21/7) menuntut dua pria Tiongkok yang diduga mencuri hasil penelitian virus coerona dan mendapatkan bantuan dari agen-agen negara China untuk pencurian lainnya.

Lu Xiang, seorang peneliti di Akademi Ilmu Sosial Tiongkok, mengatakan kepada Global Times bahwa apa yang disebut dakwaan tidak lebih dari replay trik lama, dan merupakan trik paling membosankan yang telah dimainkan AS untuk mengalihkan perhatian publik dari respon Covid-19 yang tidak kompeten.

Trik semacam itu hanya akan menjerumuskan orang Amerika lebih dalam lagi ke dalam kesulitan mereka, katanya.

AS telah menyalahgunakan tuntutan hukum terhadap sekelompok perusahaan dan individu China dalam beberapa tahun terakhir untuk menciptakan masalah politik, tetapi tidak melakukan penyelidikan yang sebenarnya dan hampir tidak pernah memberikan bukti kepada China, kata Lu. "Dengan demikian, tidak sulit untuk memahami manipulasi politik AS tentang masalah ini," katanya.

Di satu sisi, AS menggunakan yurisdiksi lengan panjang unilateral untuk menuntut beberapa institusi atau perusahaan China yang bahkan mungkin tidak ada, menciptakan ketidakpercayaan antara kedua negara, tetapi AS juga telah menerima banyak pelarian Tiongkok, dan bahkan menggunakannya untuk kegiatan anti-China, yang menimbulkan ancaman serius bagi keamanan nasional Tiongkok.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31
Pilpres AS 2020, Para Dukun Peru Beraksi Untuk Menangkan Pilihan Mereka
Dunia

Pilpres AS 2020, Para Dukun ..

29 September 2020 16:07
Kunjungi Zona Demiliterisasi, Menlu Dominic Raab: Inggris Selalu Dukung Perdamaian Korea
Dunia

Kunjungi Zona Demiliterisasi..

29 September 2020 15:35
Nicolas Maduro: Pandemik Covid-19 Perburuk Kesenjangan Sosial Di Dunia
Dunia

Nicolas Maduro: Pandemik Cov..

29 September 2020 15:23
Jelang Debat Presiden Malam Ini, Gedung Putih Yakin Trump Sudah Sangat Siap Dengan Semua Topik
Dunia

Jelang Debat Presiden Malam ..

29 September 2020 15:21
Memaksimalkan Tenaga Lokal, Kuwait Pecat Semua Karyawan Ekspatriat
Dunia

Memaksimalkan Tenaga Lokal, ..

29 September 2020 15:00
Melesat Menuju 5G, Singapura Kumpulkan Ribuan Tenaga Kerja Profesional
Dunia

Melesat Menuju 5G, Singapura..

29 September 2020 14:55