Polisi Amankan 100 Orang Yang Merusak Dan Mengubah Hasil Tes Covid-19 Demi Untuk Memasuki Abu Dhabi

Lalu lintas menumpuk di Sheikh Zayed Road ketika polisi memeriksa pengendara untuk izin masuk ke Abu Dhabi/Net

Sebanyak 102 orang dinyatakan bersalah karena telah merusak hasil tes Covid-19 mereka. Polisi Abu Dhabi mengatakan, orang-orang itu dengan sengaja mengubah hasil medis mereka sebagai usaha untuk memasuki ibukota melalui titik pemeriksaan perbatasan.

Pemerintah telah menerapkan aturan bagi warga UEA yang akan memasuki Abu Dhabi bahwa mereka harus membawa surat keterangan yang menyatakan bebas dari Covid-1.

Hasil negatif dapat ditunjukkan kepada polisi di perbatasan menggunakan aplikasi penelusuran AlHosn atau dengan menyajikan pesan teks dari rumah sakit yang diakui.

Akibatnya banyak warga yang melakukan kecurangan dengan mengubah hasil tes. Para pelaku itu berasal dari berbagai negara, dan saat ini ditahan oleh polisi untuk dirujuk ke Penuntutan Umum. Masing-masing akan dikenai hukuman.

Penjabat Direktur Kedaruratan Federal, Penanggulangan Krisis dan Bencana, Salem Al Zaabi, mengatakan mereka yang melakukan pelanggaran terkait langkah-langkah keamanan akan dihukum.

"Langkah itu relevan untuk melawan pandemi Covid-19, menghentikan penyebaran virus, dan memastikan kepatuhan semua warga Emirat dan penduduk dengan instruksi yang diambil oleh otoritas terkait," kata Al Zaabi, dikutip dari TN, Jumat (24/7).

Bagi siapa saja yang memalsukan atau mengubah surat keterangan hasil tes Covid-19 akan menghadapi tindakan tegas karena membahayakan kesehatan dan keselamatan masyarakat di UEA.

Awal pekan ini, Abu Dhabi mengumumkan akan mendirikan pusat skrining cepat tambahan di perbatasan untuk memfasilitasi kerumunan besar yang mencoba memasuki emirat.

Pusat skrining itu didirikan di sepanjang perbatasan dari Dubai ke Abu Dhabi, termasuk adanya tes drive thru di tempat, juga tes yang menggunakan Diffractive Phase Interferometry atau DPI di mana hasilnya bisa diketahui dalam lima menit.

Mereka yang tes negatif dapat melanjutkan perjalanan mereka tetapi mereka yangpositif  harus menjalani pengujian lebih lanjut.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31
Pilpres AS 2020, Para Dukun Peru Beraksi Untuk Menangkan Pilihan Mereka
Dunia

Pilpres AS 2020, Para Dukun ..

29 September 2020 16:07
Kunjungi Zona Demiliterisasi, Menlu Dominic Raab: Inggris Selalu Dukung Perdamaian Korea
Dunia

Kunjungi Zona Demiliterisasi..

29 September 2020 15:35
Nicolas Maduro: Pandemik Covid-19 Perburuk Kesenjangan Sosial Di Dunia
Dunia

Nicolas Maduro: Pandemik Cov..

29 September 2020 15:23
Jelang Debat Presiden Malam Ini, Gedung Putih Yakin Trump Sudah Sangat Siap Dengan Semua Topik
Dunia

Jelang Debat Presiden Malam ..

29 September 2020 15:21
Memaksimalkan Tenaga Lokal, Kuwait Pecat Semua Karyawan Ekspatriat
Dunia

Memaksimalkan Tenaga Lokal, ..

29 September 2020 15:00
Melesat Menuju 5G, Singapura Kumpulkan Ribuan Tenaga Kerja Profesional
Dunia

Melesat Menuju 5G, Singapura..

29 September 2020 14:55