Warga Armenia dan Azerbaijan Bentrok Di Moskow, Dubes: Ini Telah Direncanakan

Duta Besar Armenia untuk Rusia Vardan Toghanyan/Net

Dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio Govorit Moskva, Duta Besar Armenia untuk Rusia Vardan Toghanyan mengatakan bentrokan antara warga Armenia dan Azerbaijan di Moskow yang terjadi pada Kamis malam telah direncanakan oleh orang-orang Azerbaijan.

“Kami menerima informasi seperti itu sepanjang malam. Ada beberapa kasus serupa di Moskow tenggara. Geng-geng yang sangat terorganisasi dan bersenjata menyerang para pengemudi dengan plat nomor Armenia atau orang-orang tertentu dan memulai perkelahian besar,” ujar Toghanyan, dikutip dari News Am, Jumat (24/7).

Tidak ada yang korban meninggal, lapor Toghanyan. Namun, beberapa terluka dan dilarikan ke rumah sakit.

Kedutaan Besar Armenia mengoordinasikan tindakannya dengan otoritas penegak hukum dan organisasi non-pemerintah Armenia. Kedutaan juga juga melakukan kontak dengan polisi.

“Kami menyerukan semua warga Armenia di Moskow untuk waspada dan tidak menyerah pada provokasi, karena ini adalah kebijakan anti-Armenia yang diusung Azerbaijan terhadap warga Armenia di Moskow,” jelas Toghanyan dan menyerukan agar semua tindakan harus dipikirkan masak-masak agar tidak terpancing.

“Ini adalah provokasi organisasi. Jika kita tidak segera mengambil langkah-langkah, ini akan membawa konsekuensi serius,” katanya.

Toghanyan yakin pemerintah Azerbaijan terlibat dalam bentrokan ini.
“Kepemimpinan Azerbaijan telah meningkatkan retorika agresifnya selama beberapa tahun terakhir dan telah mempersiapkan rakyat untuk perang. Bagi mereka, bahwa satu-satunya solusi yang mungkin untuk masalah Nagorno-Karabakh adalah operasi militer, dan sekarang mereka telah mengekspor itu ke Rusia,” tegas Toghanyan.

Lebih dari 50 warga Azerbaijan ditahan di Moskow karena menyerang orang-orang Armenia.  Bahkan ada salah satu korban yang dipukuli karena menduga dia adalah orang Armenia tetapi kemudian salah.  

Aparat menahan dan menjatuhkan sanksi dengan dakwaan hooliganisme dan menyebarkan ujaran kebencian antar etnis.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Nicolas Maduro: Solidaritas Venezuela Untuk Palestina Tidak Pernah Goyah
Dunia

Nicolas Maduro: Solidaritas ..

30 September 2020 00:56
Nagorno-Karabakh Semakin Membara, Rusia Desak Turki Dukung Gencatan Senjata
Dunia

Nagorno-Karabakh Semakin Mem..

30 September 2020 00:36
Presiden Venezuela Tegaskan Itikad Baik Penyelesaian Damai Sengketa Guayana Esequiba
Dunia

Presiden Venezuela Tegaskan ..

30 September 2020 00:25
Di Tengah Polemik, TikTok Rilis Panduan Untuk Pemilu AS 2020
Dunia

Di Tengah Polemik, TikTok Ri..

30 September 2020 00:09
Menhan Taiwan: Tidak Ada Tanda-tanda China Siapkan Perang
Dunia

Menhan Taiwan: Tidak Ada Tan..

29 September 2020 23:55
Sang Juru Damai, Emir Kuwait Sheikh Sabah Meninggal Dunia Pada Usia 91 Tahun
Dunia

Sang Juru Damai, Emir Kuwait..

29 September 2020 23:11
Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31