Wabah Pes Muncul Lagi, Mongolia Karantina Satu Kabupaten

Mongolia karantina satu kabupaten setelah muncul satu kasus Wabah Pes/net

Wabah Pes masih terus menggentayangi warga Mongolia di tengah kekhawatiran akibat pandemik Covid-19.

Dilaporkan Xinhua pada Minggu (26/7), muncul satu kasus Pes. Ia adalah warga Kabupaten Uliastai, Provinsi Zavkhan, berusia 39 tahun.

Ia dilaporkan mengalami demam tinggi, sakit kepala, dan nyeri otot setelah memakan daging marmut dengan keluarganya pada pekan lalu. Saat ini ia diisolasi di rumah sakit setempat.

Saat ini, setidaknya ada sembilan orang yang melakukan kontak dengan pasien tersebut dan diisolasi di rumah masing-masing. Sementara Kabupaten Uliastai langsung dikarantina.

Sebelumnya, beberapa ternak didiagnosis menderita penyakit pes di Wilayah Otonomi Mongolia Dalam Tiongkok. Dua kasus penyakit ini dikonfirmasi di Mongolia Barat.

Pada awal bulan, seorang bocah laki-laki berusia 15 tahun meninggal dunia di Provinsi Govi-Altai karena Wabah Pes. Tiga hari sebelum meninggal, bocah tersebut diketahui memakan daging marmut dengan teman-temannya.

Dua saudara bocah tersebut, laki-laki berusia 27 tahun dan 17 tahun, yang tinggal di Provinsi Khovd, juga terinfeksi Wabah Pes,

Wabah Pes merupakan penyakit yang disebarkan oleh kutu yang hidup pada tikus liar dan dapat membunuh orang dewasa dalam 24 jam jika tidak diobati dengan cepat. Pada abad ke-14, wabah tersebut menewaskan hingga 200 juta orang.

Kementerian Kesehatan Mongolia mengakui, daerah pegunungan Altai di China dan Rusia, serta Mongolia berisiko tinggi Wabah Pes.
Sementara itu, perhitungan Worldometers menunjukkan, Mongolia sudah melaporkan 288 kasus Covid-19 dengan nol kematian.

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31
Pilpres AS 2020, Para Dukun Peru Beraksi Untuk Menangkan Pilihan Mereka
Dunia

Pilpres AS 2020, Para Dukun ..

29 September 2020 16:07
Kunjungi Zona Demiliterisasi, Menlu Dominic Raab: Inggris Selalu Dukung Perdamaian Korea
Dunia

Kunjungi Zona Demiliterisasi..

29 September 2020 15:35
Nicolas Maduro: Pandemik Covid-19 Perburuk Kesenjangan Sosial Di Dunia
Dunia

Nicolas Maduro: Pandemik Cov..

29 September 2020 15:23
Jelang Debat Presiden Malam Ini, Gedung Putih Yakin Trump Sudah Sangat Siap Dengan Semua Topik
Dunia

Jelang Debat Presiden Malam ..

29 September 2020 15:21
Memaksimalkan Tenaga Lokal, Kuwait Pecat Semua Karyawan Ekspatriat
Dunia

Memaksimalkan Tenaga Lokal, ..

29 September 2020 15:00
Melesat Menuju 5G, Singapura Kumpulkan Ribuan Tenaga Kerja Profesional
Dunia

Melesat Menuju 5G, Singapura..

29 September 2020 14:55