Farah.ID
Farah.ID

Jumlah Penonton Anjlok, Bioskop Paling Terkenal Di Prancis Terpaksa Tutup

LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 28 Juli 2020, 10:55 WIB
Jumlah Penonton Anjlok, Bioskop Paling Terkenal Di Prancis Terpaksa Tutup
Grand Rex salah satu bioskop paling ikonis di Prancis/Net
Salah satu bioskop paling terkenal di Prancis akhirnya memutuskan untuk tutup pada Agustus. Jumlah penonton yang begitu sedikit dari hari ke hari karena khawatir akan resiko penyebaran virus membuat pihak manajemen mengambil keputusan ini.

Bioskop Grand Rex, salah satu yang terbesar di Prancis yang beroperasi di pusat Kota Paris sejak Perang Dunia Kedua, biasanya bisa menyedot banyak penonton. Namun, sejak wabah virus corona, jumlah penonton semakin sedikit.    

Para manajer di bioskop Grand Rex mengatakan pada hari Senin (27/7) bahwa studio-studio Hollywood juga patut disalahkan karena menahan pelepasan begitu banyak blockbuster musim panas.

Federasi Bioskop Prancis mengatakan industri hiburan sedang lumpuh, karenanya mereka meminta bantuan negara untuk membantu mereka melalui krisis.

"Jumlah penonton semakin berkurang, lalu film-film Amerika baru yang secara tradisional merupakan unggulan saat musim panas hampir tidak ada. Kami telah memutuskan untuk tutup mulai 3 Agustus," kata manajer Grand Rex, Alexandre Hellmann.

"Kita akan mengalami kerugian yang lebih kecil dibandingkan dengan memaksa tetap buka tanpa film-film bagus dan penonton yang sedikit," kata pihak manajemen.

Dengan 2.700 kursi, teater terbesar tujuh layar Grand Rex adalah salah satu yang terbesar di Eropa, dengan layar 300 meter persegi.

Bioskop-bioskop di Prancis nyaris mengalami penurunan penonton setelah diijinkan buka kembali pasca penguncian selama delapan minggu bulan lalu.

Federasi bioskop meminta bank dan tuan tanah untuk memberikan kelonggaran bagi anggotanya. Apalagi, selama diijinkan buka kembali, pemerintah memberi aturan hanya setengah dari jumlah kursi yang boleh terisi.

Beberapa manajer bioskop mengatakan, penundaan film Top Gun 2, Wonder Woman 1984 dan drama mata-mata Christopher Nolan, Tenet, serta film keluarga besar Disney, Mulan, sedikit membantu untuk menarik penonton.

"Ini jauh lebih sulit dari yang kita bayangkan," kata Aurelie Delage, manajer Cinemascop Megarama enam layar di Garat di Prancis barat.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA