Israel Tak Ingin Insiden Di Perbatasan Meluas Menjadi Perang Tapi Jika Memang Harus Mereka Sudah Siap

Garis Biru yang memisahkan Israel dan Lebanon menunjukkan pasukan penjaga perdamaian PBB UNIFIL, di tengah bentrokan di daerah perbatasan, pada 27 Juli 2020/Net

Israel dilaporkan telah menyampaikan kepada para pejabat internasional bahwa mereka tidak ingin pertikaian di perbatasan dengan kelompok teror Hizbullah meningkat menjadi perang.

Pesan itu mengatakan Israel tidak tertarik untuk meningkatkan situasi, situs web Ynet melaporkan Selasa pagi (28/7) waktu setempat tanpa mengutip sumber atau menentukan kepada siapa pesan itu disampaikan.

Namun, pesannnya jelas memperingatkan bahwa jika memang diperlukan, Israel siap untuk menghadapi pukulan menyakitkan, menekankan bahwa Suriah dan Lebanon bertanggung jawab atas apa yang terjadi sementara Iran adalah kekuatan pendorong di belakangnya, seperti dikutip dari Times Of Israel, Selasa (28/7).

Usai bentrokan yang terjadi senin (27/7) pasukan Israel tetap siaga tinggi di sepanjang perbatasan utara, sejumlah pasukan tambahan juga ikut dikerahkan pada Senin malam ketika kelompok teror itu mengancam akan menyerang negara Yahudi itu pada tanggal yang tidak ditentukan.

Personel keamanan di komunitas daerah perbatasan tidak akan berpatroli pada malam hari karena takut menjadi sasaran. Para menteri juga telah diperintahkan untuk tidak memberikan wawancara tentang situasi di utara.

Sementara itu, penduduk Israel utara kembali melanjutkan kehidupan sehari-hari mereka tanpa terpengaruh situasi terkini di perbatasan. Beberapa orang justru menyesalkan efek dari kejadian itu, mereka khawatir insiden di perbatasan akan memperburuk sektor pariwisata yang telah mengalami pukulan kritis karena pembatasan perjalanan yang dipaksakan oleh pandemik virus corona.

“Saya tidak merasa takut, saya hanya takut pada kepanikan masyarakat," kata petani Ilan Rosenfeld dari Metula kepada situs berita Walla. "Kami telah terbiasa berada dalam situasi ini selama bertahun-tahun dan kami telah melalui periode yang jauh lebih sulit.”

Dalam pernyataan pers bersama pada Senin di markas militer Kirya di Tel Aviv, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa Israel akan terus bertindak untuk mencegah Iran membangun pijakan militer di Lebanon dan Suriah. Ia juga mengatakan bahwa Hizbullah yang didukung Iran telah mencoba bermain api lewat upayanya menyusup ke wilayah Israel.

"Kami memandang serius upaya mereka untuk menyusup ke wilayah kami. Hizbullah dan Lebanon memikul tanggung jawab penuh atas insiden ini. Hizbullah harus tahu bahwa mereka sedang bermain dengan api," kata Netanyahu.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Luis Arce Menang Pemilu, Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Tinggalkan Argentina Menuju Venezuela
Dunia

Luis Arce Menang Pemilu, Man..

24 Oktober 2020 11:56
Diduga Kunjungi Restoran Di Tengah Pandemi Dan Langgar Aturan Yang Dibuatnya, Menkes Ceko Terancam Dipecat
Dunia

Diduga Kunjungi Restoran Di ..

24 Oktober 2020 11:11
Kelompok Yahudi Di AS Terpecah Karena Normalisasi Sudan-Israel, Dewan Demokratik: Ini  Alat Politik Trump
Dunia

Kelompok Yahudi Di AS Terpec..

24 Oktober 2020 10:39
Fauci: Trump Belum Menghadiri Pertemuan Gugus Tugas Virus Corona Gedung Putih Dalam Beberapa Bulan
Dunia

Fauci: Trump Belum Menghadir..

24 Oktober 2020 10:03
Mengapa Pelosi Mendesak Agar Berhati-hati Terhadap Pernyataan Tentang Pemilu AS Yang Dikeluarkan Intelijen?
Dunia

Mengapa Pelosi Mendesak Agar..

24 Oktober 2020 09:21
Ada Ancaman Teroris Dan Penculikan, Kedubes AS Di Turki Tangguhkan Layanan Visa
Dunia

Ada Ancaman Teroris Dan Penc..

24 Oktober 2020 08:56
Meskipun Tertinggal Di Belakang China, India Berpotensi Menjadi Negara Kuat
Dunia

Meskipun Tertinggal Di Belak..

24 Oktober 2020 07:48
Normalisasi Hubungan Sudan-Israel, Netanyahu Senang Palestina Meradang
Dunia

Normalisasi Hubungan Sudan-I..

24 Oktober 2020 07:34