Aktivis Hong Kong Nathan Law Sebut Perlawanannya Terhadap China Bagai Kisah David VS Goliath

Nathan Law saat bertemu Menlu AS Mike Pompeo di London Selasa 21 Juli/Net

Dari London aktivis pro demokrasi Nathan Law bersumpah akan meneruskan perjuangannya untuk demokrasi dan penegakan hukum di negara asalnya, Hong Kong.

Dalam sebuah wawancara bersama France24 Law keputusannya meninggalkan Hong Kong dan memilih tinggal di Inggris tak lain untuk melanjutkan pekerjaan advokasi internasionalnya.

Aktivis pro-demokrasi terkemuka itu mengatakan hukum keamanan nasional yang baru-baru ini yang diberlakukan oleh Beijing di Hong Kong adalah akhir dari "satu negara, dua sistem", seperti dikutip dari France24, Selasa (28/7).

Sementara dia mengakui bahwa para aktivis yang berhadapan dengan Beijing layaknya kisah "David versus Goliath", dia mengemukakan harapan bahwa pihaknya akan menang dengan bantuan dari negara-negara lain.

Law mengatakan pekan lalu dia telah mengadakan pertemuan yang "sangat konstruktif" dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan termotivasi menyaksikan beberapa negara, seperti Inggris dan Selandia Baru yang menangguhkan perjanjian ekstradisi mereka dengan Hong Kong.

Di kesempatan yang sama Law menepis tudingan China yang mengatakan bahwa dia adalah boneka AS dan menganggap hal itu sebagai bagian dari kampanye panjang Beijing untuk menyerangnya. Law juga menyerukan sanksi terhadap pejabat China yang dianggap bertanggung jawab atas pelanggaran hak asasi manusia di wilayah Xinjiang barat dan di Hong Kong.

Law percaya, Demokrat maupun Republik sama-sama satu suara soal demokrasi di Hong Kong, begitu juga dengan presiden AS selanjutnya, siapa pun dia.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31
Pilpres AS 2020, Para Dukun Peru Beraksi Untuk Menangkan Pilihan Mereka
Dunia

Pilpres AS 2020, Para Dukun ..

29 September 2020 16:07
Kunjungi Zona Demiliterisasi, Menlu Dominic Raab: Inggris Selalu Dukung Perdamaian Korea
Dunia

Kunjungi Zona Demiliterisasi..

29 September 2020 15:35
Nicolas Maduro: Pandemik Covid-19 Perburuk Kesenjangan Sosial Di Dunia
Dunia

Nicolas Maduro: Pandemik Cov..

29 September 2020 15:23
Jelang Debat Presiden Malam Ini, Gedung Putih Yakin Trump Sudah Sangat Siap Dengan Semua Topik
Dunia

Jelang Debat Presiden Malam ..

29 September 2020 15:21
Memaksimalkan Tenaga Lokal, Kuwait Pecat Semua Karyawan Ekspatriat
Dunia

Memaksimalkan Tenaga Lokal, ..

29 September 2020 15:00
Melesat Menuju 5G, Singapura Kumpulkan Ribuan Tenaga Kerja Profesional
Dunia

Melesat Menuju 5G, Singapura..

29 September 2020 14:55