Tujuh Marinir Dan Seorang Pelaut AS Dinyatakan Hilang Dalam Insiden Tenggelamnya Kapal Serang Amfibi Di Pantai California

Kapal Serang Amfibi AAV/Net

Tujuh marinir AS dan seorang pelaut Angkatan Laut dinyatakan hilang pada Jumat (31/7) sehari setelah kendaraan serangan amfibi mereka (AAV) tenggelam di pantai California Selatan selama misi pelatihan.

Pejabat militer AS mengatakan dalam konferensi pers, tujuh marinir lainnya berhasil diselamatkan dan masih hidup ketika satu orang tewas setelah kendaraan mereka kemasukan air dan tenggelam pada hari Kamis sekitar pukul 17:45 waktu Pasifik.

"Mereka memberi isyarat kepada seluruh unit bahwa kapal mereka kemasukan air," kata Letnan Jenderal Joseph Osterman, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (1/8).

"Respons langsung diberikan oleh dua kendaraan penyerang amfibi tambahan serta perahu keselamatan," ungkapnya.

Jenderal David Berger mengatakan, dua dari marinir yang berhasil diselamatkan berada dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Scripps Memorial La Jolla sementara lima lainnya kembali naik kapal yang ditugaskan.

Sebuah misi pencarian dan penyelamatan yang melibatkan kapal perusak Angkatan Laut AS dan Coast Guard berlanjut pada Jumat sore untuk mencari para Marinir dan pelaut yang hilang.

"Marinir mengenakan perlengkapan perang bersama dengan rompi karet ketika insiden itu terjadi," kata Osterman.

"Kapal itu tenggelam sepenuhnya," katanya, menambahkan bahwa kapal itu berada di beberapa ratus kaki di dalam air. Dengan bobot seberat 26 ton mereka berasumsi kapal itu jauh tenggelam ke dasar lautan.

Insiden itu terjadi selama latihan rutin Korps Marinir di dekat Pulau San Clemente. Marinir sering berlatih serangan pantai di sana menggunakan kendaraan angkut pasukan amfibi.

Berger mengatakan bahwa dia menghentikan semua operasi air AAV sampai penyebabnya ditentukan. Dia juga mengatakan AAV di seluruh armada akan diperiksa.

Semua Marinir yang terlibat dalam latihan akan ditugaskan ke Unit Ekspedisi Marinir ke-15, yang berbasis di Camp Pendleton, pangkalan Marinir terbesar di Pantai Barat Amerika Serikat, antara kabupaten Orange dan San Diego.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • JK, Buat Kejutan Apa di 2024?

Selasa, 26 Januari 2021
Video

Klarifikasi Ambroncius Nababan

Selasa, 26 Januari 2021

Artikel Lainnya

Ancaman Kekerasan Sayap Kanan Membayangi AS Di Bawah Pemerintahan Biden
Dunia

Ancaman Kekerasan Sayap Kana..

28 Januari 2021 08:01
Aparat Keamanan Turki Ringkus 126 Tersangka Terkait Kelompok Militan ISIS Dari 58 Provinsi
Dunia

Aparat Keamanan Turki Ringku..

28 Januari 2021 07:24
Blinken Tinjau Ulang Keputusan Pemerintahan Trump Yang Masukkan Houti Sebagai Organisasi Teroris
Dunia

Blinken Tinjau Ulang Keputus..

28 Januari 2021 07:08
Antony Blinken: Dunia Memperhatikan Amerika Serikat, Menanti Apa Yang Akan Terjadi Selanjutnya
Dunia

Antony Blinken: Dunia Memper..

28 Januari 2021 06:35
YouTube Blokir Tujuh Akun Propaganda Pemberontak Houthi
Dunia

YouTube Blokir Tujuh Akun Pr..

28 Januari 2021 06:22
Ekspor Indonesia Ke China Melonjak Di Tahun 2020, Ini Rinciannya
Dunia

Ekspor Indonesia Ke China Me..

28 Januari 2021 00:09
China Dalami Laporan Penangkapan Awak Kapal Di Indonesia
Dunia

China Dalami Laporan Penangk..

27 Januari 2021 22:42
Lebih Efektif Deteksi Covid-19, China Mulai Gunakan Tes Swab Anal
Dunia

Lebih Efektif Deteksi Covid-..

27 Januari 2021 17:46