Bom Boston Marathon 2013, Pengadilan Batalkan Hukuman Mati Pelaku

Dzhokhar Tsarnaev, terdakwa kasus serangan bom Boston Marathon 2013 di Boston, Amerika Serikat/Net

Pengadilan banding federal Amerika Serikat (AS) pada hari Jumat (31/7) membatalkan hukuman mati terhadap pelaku pemboman (bomber) Boston Marathon 2013 silam, Dzhokhar Tsarnaev.

Putusan tersebut, dari Pengadilan Banding AS untuk Sirkuit Pertama, menyimpulkan bahwa hakim ketua dalam persidangan 2015, George A. O'Toole Jr., 'tidak memenuhi standar' keadilan, karena ia tidak cukup meneliti dengan cermat duduk persoalannya, seperti dikutip dari CBS, Sabtu (1/8).

Pengadilan mengatakan Tsarnaev (27 tahun) akan menghabiskan sisa hari-harinya di penjara. Namun, ia memerintahkan pengadilan ulang atas hukuman untuk kejahatan, yang dapat membawa hukuman mati.

Tsarnaev dan kakak laki-lakinya Tamerlan, keduanya warga negara Kirgistan-Amerika keturunan Chechnya, meledakkan bom di dekat garis akhir Marathon Boston pada 15 April 2013. Tiga orang tewas dan lebih dari 260 lainnya terluka parah hingga harus kehilangan anggota tubuhnya.

Tamerlan terbunuh dalam baku tembak dengan polisi tiga hari kemudian, sementara  Tsarnaev melarikan diri.

Tsarnaev ditangkap sehari kemudian, setelah ditemukan bersembunyi di sebuah perahu di halaman belakang sebuah rumah di Watertown - pinggiran kota Boston.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Artikel Lainnya

Jelang 17 Agustus, Dubes Suriah Beri Ucapan HUT RI Ke-75
Dunia

Jelang 17 Agustus, Dubes Sur..

14 Agustus 2020 18:03
Para Dokter Lancarkan Aksi Protes, 8.300 Klinik Di Korea Selatan Tutup
Dunia

Para Dokter Lancarkan Aksi P..

14 Agustus 2020 17:22
Usai UEA, Israel Targetkan Normalisasi Hubungan Dengan Bahrain
Dunia

Usai UEA, Israel Targetkan N..

14 Agustus 2020 16:32
Aplikasi WeChat Di AS Malah Booming Jelang Berlakunya Larangan
Dunia

Aplikasi WeChat Di AS Malah ..

14 Agustus 2020 16:11
Makin Tidak Akur, India Stop Pakai Kapal China Untuk Kirim Minyak
Dunia

Makin Tidak Akur, India Stop..

14 Agustus 2020 16:09
Presiden Ilham Aliyev: Turki Akan Jadi Mitra Utama Kerjasama Militer Azerbaijan
Dunia

Presiden Ilham Aliyev: Turki..

14 Agustus 2020 15:52
Bukan Hanya Pelabuhan Beirut, Beberapa Lokasi Ini Menyimpan Bahan Peledak Yang Berbahaya Dan Belum Diamankan
Dunia

Bukan Hanya Pelabuhan Beirut..

14 Agustus 2020 15:41
Virus Corona Sudah Menyebar, Selandia Baru Perpanjang Lockdown Auckland
Dunia

Virus Corona Sudah Menyebar,..

14 Agustus 2020 15:06