Anggap AS Sembunyikan Pimpinan Kelompok Teroris Tondar, Menlu Iran: Mereka Mempromosikan Kebencian

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif/Net

Iran menyalahkan Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat yang dianggapnya telah mendanai dan melindungi kelompok teroris Tondar atau Majelis Kerajaan Iran.

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif pada Sabtu (1/8) mengatakan, negara-negara Barat harus menghentikan pendanaan teroris karena hanya akan menunjukkan kemunafikan mereka.

"Barat harus menghentikan pendanaan dan melindungi teroris dari tempat perlindungan mereka di AS dan Eropa. Mereka mempromosikan kebencian, agitasi, dan mengatur pembunuhan, serta kekacauan. Tanpa malu-malu (mereka) mengklaim bertanggung jawab atas pembunuhan warga sipil Iran yang tidak bersalah," ujarnya.

"Kabut tidak akan bisa mengaburkan kemunafikan ini," sambung Zarif dalam akun Twitter-nya seperti dikutip Anadolu Agency.

Komentar Zarif sendiri menyusul pada laporan penangkapan pimpinan kelompok teroris Tondar, Jamshid Sharmahd.

Mengutip pernyataan kementerian intelijen pada Sabtu (1/8), televisi pemerintah melaporkan, Sharmahd yang berbasis di AS telah ditangkap. Namun tidak dijelaskan di mana atau bagaimana prosesnya.

Selama ini, Teheran meyakini Tondar lah yang menjadi dalang berbagai serangan dan sabotase di Iran, termasuk mengatur serangan bom pada 12 April 2008 yang menargetkan sebuah masjid di kota Shiraz. Insiden tersebut menewaskan 14 orang dan melukai 215 lainnya.

Selain itu, Sharmahd, yang berbasis di negara bagian California, AS, juga dilaporkan bertanggung jawab atas liputan media anti-Iran.

Tondar juga digadang-gadang telah merencanakan beberapa operasi besar yang gagal. Beberapa rencana tersebut di antaranya meledakkan bendungan di Shiraz, menggunakan bom sianida di sebuah pameran buku di Teheran, hingga menanam alat peledak di makam Ayatollah Ruhollah Khomeini, pendiri Republik Islam Iran.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Menlu China Wang Yi: Hong Kong Perlu Mereformasi Sistem Pemilu Demi Masa Depan Lebih Cerah
Dunia

Menlu China Wang Yi: Hong Ko..

07 Maret 2021 15:54
Koalisi Saudi Hancurkan Drone Bersenjata Kiriman Houthi
Dunia

Koalisi Saudi Hancurkan Dron..

07 Maret 2021 14:39
Moderna Siap Pasok 13 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Untuk Filipina
Dunia

Moderna Siap Pasok 13 Juta D..

07 Maret 2021 14:05
Kunjungi Bekas Benteng ISIS, Paus Panjatkan Doa Untuk Korban Perang
Dunia

Kunjungi Bekas Benteng ISIS,..

07 Maret 2021 13:08
Gerakan Pembangkangan Myanmar, Puluhan Ribu Pengunjuk Rasa Penuhi Jalan-jalan Di Sejumlah Kota
Dunia

Gerakan Pembangkangan Myanma..

07 Maret 2021 12:34
Krisis Lebanon, PM Hassan Diab Ancam Politisi Hentikan Kisruh Dan Segera Bentuk Kabinet Baru
Dunia

Krisis Lebanon, PM Hassan Di..

07 Maret 2021 12:19
Dengan Banyak Pertimbangan, Korsel Dan AS Lanjutkan Latihan Militer Gabungan
Dunia

Dengan Banyak Pertimbangan, ..

07 Maret 2021 11:30
Amnesty International: Usulan Larangan Penggunaan Niqab Dan Burqa Di Swiss Langgar Hak Perempuan
Dunia

Amnesty International: Usula..

07 Maret 2021 10:41