Ketika Dunia Disibukkan Oleh Covid-19, Dua Negara Saling Bermusuhan Ini Sedang Mesra-mesranya

Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina dan Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan/Net

Pakistan dan Bangladesh, dua negara yang saling bermusuhan di Asia Selatan. Di tengah pandemik Covid-19, keduanya justru semakin mesra. Krisis tampaknya mendorong keduanya membangun kembali hubungan yang rusak selama puluhan tahun.

Mencairnya hubungan kedua negara tersebut terlihat dari panggilan telepon yang jarang terjadi antara Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan dan Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina pada awal Juli. Bahkan, Khan mengundang Hasina untuk mengunjungi Islamabad.

Peningkatan hubungan keduanya, dilansir dari Arab News pada Senin (3/8), terjadi setelah Komisaris Tinggi Pakistan Imran Ahmed Siqqiqui mengunjungi Menteri Luar Negeri Bangladesh, AK Abdul Momen di Dhaka. Itu terjadi beberapa pekan sebelum panggilan antara Khan dan Hasina.

"Kami menantikan dialog berkelanjutan dengan pemerintah Bangladesh mengenai cara terbaik agar hubungan bilateral kami dapat bergerak maju dengan lintasan positif," tutur jurubicara kantor luar negeri Pakistan, Aisha Farooqui.

"Kami berharap dapat bekerja dan memajukan hubungan kami, baik itu perdagangan, budaya, dan semua bidang lainnya," sambungnya.

Sementara itu, ketika ditanya, Siddiqui menolak untuk memberikan rincian pertemuannya dengan Momen. Namun ia mengatakan kedua negara ingin memperkuat hubungan.

“Generasi muda sangat tertarik untuk menjalin ikatan yang berarti. Ada potensi besar dalam kerja sama ekonomi dan komersial bilateral," katanya.

“Kedua belah pihak dapat bekerja sama untuk mewujudkan potensi ini dengan fokus untuk mendekatkan sektor swasta kita masing-masing.”

Di sisi lain, Komisi Tinggi Bangladeh untuk Pakistan, Mohammad Ruhul Alam Siddique mengatakan ia memiliki tujuan untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan komersial antara kedua negara selama masa jabatannya.

"Satu-satunya misi saya adalah memperbaiki hubungan bilateral sebanyak mungkin saat memberikan layanan di Pakistan," paparnya.

Membaiknya hubungan antara Pakistan dan Bangladesh sendiri menjadi angin segar di tengah banyaknya negara di kawasan tersebut yang berantakan. Seperti India dan China yang tengah bersengketa.

Sejak perang 1971 yang membuat Bangladesh memisahkan diri, hubungan kedua negara tidak pernah pulih.

Hubungan keduanya mencapai titik terendah baru pada 2016, ketika Bangladesh mengeksekusi beberapa pemimpin partai Jamaat-e-Islamiya atas tuduhan melakukan kejahatan perang pada tahun 1971. Pakistan menyebut eksekusi tersebut "bermotivasi politik," dengan alasan bahwa mereka terkait dengan pro-Pakistan.

Tetapi kini, pejabat pemerintahan kedua negara sepakat untuk mereset hubungan buruk tersebut dan menatanya kembali.

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Nicolas Maduro: Solidaritas Venezuela Untuk Palestina Tidak Pernah Goyah
Dunia

Nicolas Maduro: Solidaritas ..

30 September 2020 00:56
Nagorno-Karabakh Semakin Membara, Rusia Desak Turki Dukung Gencatan Senjata
Dunia

Nagorno-Karabakh Semakin Mem..

30 September 2020 00:36
Presiden Venezuela Tegaskan Itikad Baik Penyelesaian Damai Sengketa Guayana Esequiba
Dunia

Presiden Venezuela Tegaskan ..

30 September 2020 00:25
Di Tengah Polemik, TikTok Rilis Panduan Untuk Pemilu AS 2020
Dunia

Di Tengah Polemik, TikTok Ri..

30 September 2020 00:09
Menhan Taiwan: Tidak Ada Tanda-tanda China Siapkan Perang
Dunia

Menhan Taiwan: Tidak Ada Tan..

29 September 2020 23:55
Sang Juru Damai, Emir Kuwait Sheikh Sabah Meninggal Dunia Pada Usia 91 Tahun
Dunia

Sang Juru Damai, Emir Kuwait..

29 September 2020 23:11
Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31