Timbal Balik, China Tangguhkan Perjanjian Ekstradisi Dengan Selandia Baru

Jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin/Net

China akan menangguhkan perjanjian ekstradisi dengan Selandia Baru setelah Wellington membekukan perjanjian yang sama dengan Hong Kong.

Penangguhan tersebut disampaikan oleh jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin pada Senin (3/8) dalam briefing hariannya, mengutip CNA.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters mengumumkan penangguhan perjanjian ekstradisi dengan Hong Kong sebagai tanggapan atas pemberlakuan UU keamanan nasional oleh Beijing.

Selain menangguhkan perjanjian ekstradisi, Peters mengatakan, Selandia Baru juga akan menyamakan perlakuan ekspor barang dan teknologi ke Hong Kong seperti ke China daratan. Peters mengatakan, langkah tersebut diambil sebagai bagian dari peninjauan keseluruhan hubungan Wellington dengan Hong Kong.

Selama ini, Hong Kong sendiri memiliki kekhususan dengan mendapat dua kali lipat ekspor Selandia Baru ke China daratan.

Selandia Baru juga memperbarui anjuran perjalanan bagi warga Selandia Baru di Hong Kong. Wellington mengatakan, UU keamanan nasional telah meningkatkan risiko penangkapan untuk kegiatan seperti protes.

"Pengesahan China atas undang-undang keamanan nasionalnya yang baru telah mengikis prinsip-prinsip hukum, merongrong kerangka 'satu negara, dua sistem' yang menopang status khusus Hong Kong, dan bertentangan dengan komitmen yang dibuat Chinakepada masyarakat internasional," ujar Peters.

Keputusan Selandia Baru sendiri menyusul rekan-rekannya di Five Eyes, yaitu Australia, Kanada, dan Inggris. China juga telah membalas menangguhkan perjanjian ekstradisi dengan tiga negara tersebut.

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Nicolas Maduro: Solidaritas Venezuela Untuk Palestina Tidak Pernah Goyah
Dunia

Nicolas Maduro: Solidaritas ..

30 September 2020 00:56
Nagorno-Karabakh Semakin Membara, Rusia Desak Turki Dukung Gencatan Senjata
Dunia

Nagorno-Karabakh Semakin Mem..

30 September 2020 00:36
Presiden Venezuela Tegaskan Itikad Baik Penyelesaian Damai Sengketa Guayana Esequiba
Dunia

Presiden Venezuela Tegaskan ..

30 September 2020 00:25
Di Tengah Polemik, TikTok Rilis Panduan Untuk Pemilu AS 2020
Dunia

Di Tengah Polemik, TikTok Ri..

30 September 2020 00:09
Menhan Taiwan: Tidak Ada Tanda-tanda China Siapkan Perang
Dunia

Menhan Taiwan: Tidak Ada Tan..

29 September 2020 23:55
Sang Juru Damai, Emir Kuwait Sheikh Sabah Meninggal Dunia Pada Usia 91 Tahun
Dunia

Sang Juru Damai, Emir Kuwait..

29 September 2020 23:11
Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31