Sebanyak 107 Pasukan AS Dikarantina Di Dua Hotel Thailand, Kerajaan Siapkan 4 Perwira Militer Untuk Berjaga-jaga

Tentara AS tiba di bandara U-tapoa, di Rayong, Senin, dan dibawa ke hotel karantina negara (ASQ) alternatif setelah melalui pemeriksaan kesehatan/Net

Pemerintah Thailand telah menempatkan 4 perwira militer di dua hotel berbeda di Bangkok di mana 107 tentara AS sedang dikarantina selama 14 hari. Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak terulangnya insiden di Rayong ketika seorang tentara Mesir yang terinfeksi keluar mengunjungi pusat perbelanjaan.

Dua perwira dari Divisi Kavaleri ke-2 telah ditempatkan di Conrad Hotel di Witthayu Road, dan dua lainnya dari Divisi Warfare Khusus di Anatara Riverside Hotel, menurut siaran pers Royal Thai Army yang dikeluarkan pada hari Selasa (3/8). Keempat perwira tersebut akan membantu pihak hotel untuk mengawasi tentara AS yang di karantina mulai 4-18 Agustus mendatang.

Kedua hotel tersebut berfungsi sebagai fasilitas karantina negara alternatif (ASQ), dan menyediakan tiga kali sehari bagi tentara AS, kata pernyataan itu, seperti dikutip dari Bangkok Post, Selasa (4/8).

Pihak militer mengatakan sekaligus meluruskan informasi keliru yang sebelumnya diberikan oleh Centre for Covid-19 Situation Administration (CCSA).

Sebelumnya beberapa media mengatakan salah satu hotel tempat para prajurit menginap adalah Hotel Anantara Siam. Padahal itu adalah Anantara Riverside Hotel. Siaran pers meminta semua outlet media untuk mengoreksi informasi tersebut.

Juru bicara pusat CCSA Taweesilp Visanuyothin mengatakan, sebuah penerbangan khusus yang membawa sejumlah tentara AS dar Guam mendarat di bandara U-tapao di Rayong pada Senin pagi (3/8) waktu setempat. Mereka menjalani pemeriksaan kesehatan yang ketat sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan oleh CCSA.

Dari bandara, para prajurit langsung dibawa ke ASQ di Conrad Hotel Bangkok. Para prajurit AS itu berada di Thailand untuk mengadakan latihan bersama SMEE SFAB dengan tentara.

Pada malam hari, kontingen kedua tentara AS tiba dari Jepang dan check in di Anantara Riverside Hotel setelah penyaringan menyeluruh di bandara U-tapao.

Militer AS menanggung semua biaya selama periode karantina mereka, kata pernyataan itu.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Nicolas Maduro: Solidaritas Venezuela Untuk Palestina Tidak Pernah Goyah
Dunia

Nicolas Maduro: Solidaritas ..

30 September 2020 00:56
Nagorno-Karabakh Semakin Membara, Rusia Desak Turki Dukung Gencatan Senjata
Dunia

Nagorno-Karabakh Semakin Mem..

30 September 2020 00:36
Presiden Venezuela Tegaskan Itikad Baik Penyelesaian Damai Sengketa Guayana Esequiba
Dunia

Presiden Venezuela Tegaskan ..

30 September 2020 00:25
Di Tengah Polemik, TikTok Rilis Panduan Untuk Pemilu AS 2020
Dunia

Di Tengah Polemik, TikTok Ri..

30 September 2020 00:09
Menhan Taiwan: Tidak Ada Tanda-tanda China Siapkan Perang
Dunia

Menhan Taiwan: Tidak Ada Tan..

29 September 2020 23:55
Sang Juru Damai, Emir Kuwait Sheikh Sabah Meninggal Dunia Pada Usia 91 Tahun
Dunia

Sang Juru Damai, Emir Kuwait..

29 September 2020 23:11
Tersinggung, Hongaria Desak Petinggi Uni Eropa Mengundurkan Diri
Dunia

Tersinggung, Hongaria Desak ..

29 September 2020 18:00
CDC: Maret Hingga September Ada 280 Ribu Anak Usia Sekolah Di AS Yang Terinfeksi Virus Corona
Dunia

CDC: Maret Hingga September ..

29 September 2020 17:31